close
Nuga Bola

Derby Milan, Inter Milan Hancurkan AC Milan

Derby della Madonnina berakhir untuk kemenangan Inter Milan atas AC Milan empat gol  berbanding dua gol pada laga Liga Italia pekan kedua puluh tiga di Stadion Giuseppe Meazza, Senin dini hari WIB.

Inter secara dramatis bangkit dari ketinggalandua gol dan membalikkan keadaan menjadi  empat berbanding du aatas Milan. Skuat arahan Stefano Pioli unggul lebih dahulu pada babak pertama.

Gol pembuka Milan dilesakkan Ante Rebicmemanfaatkan assist sundulan Ibrahimovic. I Rossoneri menambah keunggulan menjadi  berkat gol Ibrahimovic.

Ibra berhasil melesakkan bola liar ke gawang Daniele Padelli pada pengujung laga melalui tandukannya. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inter mencoba bangkit. Skuat arahan Antonio Conte mulai melancarkan serangan sporadis ke pertahanan Milan.

Upaya mereka tak sia-sia. Inter berhasil memperkecil ketinggalan  berkat tendangan voli Marcelo Brozovic.

Brozovic langsung melepaskan tendangan setelah mendapat bola pantulan tendangan Antonio Candreva yang diblok Theo Hernandez. Bola masuk tanpa bisa diselamatkan Gianluigi Donnarumma.

Hanya berselang dua menit kemudian, La Beneamata berhasil menyamakan skor menjadi seri berkat gol Matias Vecino. Alexis Sanchez menerima umpan terobosan dan langsung diadang Donnarumma di depan gawang Milan.

Alih-alih menembak ke gawang Milan, Sanchez melepaskan umpan tarik kepada Vecino. Pemain  itu pun langsung melepas tembakan dan masuk. Skor imbang untuk kedua tim.

Inter semakin termotivasi setelah berhasil menyamakan skor. Mereka berusaha menggempur pertahanan Milan. Namun, I Rossoneri tak membiarkan Inter mengembangkan permainan mereka.

Memasuki menit ke-tujuh puluh, Inter berhasil membalikkan keunggulan menjadi tiga gol berbanding dua. Stefan De Vrij berhasil membobol gawang Milan dengan tandukannya memanfaatkan umpan sepak pojok dari Antonio Candreva.

Christian Eriksen nyaris menambah keunggulan untuk Inter pada menit ke-81. Tendangan bebasnya hanya membentur tiang gawang Milan. Eriksen tampil dari bangku cadangan menggantijan Alexis Sanchez pada menit ketujuh puluh dua.

Memasuki tiga menit tambahan waktu babak kedua, Romelu Lukaku berhasil menambah penderitaan Milan berkat golnya.

Laga berakhir, Inter memastikan kemenangan  atas Inter pada Derby Milan di laga Liga Italia

Dalam laga itu aksi impresif Zlatan Ibrahimovic tak cukup mendongkrak AC Milan

Skuat arahan Stefano Pioli sendiri kalah  dari Inter pada laga Derby Milan

Ibrahimovic sempat membuat para pemain Inter gagap pada babak pertama. ‘Singa dari Swedia’ itu bahkan berkontribusi besar ketika Milan unggul  atas tim arahan Antonio Conte pada babak tersebut.

Ibrahimovic mempersembahkan satu assist pada gol pertama Milan yang dilesakkan Ante Rebic . Bola sundulan Ibra dimanfaatkan oleh Rebic menjadi gol.

Tak hanya satu assist, Ibra juga mempersembahkan gol pada satu menit tambahan waktu babak pertama. Mantan striker Manchester United itu berhasil menanduk bola liar dari umpan sepak pojok Samu Castillejo dan bersarang ke gawang yang dijaga Daniele Padelli.

Meski demikian, aksi impresif Ibrahimovic tak cukup mengangkat timnya. Mantra ‘Ibrakadabra’ tak berlaku bagi Inter dengan kejeniusan Conte.

Di babak kedua, Inter mulai bermain menekan. Mereka tak mau membiarkan Milan mendikte permainan seperti pada babak pertama.

Tercatat dua gol Inter pada menit ke-51 dan 53 yang diciptakan Marcelo Brozovic dan Matias Vecino jadi momen krusial kebangkitan La Beneamata di babak kedua. Sebaliknya, dua gol tersebut menjadikan indikasi Milan mulai kedodoran.

Inter bermain lebih variatif, sedangkan Milan tampak mulai monoton dengan banyak mengandalkan Ibra.

Kali ini skema bola mati yang membuat Milan kebobolan. De Vrij berhasil membobol gawang Gianluigi Donnarumma dengan tandukan memanfaatkan umpan sepak pojok Antonio Candreva.

Di pengujung laga, Romelu Lukaku yang sempat memble melihat assist dan gol Ibrahimovic, menambah penderitaan Milan.

Lukaku tampaknya terlecut dengan aksi mantan rekannya di Manchester United itu dengan mencetak satu gol pada laga derby Milan.

Aksi impresif Ibrahimovic kali ini pun gagal meneruskan tren positif Milan dengan laga-laga tanpa kekalahan.

Dalam laga itu,  Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku sukses mengukir rekor di laga Inter Milan vs AC Milan,

Milan memang kalah  dari Inter pada lanjutan Liga Italia di Giuseppe Meazza, namun Ibrahimovic tampil gemilang. Ia mencetak satu assist dan satu gol ke gawang mantan klubnya itu.

Opta juga mencatat, Ibrahimovic jadi pemain tertua (38 tahun, 129 hari) yang mampu mencetak gol dalam sejarah Derby della Madonnina.

Striker asal Swedia tersebut sudah terlibat dalam lima gol, termasuk satu assist, pada derby Milan saat melawan Inter.

Ibra juga nyaris menambah pundi golnya  namun sundulannya masih membentur tiang. Aksi impresif Ibra membuat Who Scored menobatkanya sebagai pemain terbaik di laga ini.

Lukaku juga tampil gemilang di laga itu meski hanya menyumbang satu gol di pengujung laga. Ia tercatat sebagai satu dari enam pemain yang mampu terus mencetak gol dalam dua laga derby.

Striker internasional Belgia tersebut mengikuti jejak positif Ibrahimovic dan Cristiano Ronaldo yang mampu mencetak gol pada dua laga derby di Liga Italia.

Tags : slide