Harga Emas Global Makin Tak Menentu

Penulis: Darmansyah

Kamis, 18 Juni 2015 | 11:15 WIB

Dibaca: 1 kali

Harga emas global makin tidak menentu karena dijepit dua isu besar perekonomian Amerika Serikat berupa, penguatan nilai tukar dollar terhadap sejumlah mata uang asing serta akan dinaikannya suku bunga oleh The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat.

Di dalam negeri, harga emas batangan yang diperdagangkan oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, hari ini, Kamis, 18 Juni 2015, berada di level Rp 556.000 ribu per gram

Sedangkan harga pembelian kembali atau dikenal dengan istilah “buyback)”logam mulia Antam berada di level Rp 501.000 per gram. Artinya, jika Anda menjual emas yang Anda miliki maka Antam akan membelinya di harga Rp 501 ribu per gram.

Antam tetap menjual ukuran emas dari satu gram hingga 500 gram. Hingga menjelang siang, Kamis, hari ini, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia. Hanya ukuran emas 500 gram yang sudah habis terjual.

Mengingat tingginya animo masyarakat, transaksi pembelian emas batangan yang datang langsung ke Antam dibatasi hingga maksimal seratus lima puluh nomor antrean per hari.

Antam mengeluarkan daftar harga emas yang dijualnya untuk semua pecahan. Untuk pecahan satu gram di jual Rp 556.000, 5 gram Rp 2.635.000, 10 gram Rp 5.220.000, 25 gram Rp 12.975.000, 50 gram Rp 25.900.0000, 100 gram Rp 51.750.000, 250 gram Rp 129.250.000 dan pecahan terbesar 500 gram di patok Rp 258.300.000.

Di pasar global, terutama emas berjangka pada divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun karena Federal Reserve AS diperkirakan membuat pernyataan tentang suku bunga setelah pertemuan kebijakannya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 4,1 dolar AS, dan berada di angka 1.176,80 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Emas berada di bawah tekanan karena investor mengantisipasi pengumuman dari bank sentral AS setelah pertemuan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal, di mana regulator akan memutuskan kapan untuk meningkatkan suku bunganya.

Kenaikan suku bunga menempatkan tekanan pada emas karena merupakan aset yang tidak mengenakan suku bunga.

Sementara The Fed tidak mungkin menaikkan suku bunga pada pertemuan ini, investor masih mengalihkan perhatian mereka kepada pernyataan bank sentral AS dan konferensi pers Ketua Fed Janet Yellen untuk petunjuk tentang kemungkinan waktu kenaikan suku bunga.

Analis awalnya percaya bahwa suku bunga bisa naik pada awal Juni, namun karena data pekerjaan yang lebih buruk dari yang diperkirakan pada Maret, ekonom kini memprediksi The Fed akan menaikkan suku untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade pada September.

Emas berhasil rebound setelah Federal Reserve menunjukkan bahwa suku bunga kemungkinan akan meningkat pada tahun ini dengan laju pengetatan moneter akan dilakukan secara bertahap.

Keadaan ekonomi AS lebih kuat dibanding pada bulan April dan akan membuat Federal Reserve AS tetap untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini. Namun, pertumbuhan 2015 yang direvisi turun, dan perkiraan tingkat pengangguran yang direvisi naik telah sedikit membatasi pertumbuhan.

Para pembuat kebijakan the Fed kembali mempertahankan suku bunga acuan hingga akhir 2015. Dolar jatuh terhadap mata 10 mata uang utama, meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai alternatif investasi.

Chair Fed, Janet Yellen mengatakan bahwa laju keuntungan pekerjaan telah meningkat tetapi sementara itu inflasi masih rendah pada tahun ini, pada sebuah konferensi pers di Washington.

Harga emas telah terjebak dalam tekanan bearish selama dua tahun terakhir di tengah inflasi yang rendah dan harga saham naik.

Texas akan membangun penyimpanan emas batangan, dan menginginkan satu miliar dollar logam emas untuk dipulangkan dari penyimpanan emas Federal Reserve di New York. Gubernur Texas, Greg Abbott telah menandatangani hukum, Bill HB 483, pada hari Jumat.

Abbott mengatakan langkah itu akan meningkat “untuk menjaga keamanan dan stabilitas cadangan emas serta menjaga uang pembayar pajak ketika meninggalkan Texas untuk membayar biaya penyimpanan emas di luar Texas.”

Ada perkembangan baru pada emas batangan.Di banyak negara Eropa, orang tidak dapat lagi membeli koin emas secara ritel. Toko hanya akan membeli tetapi tidak untuk menjual.

Bank yang sebelumnya menawarkan emas kepada umum telah ditutup di Spanyol. Jika seseorang meninggalkan Spanyol dan mengenakan banyak perhiasan, maka pemerintah akan menarik mereka ke samping untuk menimbang perhiasan apa pun yang mereka miliki.

logam mulia.com, reuter dan xinhua

Komentar