close
Nuga Bola

Solari Membawa Perubahan Baru di Real

Pelatih sementara Real Madrid mendapat pujian dari pengamat sepakbola karena membawa beberapa perubahan yang menyebabkan tim mengalami agresifitas tinggi.

Seperti ditulis media terkenal Spanyol, “marca,” hari ini, Selasa, 06 November, kehadiran Santiago Solari di Bernabeu membawa perbedaan signifikan bagi Real Madrid setelah sempat terpuruk di tangan pelatih Julen Lopetegui.

Dalam sepekan terakhir, Los Blancos di bawah komando Solari mulai kembali ke jalur kemenangan. Debutnya sebagai juru taktik tim utama Real Madrid berjalan mulus setelah mengalahkan Melilla empat gol tanpa balas di Copa del Rey.

El Real juga berhasil menghapus paceklik kemenangan di La Liga usai menaklukkan Real Valladolid 2-0 akhir pekan lalu.

Sebagaimana dilansir Marca, Solari setidaknya melakukan perbedaan di Bernabeu.

Penampilan meledak-ledak yang dipertontonkan Vinicius menjadi sebuah perbedaan besar yang dilakukan Solari. Pelatih asal Argentina tersebut berani memberikan kepercayaan selama 1seratus dua puluh menit kepada Vinicius.

Sebelumnya, Vinicius hanya mendapat kesempatan tampil selama dua belas menit dan lebih banyak dipendam di Castilla.

Solari membuat keputusan sederhana namun percaya terhadap pemain muda. Ia berani memainkan Sergio Reguilon untuk menggantikan Marcelo yang cedera serta Alvaro Odriozola ketika Dani Carvajal belum bisa bermain.

Sebelumnya, Lopetegui memilih untuk memainkan Nacho Fernandez di pos bek kanan bila Carvajal cedera. Posisi alamiah Nacho sendiri adalah bek tengah.

Dalam dua pertandingan terakhir Real Madrid arahan Solari berhasil memenangi laga tanpa kebobolan secara berturut-turut. Pencapaian yang jarang terjadi saat ditangani Lopetegui.

Solari berani mengambil keputusan dan tidak terpaku dengan nama besar. Contohnya memainkan Vinicius sebagai starter serta menarik keluar Gareth Bale dan Casemiro yang sudah menurun.

Selain itu pelatih kebugaran Antonio Pintus yang sudah bekerja sama dengan Zinedine Zidane kembali diberikan kepercayaan penuh oleh Solari. Awal musim ini Pintus tak banyak berperan karena Lopetegui memiliki staf bawaannya.

Santiago Hernan Solari sendiri menyambut gembira kemenangan Sergio Ramos dan kawan-kawan atasi Melilla, Kamis  dini hari lalu.

Kemenangan atas Melilla yang merupakan klub penghuni level ketiga kompetisi sepak bola Spanyol membuat debut Solari berjalan lancar.

Mantan pemain Madrid itu enggan menyikapi berlebihan hasil akhir dalam laga tandang di Stadion Alvarez Claro. Solari menekankan kemenangan Los Blancos merupakan hasil dari keseriusan pemain untuk bangkit dari keterpurukan.

“Saya tidak suka mengaitkan sesuatu dengan tanda-tanda. Tim ini bermain dengan senyum di wajah mereka, bermain dengan semangat dan penuh komitmen. Skor akhir mencerminkan hal tersebut,” ucap Solari seperti dikutip dari situs resmi Real Madrid.

“Ini bukan hasil yang didapat dengan mudah, kami bekerja keras dan bermain dengan karakteristik. Lapangan cukup berat dan mereka menekan sangat tinggi. Kami pantas bahagia. Pemain berkomitmen pada seragam dan untuk fan,” tambahnya.

Pelatih asal Argentina itu juga mengapresiasi penampilan dua pemain Madrid, Vinicius Junior dan Sergio Ramos.

Solari menilai Vinicius sebagai pemain muda bertalenta yang telah menjalankan adaptasi di Spanyol serta menganggap Ramos tampil layaknya kapten tim yang patut dicontoh.

“Vinicius]bermain sembilan puluh menit, dia adalah pemain muda bertalenta yang baru datang. Dia hidup di negara baru, beradaptasi dengan gaya sepak bola yang berbeda dan dunia baru di Real Madrid. Kita dapat melihat talentanya, tapi sepak bola dibangun dari banyak hal. Saya senang dengan seluruh tim yang telah bekerja keras,” ujar Solari menilai Vinicius yang baru tampil penuh untuk kali pertama bersama El Real.

“Ramos sangat bersemangat untuk memulai. Dia adalah kapten dari kapal ini dan penting baginya untuk tampil dan menampilkan contoh hari ini. Ini adalah bagaimana kami melewati situasi sulit. Ini adalah tim juara yang tahu cara keluar dari situasi ini. Saya senang dengan karakter yang mereka tunjukkan,” kata Solari.

Sebelumnya Real Madrid memiliki rapor buruk di Copa del Rey

Untuk itu pelatih pengganti yang mendapat tugas memimpin tim di era Florentino Perez tidak pernah membawa Madrid menjadi juara Copa del Rey.

Pelatih sementara Santiago Solari boleh saja bersuka cita untuk sementara setelah membawa Madrid menang Hanya saja, sejarah mencatat tidak ada pelatih pengganti yang bisa memberikan kesuksesan untuk Los Blancos di turnamen ini sejak tahun delapan belas tahun silam .

Florentino Perez menjabat sebagai presiden Madrid sejak itu Sampai dengan saat ini, sudah ada empat pelatih pengganti Madrid di era Perez.

Mariano Garcia Remon merupakan pelatih pengganti pertama di periode Perez usai menggantikan Jose Antonio Camacho yang dipecat . Kepemimpinan Remon di Madrid tidak lama, hanya seratus satu hari dikutip dari situs Transfermarkt.

Dalam kurun waktu tersebut Remon memimpin Madrid dalam dua puluh pertandingan termasuk dua laga di Copa del Rey.

Dari kesempatan itu Remon sukses memberikan dua kemenangan Madrid di babak kedua dan ketiga Copa del Rey. Setelah dua puluh laga Remon dipecat Madrid

Setelah kepergian Remon Madrid merekrut Vanderlei Luxemburgo. Karier Luxemburgo di Santiago Bernabeu sedikit lebih panjang dari Remon

Zinedine Zidane merupakan pelatih pengganti terakhir di untuk saat ini di era Florentino Perez. Menggantikan posisi Rafael Benitez, Zidane membawa klub ibu kota Spanyol itu sampai ke babak perempat final. Di babak itu Madrid disingkirkan Celta Vigo

Hasil itu membuat Zidane melanjutkan rapor buruk sebagai pelatih pengganti Madrid yang tidak pernah memberikan gelar juara Copa del Rey.

Tags : slide