close
Nuga Sehat

Enyahkan Mitos Terbangun Tengah Malam

Terbangun tengah malam?

Lantas Anda mengaitkannya dengan mitos tentang mistik?

Wuahh .. jangan percaya. Buang kepercayaan itu dari benak Anda dan berbenahlah untuk mencari kajian ilmiahnya.

Untuk itu laman kesehatan dan gaya hidup “hello sehat” memberi tip untuk Anda tentang kajian ilmiah kebiasaan terbangun tengah malam dengan mengenyahkan mitos yang hidup di masyarakat.

Setiap orang, pasti pernah terbangun di tengah malam.

Hal yang wajar. Dan ada alasan medisnya

Namun sebelum mengemukakan alasan medisnya, marilah kita bedah dulu seputar mitos terbangun tengah malam ini

Pernah tiba-tiba bangun dari tidur tengah malam? Dan  kemudian Anda l mengaitkannya dengan berbagai hal yang berbau mistik?

Mungkin. Salah satunya ketika  terbangun pada malam hari pikiran Anda fokus menionteng  tanda ada makhluk tak kasat mata yang ingin mengajak Anda berkomunikasi.

Untuk itulah, makhluk astral tersebut membangunkan Anda dari tidur karena tengah malam merupakan waktu terbukanya portal dunia lain.

Unntuk diketahui, hingga kini, tidak ada penelitian yang dapat membuktikan kebenaran mengenai teori terbangun tengah malam ini, sehingga sudah tentu hal ini mengarah pada mitos terbangun tengah malam.

Selain itu, ada juga teori yang menyebutkan bahwa minum alkohol sebelum tidur bisa mencegah Anda terbangun tengah malam. Dengan kata lain, alkohol bisa membuat Anda tidur lebih nyenyak.

Untuk teori ini, peneliti malah membuktikan hal sebaliknya. Menurut laman Sleep Foundation, kebiasaan minum alkohol sebelum tidur bisa membuat kualitas tidur menurun drastis.

Memang, minum satu atau dua teguk alkohol bisa membuat sebagian orang menjadi rileks dan mengantuk. Namun, efek ini hanya berlangsung sementara pada awalnya.

Studi menunjukkan bahwa alkohol bisa mengganggu tahapan tidur.

Selain itu, kandungan alkohol juga memicu Anda untuk mendengkur. Bagi Anda yang memiliki sleep apnea, gejalanya mungkin akan menjadi lebih parah. Akibatnya, bisa membuat Anda beberapa kali terbangun dari tidur

Ketimbang mempercayai mitos yang belum pasti kebenarannya, akan lebih baik jika Anda mengetahui alasan kebiasaan terbangun tengah malam.

Umumnya, bangun tidur pada malam hari berkaitan dengan tahapan tidur yang terdiri dari beberapa fase. Umumnya orang akan mudah terbangun pada akhir fase tidur tertentu menuju ke fase tidur yang lain.

Nah, Anda akan semakin punya keinginan untuk bangun ketika mengalami berbagai, contohnya kepanasan sehingga membuat tubuh berkeringat.

Ada juga yang terbangun tengah malam karena ingin buang air kecil karena terlalu banyak minum air putih sebelum tidur. Namun, bisa juga terbangun karena mengalami gejala pertanda penyakit.

Katakanlah sleep apnea.  Orang yang mengalami gangguan tidur ini, sangat sering tidur mendengkur.

Buruknya, penyempitan saluran napas saat tidur ini bisa membuat napas seseorang terhenti beberapa detik.

Akibatnya, penderita sleep apnea akan terbangun dalam kondisi kaget dengan napas terengah-engah.

Bisa juga karena nokturia.  Nokturia adalah istilah untuk kondisi sering buang air kecil di malam hari.

Kondisi ini biasanya menjadi gejala khas dari penyakit diabetes.

Orang yang mengidap diabetes akan sering terganggu tidurnya pada malam hari, karena mengalami desakan untuk buang air kecil terus-menerus.

Lainnya akibat stres atau penyakit mental Stres tidak hanya membuat Anda sulit terpejam, tapi juga bisa membuat Anda terbangun di tengah malam dan sulit untuk kembali tidur.

Selain stres, berbagai penyakit mental seperti depresi atau gangguan kecemasan juga bisa mengganggu tidur nyenyak Anda.

Bisa juga karena punya masalah kesehatan lain. Ada banyak gejala dari penyakit tertentu yang bisa mengganggu tidur, contohnya radang sendi yang menimbulkan nyeri pada tubuh sehingga sulit untuk tidur dengan nyaman.

Bisa juga karena batuk, gatal-gatal pada kulit, atau rasa sakit pada bagian tubuh lainnya yang mengganggu tidur.

Jika Anda merasa bahwa kebiasaan bangun malam hari cukup mengganggu, tidak perlu khawatir dengan mitos terbangun tengah malam yang Anda dengar.

Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan membantu Anda mencari tahu penyebab sekaligus perawatannya.

Untuk itu ada tips secara medis agar tidak terbangun tengah malam

Meskipun wajar, Anda mungkin lebih memilih untuk tidur tanpa gangguan. Jangan khawatir, ada banyak cara yang bisa Anda tempuh agar bisa tidur dengan nyenyak.

Pertama, minum air putih pada waktu yang tepat. Minum air putih sebelum tidur memang bermanfaat. Akan tetapi, waktu untuk minum perlu Anda perhatikan.

Hindari minum tepat sebelum Anda beranjak ke kasur untuk tidur.

Anda lebih baik minum lebih banyak setelah makan malam, atau setidaknya satu jam sebelum Anda tidur.

Sebenarnya, selain air putih Anda juga bisa minum segelas susu hangat. Jenis minuman ini bisa membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Kedua, lakukan meditasi atau latihan pernapasan

Agar tidak terbangun di tengah malam, Anda bisa mencoba untuk melakukan meditasi atau latihan pernapasan sebelum tidur.

Tujuannya, untuk membuat pikiran dan tubuh Anda jadi lebih tenang dan rileks.

Pasalnya, pikiran yang kusut dan otot tubuh yang tegang bisa menganggu Anda untuk memejamkan mata. Bahkan, bisa membuat Anda terbangun dariu tidur karena terus merasa cemas dan gelisah.

Ketiga siapkan kamar yang nyaman. Misalnya, hindari pencahayaan yang terlalu terang, suhu kamar yang panas, dan kondisi kamar yang kotor. Ini  bisa menjadi pengganggu tidur.

Jadi, tidak heran jika Anda akan terus terbangun tengah malam karena gatal, kepanasan, atau merasa silau.

Agar Anda tidak terbangun karena merasa terganggu dengan kondisi tersebut, Anda perlu menyiapkan kamar tidur dengan baik.

Selalu bersihkan kamar tidur Anda dan bantal terbaik yang nyaman Anda gunakan.

Di samping itu, atur pencahayaan dan suhu udara.

Jika Anda tidur menggunakan kipas angin, sebaiknya atur jaraknya. Bila Anda tidur terlalu dekat dengan kipas angin, bisa jadi Anda akan bangun dengan badan pegal.

Tags : slide