Usai Reli Harga Emas Hari Ini Mangkrak

Penulis: Darmansyah

Jumat, 24 Maret 2017 | 09:22 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah mengalami lonjakan selama empat  sejak awal pekan ini, harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, hari ini, Jumat, 24 Maret,  mangkrak pada posisi Rp 589.000 per gram.

Untuk diketahui, semenjak Senin pekan ini, hingga Kamis kemarin, harga emas Antam telah melompat sebesar Ro 6.000 setiap gramnya.

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas di posisi Rp 529 ribu per gram. Harga ini naik Rp 1.000 dibandingkan dengan harga kemarin.

Harga jual dan pembelian ini merupakan harga patokan di butik emas Logam Mulia Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan harga di butik emas logam Mulia lainnya bisa berbeda.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram  akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram.

Hingga menjelang siang  WIB, ukuran emas Antam 10 dan 25 gram sudah tidak tersedia.

Di pasar global, terutama di Mercanthil Exchange Comex, New York, harga emas juga mengakhiri penguatannya.

Pada penutupan perdagangan Jumat WIB, Comex juga  mengakhiri penguatan lima hari berturut-turutnya.

Penguatan yang lalu harga emas ditopang anjloknya ekuitas global dan pelemahan dolar.

Saham AS yang terbatas rentang ketat Kamis dan ekuitas pasar luar negeri berakhir sebagian besar lebih tinggi, yang memotong beberapa permintaan agresif untuk emas sebagai perlindungan jangka pendek di tengah risiko-off pergeseran sentimen pasar.

Emas untuk pengiriman Aprool turun tipis

Sehari  sebelumnya, harga emas berada di level tertingginya.

Menurut FactSet, harga tersebut merupakan yang tertinggi sejak 1 Maret.

Kekhawatiran soal kemampuan Presiden Donald Trump untuk secara cepat menetapkan kebijkan pro pertumbuham seperti yang dijanjikannya pada masa kampanye, telah membantu mengurangi permintaan untuk aset yang dianggap beresiko.

Sebelumnya harga emas bergerak reli ke level tertinggi

Hal itu lantaran investor beralih ke aset investasi relatif aman karena kekhawatiran atas ekonomi global.

Sentimen itu juga menekan bursa saham dan harga minyak dunia.

“Harga emas dapat reli. Harga emas menguji levelnya dan bila tembus itu maka dapat sentuh harga tertinggi,” kata Brian Land, Direktur GoldSilver Central.

Lan menambahkan, ada sejumlah permintaan meningkat untuk emas.

Hal itu mengingat pelaku pasar tidak lagi memiliki keyakinan di bursa saham dan mata uang.

Emas telah naik lebih tinggi pada perdagangan Senin pekan ini.

Hal itu seiring dolar Amerika Serikat dan bursa saham AS melemah sehingga membantu penguatan harga emas.

Bursa saham merosot seiring harga minyak tertekan telah meningkatkan kekhawatiran mengenai pertumbuhan melambat sementara dolar AS tergelincir terhadap yen.

Komentar