Hari Ini Harga Emas Global Kembali Bersinar

Penulis: Darmansyah

Kamis, 10 Januari 2019 | 09:18 WIB

Dibaca: 3 kali

Sehari setelah mengalami tekanan hebat, hari ini, Kamis, 10 Januari, harga emas dunia di Comex kembali bersinar bersamaan dengan merosostnya nilai tukar dollar Amerika Serikat terhadap sekeranjang mata uang asing.

Pelaku pasar yang mempertimbangkan pernyataan pejabat bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve mengenai petunjuk laju kenaikan suku bunga bank sentral pada tajun ini

Harga logam mulia memperpanjang kenaikan usai risalah pertemuan the Federal Reserve atau bank sentral AS.

Pada pertemuan itu mengungkapkan kalau beberapa anggota the Federal Reserve ingin mempertahankan suku bunga pada Desember. Kabar tersebut semakin menekan dolar AS.

“Risalah bank sentral AS membantu mendorong kenaikan harga emas seperti yang diharapkan pelaku pasar. Sekarang mata tertuju kepada berita utama politik dan ekonomi,” tutur Direktur Pelaksana RBC Wealth Management, George Gero, seperti dikutip dari laman Marketwatch

Seperti juga ditulis laman keuangan terkenal “bloomberg,” Kamis pagi WIB, harga emas di Comex naik setengah  persen per ounce.

Harga emas sempat sentuh posisi paling tinggi  usai risalah the Federal Reserve.

Pada Rabu pekan ini, pimpinan the Federal Reserve Chicago Charles Evans menuturkan, kalau the Federal Reserve kemungkinan akhirnya mendorong sedikit kenaikan suku bunga bila prospek cerah dan suram.

Namun, pimpinan the Federal Reserve St Louis James Bullard menuturkan, ekonomi AS dapat didorong ke dalam resesi jika bank sentral terus maju dengan kenaikan suku bunga lebih banyak. Melihat kondisi itu, indeks dolar AS turun nol koma tujuh persen

Dolar AS tertekan mendorong kenaikan harga emas.

Sementara itu, pembicaraan perdagangan AS-China berakhir pada Rabu waktu setempat usai diperpanjang. Bursa saham global pun menguat dengan wall street catatkan kenaikan dalam empat sesi berturut-turut.

Bloomberg melaporkan, kalau pemerintahan AS di bawah pimpinan Presiden Donald Trump mengakhiri putaran pembicaraan perdagangan dengan komitmen China membeli lebih banyak produk pertanian, energi dan barang manufaktur dari AS.

Kepala Riset Insignia Consultans, Chintan Karnani menuturkan, harga emas dapat diuji sekali lagi di posisi terbaiknya

Harga emas sentuh lebih dari USD 1.300 dalam jangka pendek masih dapat dilihat.

“Harga emas harus diperdagangkan di posisi  terbaik  selama beberapa hari untuk menarik penutupan jangka pendek dan permintaan investasi baru. Jika emas tidak menembus angka itu  pada Jumat akan koreksi,” ujar dia seperti dikutip dari laman Marketwatch,

Melihat gambaran lebih besar, Analis Societe Generale optimistis pada prospek emas.

“Kami percaya 2019 akan menjadi titik balik dan akan merekomendasikan investor mempertimbangkan untuk meningkatkan alokasi emas dalam portofolio mereka,” tulis Analis Societe Generale.

“Fundamental dan posisi harga emas belum dapat mendukung dalam beberapa tahun terakhir, sementara itu obligasi menjadi hambatan. Kelangkaan aset safe haven harus mendorong harga emas kembali bersinar,” tulis laporan Societe Generale.

Komentar