Harga Emas Sudah Sangat Terpuruk

Penulis: Darmansyah

Selasa, 1 April 2014 | 12:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah libur selama tiga hari, harga emas domestik, terutama yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, makin tidak menjanjikan sebagai investasi karena terus melorot mendekati harga terendah yang pernah terjadi sepanjang tahun 2013 yang lalu.

Hari ini, Selasa, 01 April 2014, Antam, sebagai rujukan untuk harga emas batangan di Jakarta, kembali membuat para investor kecewa setelah harga jual logam mulianya menyusut lagi sebesar Rp 2.000 per gram. Dengan penyusutan harga ini sebesar Rp 2.000 per gram ini, maka harga emas selama dua pekan terakhir telah kehilangan keuntungan sebesar Rp 24.000 per gram.

Dua pekan lalu, harga emas batangan milik Antam masih dijual dengan harga 556.000 per gram. Tapi, hari ini, setelah liburan tiga hari, harga emas produksi Antam sudah berada di angka Rp 332.000 per gram.

Seperti dikutip “nuga.co,” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Selasa pagi, harga emas batangan Antam turun menjadi Rp 532.000 per gram dari harga perdagangan akhir pekan lalu di Rp 534.000 per gram.

Begitu pula dengan harga jual kembali atau buyback emas Logam Mulia Antam turun dari Rp 474.000 per gram menjadi Rp 468.000 per gram.

Akibat penurunan yang terus menerus itu, maka kompisisi harga emas batangan yang di produksi Antam dalam berbagai ukuran hari ini, untuk 500 gram di patok harganya Rp 246.300.000, 250 gram : Rp 123.250.000, 100 gram : Rp 49.350.000 dan 50 gram : Rp 24.700.000.

Untuk ukuran yang lebih kecil, seperti 10 gram harga jualnya Rp 4.980.000, 5 gram : Rp 2.515.000 dan satu gram : Rp 532.000

Sebagaimana biasanya, untuk mereka yang bertransaksi pembelian emas batangan dengan datang langsung, PT Antam Tbk Jakarta membatasi pengunjung hingga maksimal 150 nomor antrean saja.

Di perdagangan global, harga emas jatuh dan mengalami penurunan bulanan pertama tahun ini, karena peningkatan prospek ekonomi Amerika Serikat, terkikis minat investasi dan membangkitkan selera untuk investasi pada aset berisiko.

Harga emas telah kehilangan sekitar USD100 per troy ons di 10 sesi, dari hit tertinggi enam bulan pada pertengahan Maret karena ketegangan geopolitik menurun. Rilis ekonomi AS yang lebih kuat dan komentar oleh Federal Reserve Janet Yellen Chair awal ini bulan ini, menjadi penyebab merosotnya harga emas.

Untuk kuartal tersebut, emas naik sekitar 6,5 persen setelah penurunan tajam pada 2013 mencapai 28 persen, kinerja tahunan terburuk dalam lebih dari tiga puluh tahun belakang.

“Saya pikir data ekonomi AS dan Eropa yang lebih kuat, dan kemungkinan perbaikan di pasar negara berkembang menjadi sentimen terhadap harga jual emas ke kuartal berikutnya,” kata analis senior US Bank Wealth Management Swasta, Robert Haworth, seperti dilansir dari Reuters, Selasa pagi.

Emas jenis Spot turun 0,7 persen menjadi USD1.283,81 per troy, setelah sebelumnya menyentuh USD1,282.04 per troy, level terendah sejak 11 Februari. Dan turun lebih dari 3 persen pada bulan tersebut.

Sementara emas berjangka AS, Comex Gold, untuk pengiriman Juni turun USD10,50 menjadi USD1,283.80 per troy ons, dengan volume perdagangan sekitar 40 persen di bawah rata-rata 30 hari perdagangan.

Di antara logam mulia lainnya, platina naik 0,6 persen menjadi USD1.411,55 per troy ons dan paladium naik 0,4 persen menjadi USD772,57 per troy ons, karena pemogokan buruh berlanjut di Afrika Selatan.

Komentar