Harga Emas Bergerak Naik Sangat Tipis

Penulis: Darmansyah

Rabu, 11 Juni 2014 | 11:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah meluncur tipis dalam perdagangan selasa kemarin, hari ini, Rabu, 12 Juni 2014, harga jual emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk, meliuk kembali ke posisi awalnya dengan naik Rp 1.000 per gram

Kenaikan ini merupakan dampak dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap US Dollar selama tiga hari terakhir. Sedangkan gairah harga emas di perdagangan global masih saja “jomplang” karena ketiadaan isu untuk mengangkat harganya.

Hari ini, harga emas batangan Antam naik dibandingkan kemarin. Ini juga mempengaruhi harga pembelian kembali atau istilah kerennya “buyback”.

Seperti dikutip “nuga.co” dari situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu pagi, harga emas Antam tercatat Rp 530.000 per gram. Naik dibandingkan hari sebelumnya yaitu Rp 529.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga naik dari Rp 469.000 per gram menjadi Rp 470.000 per gram.

Kenaikan ini memengaruhi seluruh harga emas batangan Antam untuk semua pecaha. Untuk pecahan 500 gram Antam menjualnya dengan patokan harga Rp 245.300.000, 250 gram Rp 122.750.000, 100 gram Rp 49.150.000, 50 gram Rp 24.600.000 dan 25 gram Rp 12.325.000.

Untuk ukuran yang lebih kecil, 10 gram Antam menjualnya dengan harga Rp 4.960.000, 5 gram Rp 2.505.000, 4 gram Rp 2.004.000, 3 gram Rp 1.512.000, 2,5 gram Rp 1.265.500, 2 gram Rp 1.020.000 dan 1 gram Rp 530.000.

Sementara itu di pasar global harga logam jenis paladium harus turun dari level tertingginya ditengah spekulasi adanya keuntungan yang didukung oleh pemogokan yang terjadi selama lima bulan di Afrika Selatan.

Seperti dibertakan dari “Reuters,” Rabu pagi WIB, spot paladium turun USD2,30 per ounce menjadi USD849,70 setelah sempat naik ke level USD854 per ounce. Sedangkan spot emas berada di level USD1.259,50 per ounce.

Produser Platinum Lonmin segera menaikkan modalnya guna mempertahankan pertambangan yang berada di Afrika. Pemogokan yang terjadi merupakan pemogokan terpanjang dan termahal Afrika Selatan yang telah melumpuhkan operasi dan memangkas
pendapatan.

Produksi emas Rusia naik sebesar 29,7 persen dalam empat bulan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2013 karena produsen berjuang dengan harga yang lebih tinggi.

Sementara itu, comex gold hingga periode Agustus harus turun 0,02 persen ke USD1.259,90 per ounce, dan spot silver hingga Juli bergerak stabil di USD19,18.

Emas global naik tipis di atas USD1.250 per ounce, namun masih rentan mencatat kerugian sebagai imbas dari data pekerjaan AS yang positif, sehingga menahan daya tarik emas evagai alternatif investasi.

Seperti dibertiakan “Bloomberg” , pada hari ini tidak ada data ekonomi yang keluar, selain itu sejumlah negara di Eropa termasuk Jerman dan Prancis juga belum ada sentimen negatif. Sehingga volume perdagangan menjadi lebih sedikit.

“Emas saat ini berada di atas USD1250, hal tersebut didasarkan pada data, dan pelonggaran yang dilakukan ECB dipandang sebagai positif,” kata analis Societe Generale Robin Bhar.

Lebih lanjut, menurut Bhar, saat ini emas masih dalam tren turun dan kebijakan moneter AS bisa mengencangkan tren emas kembali.

Komentar