Harga Jual Emas Antam Naik Beringsut

Penulis: Darmansyah

Rabu, 23 April 2014 | 10:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas global turun ke tingkatan terendah dalam tigaa bulan terakhir akibat beban keuntungan di pasar saham Wall Street, dan arus keluar dari emas fisik yang mencerminkan selera investasi yang lemah.

Selain itu, konflik di Ukraina yang mulai mereda, menyebabkan investor lebih tertarik pada aset safe haven yang memberikan imbalan besar.

Melemahnya harga emas di tingkat global juga berdampak langsung pada harga emas yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam. Hari ini, Rabu pagi, 23 April 2014, Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk menjual emas produksinya dengan kenaikan Rp 1.000 per gram dibandingkan kemarin.

Kenaikan ini juga berpengaruh terhadap harga pembelian kembali alias buyback.

Seperti dikutip “nuga.co” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu pagi, harga emas batangan Antam dijual Rp 533.000 per gram. Naik dibandingkan Selasa kemaring sebesar Rp 532.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga naik dari Rp 472.000 per gram ke Rp 473.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini. Untuk emas batangan ukuran 500 gram Antam menjualnya dengan harga Rp 246.800.000, 250 gram : Rp 123.500.000, 100 gram : Rp 49.450.000, 50 gram : Rp 24.750.000, 10 gram : Rp 4.990.000, 5 gram : Rp 2.520.000 dan 1 gram : Rp 533.000

Di pasar dunia harga emas jatuh untuk hari keempat berturut-turut setelah data pemerintah menunjukkan harga rumah Amerika Serikat naik pada Februari, sementara laporan oleh National Association of Realtors menunjukkan penjualan rumah sedikit lebih kuat dari yang diharapkan .

Kerugian emas dipercepat setelah harga tergelincir di bawah grafik support USD1.280 per troy ons. Para pedagang mengatakan indikator ekonomi AS, termasuk penjualan rumah baru dan pesanan barang tahan lama dan klaim pengangguran, cenderung memberikan tekanan pada harga emas dalam waktu dekat.

“Jika angka-angka yang keluar lebih baik dari yang diharapkan atau menunjukkan terus membaiknya perekonomian AS, Anda harus mulai melihat USD1.250 sebagai level support emas berikutnya,” kata broker emas di Newedge, Thomas Capalbo, seperti dilansir dari Reuters, Rabu pagi WIB.).

Emas jenis Spot turun USD7,05 atau 0,5 persen ke USD1.282,49 per troy ons, setelah sebelumnya mencapai USD1.277,10 per troy ons, terendah sejak 11 Februari. Sementara emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman Juni turun USD7,40 atau 0,6 persen menjadi USD1.281,10 per troy ons, dengan volume perdagangan sekitar 30 persen di bawah rata-rata 30 hari perdagangan.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,1 persen menjadi USD19,37 per troy ons. Platinum naik 0,2 persen menjadi USD1.395,50 per troy ons, sedangkan paladium naik 0,6 persen ke USD781,33 per troy ons.

Harga emas melemah selama tiga pekan berturut-turut. Hal ini terkait dengan memudarnya pesona emas sebagai instrumen safe haven.

Dengan pudarnya pesona emas, jangan heran jika perak semakin berkilau. Demikian dilansir dari CNBC, Rabu pagi.

Harga perak memang melemah seiring melemahnya harga emas, tapi besaran kenaikan harga perak masih di atas kinerja harga emas. Hal ini menjadikan perak sebagai solusi investasi kala harga emas meredup.

Secara praktis, harga perak menyentuh level terendahnya paa April 2011, yakni sebelum emas menyentuh level terendahnya pada September 2011.

Hal ini menunjukan jika emas dan perak menunjukan tren yang sama. Tapi, trader merasa jika harga perak jauh lebih stabil.

Harga perak sempat terkoreksi di tahun 2012 dan 2013. Tapi, harga komoditas ini menguat tak lebih dalam kurun waktu seminggu.

Harga perak sekarang ini berada di level support USD18,7 per ounce. Harga logam ini berpotensi menembus level SD26.

Komentar