Harga Emas Terus Turun

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 September 2013 | 10:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Terjunnya harga emas global, usai pembatalan serangan AS ke Suriah, di tambah penghentian stimulus dan mengecilnya angka pengangguran di AS seperti yang dilansir oleh situs “blomberg,” berdampak langsung pada perdagangan emas di tingkat domestik.

Setalah melorot Rp 5.000 per gram pada perdagangan hari Selasa kemarin, hari ini Rabu, 18 September 2013, harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, terus saja mengalami penurunan sebesar Rp 2.000 untuk setiap gramnya.

Dengan penurunan pada Rabu ini, sejak pembukaan Senin lalau, pekan ini, harga emas di Antam sudah tergerus sebesar Rp 15.000 per gram dengan rinician, Senin turun 8.000. Selasa Rp 5000 dan hari ini, Rabu Rp 2.000. Kemungkinan harga jual ini akan terus turun akibat sepinya perdagangan emas global.

Hingga hari ini harga jual emas di Antam berada pada harga Rp 525.000 pergram. Mengutip situs Logammulia, harga beli kembali emas batangan atau dikenal dengan nama buy back dari produksi perusahaan milik negara ini dipatok di harga Rp 464.000 per gram.

Di perdagangan global global harga emas terus memperpanjang kerugian ketiga dengan turun sekira satu persen dan diperdagangkan di bawah USD1.300 per troy ons. Para investor masih menunggu keputusan the Federal Reserve, untuk mengumumkan seberapa besar pengurangan stimulus yang akan diambil.

Mengutip kantor berita Reuters, dalam analisis ekonominya, hari Rabu pagi, emas jenis Spot turun USD11,28 atau 0,9 persen menjadi USD1.297,76 per troy ons. Emas sempat mencatat level terendah di USD1.295,24 per troy ons, terendah sejak 8 Agustus. Sementara emas berjangka Comex Gold, untuk pengiriman Desember, turun USD11,50 atau 0,88 persen ke USD1.297,90 per troy ons.

Emas mendapat tekanan dari stimulus The Fed, yang diperkirakan akan mulai mengurangi pembelian obligasinya. Sebagian besar ekonom memperkirakan bank sentral Amerika Serikat tersebut, akan mengurangi USD10 miliar dalam pembelian aset USD85 miliar per bulan.

Harga konsumen AS hampir tidak naik pada Agustus ini, tapi harga sewa dan biaya perawatan medis menunjuk beberapa stabilitas. Hal ini membuat inflasi akan menurun, padahal emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Goldman Sachs mengatakan tetap netral pada harga emas sampai akhir tahun ini, melihat hanya sedikit data ekonomi AS yang mengecewakan dan ekspektasi terkait pemangkasan obligasi oleh the Fed. Konsumen emas India, meningkat bea masuk pada emas perhiasan dari 15 persen menjadi 10 persen.

Di Antam perdaganagn emas selama tiga hari ini sangat sepi. Untuk penjualan emas dua gram, perusahaan negara yang menjadi rujukan perdagangan emas di Indonesia, membanderolnya dengan harga Rp 1.010.000 atau Rp 505.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp1.252.000 per bar, dengan harga per gram Rp501.000. Emas 3 gram dihargai Rp1.497.000 per bar, dengan harga per gram Rp499.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp1.984.000 per bar, dengan harga per gram Rp496.000. Emas 5 gram dibanderol Rp2.480.000 per bar atau Rp496.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp4.910.000 juta per bar atau Rp491.000 per gram.

Emas 25 gram dijual Rp12.200.000 atau Rp488.000 per gram. Emas 50 gram Rp24.350.000 per bar atau Rp487.000 per gram. Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp48.650.000 per bar atau Rp486.500 per gram

Komentar