close
Nuga Life

Awas! Aglaonema Masih Jadi Tren

Para peminat tanaman hias kembali diingatkan bersamaan dengan makin meningkatkan minat terhadap tanaman hias aglonema yang  diprediksi masih merajai sebagai tren tanaman hias untuk tahun depan.

Selain sebagai hiasan rumah yang mempercantik tampilan tempat tinggal, tanaman hias  aglaonema juga dapat membuat rumah jadi adem dan asri.

Alasan aglonema masih merajai tren tanaman hias sampai tahun mendatang karena  nggak bikin repot dan  mudah tumbuh serta  berkembang dalam kondisi apapun.

Seperti tahun ini, aglonema tetap akan menjadi promadona diantara tanaman hias lainnya. Bentuk dan corak daun yang unik menjadi ciri khas tanaman ini.

Selain itu, aglonema juga dapat dirawat dengan mudah. Sehingga banyak yang jatuh cinta padanya.

Tahun depan, aglonema dengan corak atau bentuk daun langka akan makin naik daun.

Tampilan daunnya yang menarik merupakan daya pikat tersendiri bagi siapa saja yang melihatnya.

Agar tampilan tanaman aglonema tampil cantik dan menarik serta daunnya mengilap maka diperlukan berbagai panduan

Tentang harga jualnya,  aglaonema  sendiri  dipastikan akan menjadi semakin mahal karena banyaknya permintaan di masyarakat.

Banyaknya jenis aglonema mulai dari yang berdaun hijau, perak, hingga merah, semakin menawan dan memikat para pecinta tanaman hias untuk memiliki.

Menurut berbagai kalangan  keindahan daun aglonema terletak pada corak, warna, dan bentuknya.

Ada daun aglonema yang bercorak seperti lukisan yang cat lukisnya ditotolkan, ada pula yang dikuas. Ada yang samar-samar adapula yang tegas. Ada yang hampir semua di bagian daun, di tepi daun dan ada pula hanya pada tulang dan batang daun.

Demikian pula warna daun. Ada merah, kuning, hijau, pink, oranye, tembaga, baik tegas maupun yang yang samar, tua dan muda

Mengikuti jejak anturium yang dulu jadi tren dan berharga sangat mahal, kini aglonema bisa menjadi the rising star di dunia tanaman dunia.

Selain memiliki sebutan  sri rejeki, di belahan dunia lainnya tanaman ini disebut juga chinese evergreen. Nama itu sebagai simbol bahwa orang China adalah yang pertama kali membudidayakannya.

Harga jual tanaman yang tengah jadi tren ini pun melambung. Kisarannya bisa mencapai lima puluh ribu rupiah sampai ratusan juta rupiah.

Tanaman ini sebenarnya tergolong mudah perawatannya karena tak butuh cahaya matahari yang terlalu banyak.

Beberapa jenis aglonema yang paling populer dan banyak dicari saat ini adalah jenis aglonema bidadari dan moonlight.

Sebagai hiburan ya, kaena sekarang sedang booming. Sekarang harganya sudah sangat menggila,

Tapi kalau orang suka untuk isi waktu jadi orang tidak terlalu perhatikan harga.

Pencarian dan permintan tanaman yang tinggi membuat penjualan pun juga jadi meningkat. Jika dulunya aglonema berukuran sedang harganya tak sampai  satu juta rupiah, sekarang ini aglonema yang masih kecil saja dihargai dua juta.

Selain itu, aglonema moonlight dulunya dijual seratus  ribu rupiah kini mencapai empat ratus  ribu rupiah. Jenis moonlight merupakan aglonema yang termahal yaitu bisa mencapai sekitar dua puluh lima juta.

Dari awal belanja dengan harga standar sekarang harga bisa  seratus persen naik

“Karena orang banyak yang minta dan cepat juga kehabisan.”

Penggemar aglonema dari Eropa dan Amerika Serikat disebut-sebut lebih suka memelihara aglonema yang berwarna hijau atau dominasi nuansa hijau, sedangkan pencinta aglonema Asia cenderung menyukai yang jenisnya berwarna terang, seperti oranye, kuning, atau merah.

Ada beberapa alasan mengapa aglonema banyak diminati. Di antaranya adalah karena mudah beradaptasi, bisa menjadi tanaman indoor, bisa menetralkan udara kotor, dan bisa dijual dengan harga yang mahal.