close
Nuga Sehat

Dampak Jika Anda Jarang Berolahraga

Siapa yang bisa menampik olahraga adalah kebutuhan  primer.

Sebagai kebutuhan  primer jika Anda tidak memenuhinya, so pasti tubuh yang akan memintanya sendiri.

Tubuh akan memberikan berbagai macam tanda agar Anda segera bergerak.

Dan kalau sudah begini, tidak boleh Anda abaikan lagi.

Lantas apa saja tandanya Anda kurang olahraga?

Pertama adanya rasa lelah Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu, meski sudah makan dan tidur yang cukup, mungkin yang Anda butuhkan adalah olahraga.

Merasa selalu lelah kok malah butuh olahraga? Apa tidak salah?

Tenang dulu. Sebuah penelitian dari University of Georgia menunjukan bahwa hanya berjalan dua puluh menit dan latihan aerobik intensitas sedang sebanyak tiga kali seminggu dengan rutin bisa meningkatkan energi hingga  dua puluh persen.

Para peneliti mengatakan, temuan ini menunjukan bahwa olahraga yang teratur akan berpengaruh langsung pada sistem saraf pusat untuk memerangi kelelahan bahkan bisa sebanyak enam puluh lima persen

Olahraga yang teratur meningkatkan fungsi sistem kardiovaskular, yang memungkinkan Anda untuk memiliki daya tahan lebih besar sepanjang hari.

Ketika Anda lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, Anda akan memiliki sisa energi lebih banyak dan tidak mudah merasa lelah.

Ternyata, semakin sering berolahraga membuat mitokondria (bagian yang memproduksi energi dalam sel) semakin banyak. Ini artinya, tubuh akan memiliki cadangan energi yang kian banyak juga, sehingga tak cepat lelah.

Selain rasa lelah badan terasa pegal-pegal

Pernahkah Anda merasa saat bangun di pagi hari, tiba-tiba punggung belakang, lutut, atau bahu terasa sakit?

Padahal Anda tidak habis melakukan aktivitas yang berat. Nah jika ya, ini juga bisa jadi tanda Anda kurang olahraga.

Terkadang rasa pegal-pegal ini membuat orang jadi menunda untuk berolahraga. Padahal sebaliknya, ketika ini terjadi tubuh memberikan sinyal untuk digerakkan.

Dengan menggerakan otot-otot, persendian akan rileks dan darah mengalir lebih lancar ke seluruh bagian tubuh, sehingga akan mengurangi rasa sakit.

Bahkan orang yang memiliki rasa pegal dan sakit jangka panjang seperti rheumatoid arthritis, bisa meringankan gejala yang dirasakan jika melakukan olahraga teratur.

Ini yang paling ekstrim jika Anda mengabaikan olahraga. Stres bisa datang bertubi-tubi

Apakah Anda akhir-akhir ini merasa selalu stres?

Memikirkan banyak hal, cemas, takut terhadap hal ini atau hal itu? Hati-hati ini juga bisa jadi tanda tubuh sangat butuh olahraga.

Dengan berolahraga justru Anda akan merasa lebih tenang dan senang. Olahraga meningkatkan kadar endorfin di dalam tubuh. Endorfin adalah hormon alami yang akan memberikan efek rasa senang dan tenang.

Jadi, setelah olahraga suasana hati Anda akan jauh lebih baik karena adanya hormon tersebut.

Bagi mereka yang jarang berolahraga akan dikunjungi perasaan tak pernah merasa kenyang Mungkin Anda mengira dengan tidak berolahraga tubuh akan mengirit energi agar tidak mudah lapar, justru sebaliknya.

Anda merasa terus lapar, ini bisa jadi tanda bahwa Anda kurang olahraga.

Jadi, ketika kurang olahraga tubuh Anda akan merasa lelah. Nah, tubuh yang lelah sebenarnya bisa menghasilkan lebih banyak hormon ghrelin atau hormon yang mengatur sensor lapar

Banyaknya hormon ini menyebabkan Anda ingin makan lebih banyak sepanjang hari.

Olahraga adalah penekan nafsu makan yang baik. Orang yang berolahraga secara teratur akan bisa mengendalikan hormon tersebut lebih baik, sehingga perasaan lapar tetap terjaga.

Liainnya bisa mengundang konstipasi atau sembelit Anda tentu pernah mengalami sembelit atau konstipasi

Bisa jadi ini tanda Anda juga kurang berolahraga bukan hanya kurang makan makanan berserat saja. Olahraga membantu melancarkan gerakan sistem pencernaan.  Ketika seseorang kurang olahraga, proses pencernaan tubuhnya juga akan ikut melambat.

Apalagi orang yang memiliki banyak lemak viseral atau lemak  lemak perut dan mengalami buang air besar yang tidak teratur, risiko terkena kanker kolorektal akan semakin meningkat.

Yang lainnya berat badan makin naik seperti boboho.  Berat badan Anda semakin meningkat di atas timbangan? Atau ketika melihat cermin Anda merasa ada perubahan fisik?

Nah, ini juga bisa jadi tanda Anda kurang berolahraga.

Bahkan atlet profesional yang berhenti latihan selama lima minggu saja bisa mengalami peningkatan persen lemak dalam tubuhnya sebanyak dua belas persen.

Alhasil peningkatan ini lemak ini juga meningkatkan berat badan dan lingkar pinggang mereka,

Hal lain juga ditunjukan oleh  penelitian dalam PLOS one  beberapa tahun lalu  yang melibatkan atlet taekwondo.

Atlet taekwondo yang tidak melakukan latihan selama 8 minggu juga mengalami peningkatan lemak tubuh  dan bahkan mengalami penurunan massa otot.

Nah, apalagi jika Anda sudah lebih dari  delapan minggu tidak pernah berolahraga?

Dengan perilaku makan yang sama atau bahkan semakin banyak, aktivitas fisik yang semakin berkurang, tidak heran tubuh akan menumpuk kalori dari makanan Anda dan meningkatkan berat badan Anda.

Ini wajar, ketika tubuh tidak berusaha membakar kalori yang masuk, alhasil semua menumpuk.

Terakhir Anda akan mengalami kesulitan tidur

Jika Anda merasa sulit tidur khususnya pada malam hari, ini bisa jadi sebuah tanda kalau Anda perlu berolahraga.

Ditulis laman  WebMD, sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan olahraga tiga puluh hingga empat puluh menit empat kali dalam seminggu mengalami peningkatkan kualitas tidur, rasa kantuk di siang hari berkurang, dan merasa lebih nyaman keesokan harinya saat beraktivitas.

Olahraga dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Dengan begitu, ini akan memperkuat ritme sirkadian, yakni proses biologis tubuh yang bisa menentukan siklus tidur seseorang.

Olahraga membuat orang bisa membawa kantuknya pada malam hari secara penuh, dan kembali segar di keesokan harinya.

Tags : slide