close
Nuga Sport

Marquez Tantang Dominasi Valentino Rossi

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez sukses memenangkan MotoGP Prancis, akhir pekan lalu.

Kini, pembalap asal Spanyol itu pun memimpin klasemen MotoGP

Kini semua mata akan tertuju ke seri berikutnya di Italia. MotoGP Italia tentu jadi tantang tersendiri bagi Marquez.

Sebab, balapan yang digelar di Sirkuit Mugello ini sudah lama identik dengan rival Marquez, Valentino Rossi yang juga berasal dari Italia. Bisa dibilang, pembalap Monster Energy Yamaha itu merupakan raja MotoGP Italia.

Di Sirkuit Mugello, Valentino Rossi telah mencatatkan tujuh kemenangan. Pada tahun lalu, dia finis di posisi ketiga.

Tak hanya itu, pembalap berusia gaek tersebut juga sudah meraih tujuh pole position. Belum ada rider yang mampu mendekati catatannya tersebut.

MotoGP Italia bakal berlangsung pada  awal Juni  Bisa dikatakan, Sirkuit Mugello, tempat berlangsungnya MotoGP Italia ini merupakan kandang dari Valentino Rossi.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu merupakan raja MotoGP Italia. Rossi telah mencatatkan tujuh kemenangan di Sirkuit Mugello. Pada tahun lalu, dia finis di posisi ketiga.

Tak hanya itu, pembalap berusia 40 tahun tersebut juga sudah meraih tujuh pole position. Belum ada rider yang mampu mendekati catatannya tersebut.

Rossi juga tercatat sebagai pembalap dengan catatan waktu tercepat di Sirkuit Mugello.

Ya, Marquez tak mau mengulangi kesalahannya di empat tahun lalu dimana dia merasa invincible (tak bisa dikalahkan) saat memasuki musim balapan. I

Saat itu, Marquez mendominasi termasuk rekor sepuluh kemenangan beruntun. Inilah yang membuat Marquez jumawa memasuki tahun berikutnya  tapi berakibat fatal.

“Saya merasa tak bisa dikalahkan pada saat itu, boom!” kata Marquez seperti dikutip crash.

“Saya sering jatuh karena saya merasa seperti….Saya tampil di MotoGP dan menangkan gelar “.

“Anda merasa sangat baik, tapi ada hal-hal yang terjadi secara normal. Maksud saya, kami manusia dan bisa lakukan kesalahan. Kami harus pelajari ini,” ujanya.

Tapi Marquez gagal menjadi juara. Ini menjadi kegagalan dia satu-satunya di kelas MotoGP.

Memasuki MotoGP musim ini, perjalanan Marquez juga tidak mulus. Dia terjatuh dan tidak finis di MotoGP Austin Amerika Serikat, tapi kini kembali unggul delapan poin atas rival-rivalnya.

Selain terjatuh, satu-satunya kekalahan Marquez terjadi di MotoGP Qatar.

“Tak masalah hanya unggul 8 poin karena saya sempat tidak finis. Tak finis satu kali di lima seri awal merupakan sesuatu yang harus Anda bayar,” ujarnya.

Marquez mengatakan gagal finis di COTA, sirkuit tempat diselenggarakannya MotoGP Austin jadi pelajaran pahit baginya. Ini dijadikannya jadi pengingat.

“Saya tidak finis di sirkuit favorit saya. Ini salah satu tahun dimana saya merasa lebih kuat dengan motor dan saya lakukan kesalahan yang tak terduga. Jadi artinya saya harus konsentrasi di semua sirkuit,” ujarnya.

Ya, Marc Marquez kokoh di puncak klasemen MotoGP. Perlahan, dia mulai menjauhi para rival usai mencatatkan kemenangan di MotoGP Prancis, akhir pekan lalu.

Tambahan dua puluh lima poin membuat posisi Marquez tak tergoyahkan di puncak klasemen. Rider asal Spanyol itu telah mengemas sembilanpuluh lima poin. Jumlah itu meningkat setelah Marquez berhasil memenangkan dua balapan secara beruntun.

Marquez unggul delapan poin dari rider Ducati, Andrea Dovizioso yang berada di peringkat kedua. Dovizioso yang menjadi runner up di Le Mans berhasil menggusur tempat pembalap Suzuki, Alex Rins.

Tags : slide