Kembalinya Gairah Harga Emas Dunia

Penulis: Darmansyah

Selasa, 16 Juli 2013 | 10:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Gairah harga emas dunia kembali merebak bersamaan dengan optimism investor untuk menanamkan uangnya di perdagangan komoditi berjangka emas logammulia di pasar New York, London, Hongkong dan Singapura seperti dicatatkan oleh pasar Selasa pagi WIB.

Situs Bloomberg, media paling dipercaya sebagai rujukan perdagangan emas dunia, pada pukul 13.39 waktu New York, menuliskan tentang harga kontrak emas untuk pengantaran Agustus yang mengalami kenaikan sebesar 0,5 persen menjadi 1.283,50 dollar AS per troy ounce di Comex, New York.

Salah satu sentimen yang mengerek harga logam mulia itu mentereng adalah data penjualan ritel AS yang hanya naik lebih rendah dari prediksi pelaku pasar. Kondisi ini kian memicu spekulasi bahwa the Federal Reserve akan terus mempertahankan kebijakan stimulus untuk menggairahkan kembali pertumbuhan ekonominya.

Asal tahu saja, tingkat penjualan ritel AS hanya naik 0,4 persen pada Juni lalu. Pencapaian ini hanya separuh dari prediksi analis yang disurvei Bloomberg. “Sejak pernyataan Bernanke, kian banyak pertanyaan kapan the Fed akan memulai pengurangan nilai stimulus,” jelas David Meger, director of metal trading Vision Financial Markets di Chicago.

Dia menambahkan, investor emas saat ini memang sangat memperhatikan data ekonomi AS. Sebab, data apa pun yang menunjukkan pelemahan ekonomi akan menyokong pergerakan emas.

Catatan saja, harga kontrak emas sudah terpangkas 23 persen di sepanjang tahun ini, sehingga menghapus nilai emas di exchange traded products (ETP) senilai 59,8 miliar dollar AS. Kondisi itu terjadi setelah kepercayaan investor terhadap emas kian memudar seiring adanya indikasi the Fed yang akan memangkas nilai stimulus.

Sementara itu, kepemilikan emas dalam ETP per 12 Juli lalu berada di posisi 1.986,2 metrik ton. Bahkan, pada pekan lalu jumlahnya mencapai 1.983,6 metrik ton, yang merupakan level terendah sejak Mei 2010.

Di pasar domestik harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk atau Antam berdasarkan rilis situs “logammulia” hari ini kembali mengalami stagnasi. Hal yang sama dialami oleh harga pembelian kembali atau dikenal dengan buy back price yang juga tidak mengalami pergerakan atau flat pada harga Rp412.000.

Dengan tidak bergeraknnya harga penjualan emas di Antam berarti stagnasi ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Seperti dikutip dari logammulia.com, Selasa, 16 juli 2013, harga emas ukuran 1 gram tetap Rp496 ribu.

Seperti biasanya , Antam membatasi transaksi pembelian emas batangan ini. “Pembelian bisa datang Langsung ke Antam Jakarta, setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” kata keterangan tersebut.

Selanjutnya, harga jual emas 2 gram dihargai Rp952.000, dengan harga per gramnya senilai Rp476 ribu, emas 2,5 gram dijual Rp1,180 juta dengan harga per gram Rp472 ribu. Lalu, harga emas 3 gram dipatok Rp1,410 juta dengan harga Rp470 ribu per gramnya. Harga emas 4 gram senilai Rp1,868 juta, dengan harga per gram Rp467 ribu.

Selain itu, harga emas 5 gram ditetapkan Rp2,335 juta dengan harga per gramnya Rp467 ribu. Harga emas 10 gram dipatok Rp4,62 juta, dengan harga per gram Rp462 ribu. Sementara, harga emas 25 gram dijual Rp11,475 juta, dengan harga per gram Rp459 ribu. Harga emas 50 gram sebesar Rp22,9 juta, dengan harga per gram Rp458 ribu.

Sedangkan, harga emas 100 gram sebesar Rp45,75 juta, dengan harga per gram Rp457.500 dan harga 250 gram mencapai Rp114,25 juta, dengan harga per gramnya dihargai Rp457 ribu. Harga emas 500 gram Rp228,3 juta, dengan harga per gramnya Rp456.600 per gram.

Komentar