close
Nuga Bola

Gareth Bale Mogok Main di Spur

Spekulasi kepergian Gareth Bale belum usai. Rumor terbaru makin mengindikasikan “winger” Tottenham Hotspur itu hampir dipastikan akan berlabuh di Barnebue. Isyarat tentang “hengkangnya” Bale dapat ditangkap dari tidak dimainkannya penyerang sayan asal A Wales itu dalam pertandingan perdana Premier League musim ini melawan Crystal Palace.

Absennya Bale, yang dibungkus dalam siaran resmi Spur di situs, dialasankan akibat cedera otot gluteal, serta masalah di kaki.

“Dia tak ikut karena masalah cedera. Gareth sempat ikut di pertandingan melawan Brentford dan Swindon, tapi tidak di pertandingan-pertandingan lain. Ada beberapa alasan: ototnya di bagian gluteus sempat tertarik, dan ia merasakan sakit di kakinya,” tulis situs Spur.

Karena alasan itulah Villas-Boas, menurut rilis resmi itu, memilih untuk tak memainkan Bale. Cedera otot Bale ini sebenarnya sudah terjadi sejak pertengahan Juli lalu. Akibat cedera ini juga, Bale terpaksa menyaksikan timnas Wales bertanding melawan Republik Irlandia dari tribun penonton.

Rilis situs resmi Spur itu tidak meredakan desas-desus tentang kemarahan Bale terhadap klubnya yang enggan melepasnya ke Madrid. “Bale menolak bermain karena ngambek tak dibolehkan pindah ke Real Madrid,” tulis “The Sun” membalas rilis resmi Tottenham Hotspur.

Seperti diketahui, Real Madrid sangat ingin mendatangkan Bale ke Bernabeu. Mereka bahkan siap menggelontorkan dana Rp 1,6 triliun untuk Bale, yang akan menjadikan Bale sebagai pemain termahal seandainya ia jadi hengkang.

Sayangnya hingga saat ini Spurs berkeras tak akan melepas Bale. Ramai pemberitaan Gareth Bale diincar Real Madrid sementara Tottenham Hotspur enggan melepas bisa jadi akan segera berakhir. Bale dijadwalkan akan bertemu dengan presiden Spurs untuk menuntaskan saga tersebut.

Untuk meredakan spekulasi yang makin kencang di media Inggris dan Spanyol tentang Bale, Daniel Levy, pemilik Spur, dijadwalkan akan bertemu dengan pemainnya itu. di London. Pembicaraan yang akan dilakukan keduanya tak lain adalah soal keinginan sang pemain untuk pergi dan bergabung dengan Real Madrid.

Dikutip dari Marca, Bale berniat menggunakan pertemuan tersebut untuk meyakinkan sang bos kalau melepas dirinya ke Madrid akan menjadi opsi terbaik buat kedua pihak. Bale tak tampil dalam beberapa pertandingan ujicoba pramusim bersama The Lilywhites. Meski sempat dikabarkan cedera, absennya pesepakbola asal Wales itu diyakini terjadi karena dia sebenarnya sudah ingin pergi.

Sementara itu, diklaim oleh The Sun, Bale sudah menyatakan tak akan mau lagi bermain untuk Spurs. Pernyataan tersebut dilontarkan Bale pada rekan-rekannya di tim nasional Wales.

“Itu memusingkan dan juga terasa menyakitkan. Dia tak memahami kenapa Spurs masih menutup pintu kesepakatan dengan Real Madrid,” ungkap sumber orang dalam tim nasional Wales.

Untuk bisa memboyong Bale ke Santiago Bernabeu, Madrid sudah menyiapkan uang dalam jumlah besar. El Real diklaim bersedia memecahkan rekor transfer dengan menyiapkan dana sebesar 83 juta poundsterling.

Pelatih timnas Wales, Chris Coleman, turut berkomentar soal rumor ketertarikan Real Madrid pada Gareth Bale. Dia juga memprediksi Bale tak akan kesulitan beradaptasi jika akhirnya hijrah ke Madrid.

Madrid menjadi klub yang paling santer dikabarkan mengejar Bale. Los Blancos bahkan dikabarkan sudah mengajukan penawaran kepada Tottenham Hotspur untuk Bale sebesar 100 juta euro, nilai yang akan menjadikan Bale sebagai pemain termahal di dunia.

Besarnya nilai penawaran yang diajukan Madrid untuk Bale menimbulkan perdebatan soal pantas tidaknya pesepakbola 24 tahun itu dibanderol 100 juta euro. Namun, Coleman punya pendapatnya sendiri.

“Saya tidak tahu apakah ada pemain di dunia yang pantas dihargai 100 juta euro tapi itu bukan salah Bale atau Tottenham,” sahut Coleman seperti dikutip AS.

“Itu sederhana, bahwa ada klub yang mau membayarnya karena Gareth adalah pemain top – untuk semua yang dia lakukan di dua musim terakhir, untuk usianya, dan untuk fakta bahwa dia bisa menjadi lebih baik daripada saat ini.”

Tak sedikit yang menyarankan Bale untuk tetap bertahan karena dia dikhawatirkan akan bermasalah dengan adaptasi di Spanyol. Namun, Coleman yang pernah punya pengalaman di Spanyol saat menangani Real Sociedad tak sependapat dengan anggapan itu.

“Sangat sulit bagi saya saat pertama kali bergabung dengan La Real, saya butuh enam minggu untuk nyetel. Tapi jika Bale bergabung dengan Real Madrid, dia tidak akan punya masalah karena dia adalah pemain brilian dan karena secara mental dia berkarakter kuat,” tutur Coleman.

“Dia adalah orang yang teguh dan dia akan beradaptasi dengan mudah dengan kehidupan dan keberhasilan di sana,” katanya menambahkan.

Tags : slide