close
Nuga Bola

Mou Ejek Pellegrini Tukang Kalkulator Tua

Jose Mourinho, kini, menjadikan Manchester City sebagai lawan perang verbalnya, dengan terus menyerang peran Manuel Pellegrini sebagai pelatih “The Citzens” lewat kalimat melecehkan sebagai “tukang kalkulator” tua yang pikun.

Pernyataan Mou ini sapaan santai untuk Jose Mourinho, untuk menjawab tudingan Pellegrini terhadap Chelsea, yang telah belanja pemain secara besar-besaran di jendela transfer musim panas, Januari lalu.

Pellegrini memberikan komentarnya perihal belanja pemain jor-joran yang dilakukan oleh Chelsea.

Pernyataan ini membuat Mou meradang dan menepisnya, bahkan mengejek Pellegrini sebagai tukang kalkulator yang pikun untuk menghitung berapa dana yang dihabiskan Chelsea selama bursa transfer pemain.

Mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu justru mengakui bahwa Chelsea mematuhi regulasi yang diberlakukan FIFA di mana setiap tim harus mematuhi Finansial Fair yang menghimbau agar setiap tim lebih bijak dalam bursa transfer pemain.

“Secara akademis Pellegrini adalah seorang insinyur dan dia tidak perlu bekerja dengan kalkulator untuk menghitung berapa biaya yang kami keluarkan untuk bursa transfer pemain. Juan Mata dijual dengan harga sekira 37 juta pounds dan Kevin De Bruyne dengan mahar sekira 18 juta pounds,” ungkap Mou seperti dilansir “FourFourTwo,” Selasa, 11 februari 2014.

“Kami sudah mendapatkan 55 juta pounds. Ketika kami membeli Nemanja Matic dengan 21 juta pounds dan Mohamed Salah dengan 11 juta pounds. Kami mengeluarkan 32 juta pounds.”

Jadi, pada bursa transfer pemain 55 juta pounds dikurangi 32 juta pounds adalah 23 juta pounds. Jadi pemasukan untuk Chelsea adalah 23 juta pounds. Dia tidak membutuhkan kalkulator untuk menghitung itu,” lanjut Mou.

Mou juga menyinggung untuk saat ini City mungkin memiliki tim yang kuat. Tapi, untuk beberapa tahun mendatang, mungkin The Citizens butuh melakukan perubahan.

“Mereka memiliki tim yang baik saat ini, tapi tidak untuk sepuluh tahun mendatang, tetapi untuk tiga atau empat tahun mereka potensial,” tutur pelatih asal Portugal itu.

Tentang peluang juara Chelsea yang sempat jadi bahan sindiran Manuel Pellegrini. Sebagai kuda kecil, Mourinho tak bisa menahan diri untuk melantangkan komentar nyentriknya,: “Sudah saatnya Chlesea membunuh kuda-kuda besar.

“Kami bermain baik. Semua orang sedang dalam momen yang positif, tim mendapat hasil bagus dan kami berada di puncak klasemen. Ada saja yang tak bisa kami sembunyikan, tapi saya mengatakan dan merasakan hal yang sama. Saya tak mengubah opini saya soal gelar,” lanjutnya.

Situasi Chelsea saat ini, tentu tak lepas dari hasil-hasil buruk yang ditelan City dan Arsenal. Setelah sebelumnya The Gunners dihajar oleh Liverpool, kemarin giliran City yang ditahan imbang oleh tim semenjana, Norwich City.

“Norwich bukan lawan yang mudah. Kami sendiri baru bisa mengalahkan mereka di menit-menit akhir. Hasil-hasil seperti itu merupakan hasil yang bisa diterima tim manapun,” sambung The Happy One.

“Tapi memang ketika hasil demikian terjadi pada City, reaksi orang-orang akan lebih terkejut, karena City adalah City. Kekuatan menyerang mereka fantastis, jadi ketika mereka mendapat hasil tanpa gol, tentu merupakan kejutan tersendiri,” tutupnya.

Tags : slide