Harga Emas Terus Melorot

Penulis: Darmansyah

Selasa, 22 April 2014 | 10:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, hari ini, Selasa, 22 April 2014, kembali trurun sebesar Rp 1.000 per gram dibandingkan dengan harga jual kemarin. Penurunan ini juga berpengaruh terhadap harga pembelian kembali alias buyback.

Seperti dikutip “nua.co” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Selasa pagi harga emas batangan Antam dijual Rp 532.000 per gram. Turun dibandingkan Senin yang sebesar Rp 533.000 per gram.

Sementara harga jual kembali atau buyback emas Logam Mulia Antam juga turun dari Rp 473.000 per gram ke Rp 472.000 per gram.

Penuruna harga emas di pasar lokal, Jakarta ini merupakan dampak dari jatuh harga emas global ke level terendahnya selama tiga minggu terakhir. Kejatuhan harga ini disebabkan aksi jual dari exchange-traded fund bullion dan ketegangan geopolitik yang semakin mereda.

Kesepakatan yang dicapai di Ukraina untuk mencegah konflik pekan lalu, memang belum membuahkan hasil dengan separatis pro-Moskow. Namun, saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda adanya kekerasan baru.

“Beberapa masalah telah surut, selama konflik antara Rusia dan Ukraina. Puncak ketegangan mungkin sudah berlalu, setidaknya untuk saat ini,” kata broker senior di RJ O’Brien, Phillip Streible, seperti dilansir dari Reuters.

Emas jenis Spot turun 0,4 persen menjadi USD1.288,72 per troy ons. Sementara emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman Juni menetap USD5,40 ke USD1,288.50 per troy ons. Volume perdagangan kurang dari 100.000 lot, jauh di bawah rata-rata 30 hari perdagangan sebesar 170.000 lot.

Palladium turun lebih dari 2 persen, setelah tindak lanjut produsen platinum terbesar di Afrika Selatan pekan lalu menawarkan untuk menaikkan upah untuk penambang dalam upaya untuk mengakhiri pemogokan pertambangan. Perak juga jatuh lebih dari 1 persen, terbebani oleh penurunan platinum.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange bergerak turun lagi Selasa pagi WIB, dan ditutup pada tingkat terendah sejak 3 April karena penjualan teknis.

Emas telah menembus rata-rata pergerakan 200-hari sekitar 1.299 dollar AS, yang memicu aksi jual teknis. Dukungan berikutnya menjadi berada pada pergerakan rata-rata 100-hari di sekitar 1.277 dollar AS.

Beberapa data ekonomi yang dirilis pada Senin tampak bervariasi. Indeks Kegiatan Nasional dari The Fed Chicago turun menjadi 0,2 pada Maret dari 0,53 pada Februari, sementara indeks ekonomi terkemuka dari The Conference Board naik 0,8 persen pada Maret, setelah naik 0,5 persen pada Februari, menandakan bahwa pertumbuhan dapat melaju kian cepat dalam beberapa bulan mendatang.

Investor juga memperhatikan ketidakpastian di Ukraina. Beberapa analis pasar memprediksi bahwa emas akan segera menemukan dukungan lagi dari permintaan “safe haven”.

Perak untuk pengiriman Mei turun 24,5 sen atau 1,25 persen menjadi ditutup pada 19,351 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 28 dolar AS atau 1,96 persen menjadi berakhir pada 1.400,7 dollar AS per ounce.

Komentar