Harga Emas Kembali Jungkir Balik

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 1 Oktober 2016 | 09:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Harga emas pada penutupan perdagangan di Comex Exchange, New York, hari ini Sabtu WIB, atau Jumat malam waktu Amerika Serikat, jungkir balik diterjang penguatan nilai sahamm bank Jerman Deutsche Bank.

Perhatian para investor kini kembali ke pasar saham dan meninggalkan pasar komoditas emas.

Seperti ditulis laman situs Marketwatch, Sabtu pagi WIB, 01 Oktober 2016,  sebenarnya harga emas secara bulanan masih naik, namun penurunan Jumat kemarin menghapus kenaikan secara kuartalan.

Emas untuk pengiriman Desember jatuh hampir satu  persen untuk menetap di US$ 1.317 per ounce.

Secara kontrak yang aktif secara bulanan, harga emas naik sekitar 0,4 persen dibanding bulan sebelumnya.

Namun secara kuartalan turun 0,3 persen menurut Factset data.

“Kuartal 3 adalah periode konsolidasi bagi emas setelah pergerakan cepat sejauh ini,” ujar Brien Lundin, editor dari Gold Newsletter dilansir dari Marketwatch.

Saham Deutsche Bank awalnya turun ke level terendah pada Jumat kemariin setelah adanya laporan menyebutkan bahwa banyak investor besar menarik dananya dari bank tersebut.

Namun, saham ban Jerman itu reli setelah JP Morgan melaporkan bahwa denda yang dikenakan Departemen Keadilan lebih rendah dari yang diperkirakan.

Reli tajam di bursa saham Amerika Serikat terutama Indeks Dow Jones Industrial Averange  juga menjadi alasan tertekannya  harga emas.

Pelaku pasar berlomba untuk mengalihkan portofolio investasi ke pasar saham dari logam mulia yang menjadi instrumen safe haven.

Selama ini emas memang dipandang sebagai instrumen penyelamat investasi di saat saham mengalami penurunan.

“Harga emas kemungkinan besar akan terus mengalami tekanan jelang libur nanti,” jelas Kepala Analis CMC Markets, Colin Cieszynski.”

“ Pelaku pasar saat ini sedang menimbang apakah masih tetap menaruh investasi di logam mulai atau mulai mengalihkan investasinya ke instrumen lainnya.

Harga emas terlihat tertekan sesaat setelah Bank Sentral Amerika Serikat memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan pada akhir tahun ini.

Kenaikan tersebut membuat pelaku pasar menjual kepemilikan emasnya sehingga harga emas jika diihitung sejak awal tahun telah turun .

Kenaikan harga emas sangat memberikan tekanan kepada komoditas terutama emas karena logam mulai tersebut tidak memberikan keuntungan bunga.

Keuntungan yang diperoleh dari logam mulia tersebut hanya kenaikan harga saja.

Komentar