Lompatan Microsoft ke Windows 10

Penulis: Darmansyah

Kamis, 8 Januari 2015 | 13:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Microsoft melakukan lompatan angka ketika memperkenalkan Windows versi terbarunya untuk mendukung sistem operasi yang digunakan oleh PC, smartphone, dan tablet. Lompatan itu, plus kejutan, termaktub dalam maklumatnya memperkenalkan Windows 10, bukan “Windows 9”.

Tidak ada satu pesan pun yang bisa diakses mengapa Microsoft melompati angka “9” dengan Windows 10.

Seorang mantan developer Microsoft yang dikutip oleh “Gizmodo” menspekulasikan bahwa pemilihan nama tersebut disebabkan oleh sebuah “kesalahan” sederhana.

Di forum online Reddit, sang developer menjelaskan bahwa sebuah aplikasi mendeteksi versi Windows yang dipakai pengguna dengan cara melihat angka pertama dari nama sistem operasi yang bersangkutan.

Dengan kata lain, jika nama versi yang tertulis adalah “Windows 9”, maka aplikasi akan beranggapan bahwa versi Windows yang dijalankan oleh pengguna adalah “Windows 95” atau “Windows 98” yang sudah berumur belasan tahun.

Bila nama “Windows 9” tetap dipakai akan “berbahaya” alias berpotensi menimbulkan kendala kompatibilitas.

Nah, solusi praktisnya adalah dengan melompati nama Windows 9 yang menjadi masalah dan langsung menggunakan embel-embel angka 10.

Lantas bagaimana wujud Windows 10 itu?

Situs Windows Phone Italy menjawab rasa penasaran bagi peminat yang ingin melihat wujud dari Windows 10 di perangkat mobile.

Situs tersebut memamerkan gambar perangkat Lumia yang disinyalir berjalan di sistem operasi terbaru dari Microsoft tersebut.

Total, terdapat dua gambar yang dilansir oleh Windows Phone Italy.
Gambar pertama memperlihatkan layar home.

Sementara, gambar kedua terlihat seperti tampilan App Drawer.

Jika dugaan mengenai Windows 10 ini benar, tampilannya akan cukup berbeda dari Windows 8.1.
Sistem operasi tersebut masih menampilkan berbagai kotak aplikasi, tetapi ada sedikit perubahan.

Seperti dikutip “nuga” dari “Phone Arena,” Kamis, 08 Januari 2015, sistem operasi baru ini terlihat sudah bisa menampilkan wallpaper secara menyeluruh di bagian background atau belakang kotak aplikasi.

Pada Windows 8.1, wallpaper ditampilkan “mengisi” kotak aplikasi, bukan di bagian belakang kotak tersebut.

Selain itu, gambar Windows 10 ini menampilkan App Drawer atau “laci” tempat menyimpan semua ikon aplikasi yang terpasang.

Pada Windows Phone generasi sebelumnya, semua ikon aplikasi ditumpuk di layar homescreen.

Microsoft mulai mengumumkan kehadiran dari Windows 10 pada penghujung September 2014.
Sayangnya, dari saat itu hingga kini, perusahaan raksasa software tersebut jarang membeberkan informasi perihal Windows 10 untuk smartphone.

Microsoft sendiri telah menghilangkan kata “Phone” dari sistem operasi terbarunya ini. Windows 10 memang dimaksudkan sebagai sistem operasi ponsel.

Namun, OS ini juga akan dipakai di aneka perangkat lain, seperti tablet, PC Desktop, dan laptop sehingga menyeragamkan sistem operasi untuk semua jenis perangkat.

Ingin mencoba Windows 10 Technical Preview?

Sebaiknya perhatikan dulu bagian syarat dan ketentuan pemakaiannya karena sistem operasi versi beta tester itu dibekali serangkaian kemampuan untuk “menyadap” data.

Ragam informasi yang bisa diintip cukup luas sehingga mengundang perhatian.

“Contoh data yang kami kumpulkan termasuk nama, alamat e-mail, ketertarikan; data browsing, pencarian dan history file; panggilan telepon dan SMS; konfigurasi perangkat dan data sensor; dan penggunaan aplikasi,” tulis Microsoft dalam ketentuan privasi Windows 10 Technical Preview yang dikutip oleh The Inquirer.

Informasi-informasi di atas masih termasuk “standar”, tapi kemudian Microsoft menyebutkan bahwa Preview Windows 10 bisa turut “menyadap” informasi dalam bentuk suara untuk keperluan “speech processing”.

Yang lebih dahsyat adalah pernyataan bahwa Preview Windows 10 akan memeriksa setiap file yang dibuka oleh pengguna berikut aplikasi yang dipakai untuk membukanya.

“Atau jika Anda mengetik, kami bisa mengambil tulisan yang diketik dan menggunakannya untuk keperluan seperti meningkatkan kualitas fitur autocomplete dan spellcheck,” ungkap Microsoft mengenai kemampuan preview Windows 10 yang tak ubahnya software keylogger.

Microsoft sendiri sebenarnya menyarankan agar pengguna memasang Preview Windows 10 di komputer yang bukan dipakai untuk keperluan sehari-hari, kemungkinan untuk menghindari masalah privasi yang bisa timbul dari segala macam aktivitas “penyadapan itu”.

Adapun Windows 10 Technical Preview hanya bisa diunduh setelah peminat mendaftarkan diri ke Windows Insider Program untuk menyatakan diri ikut serta dalam proses uji Windows 10.

Komentar