Emas Global Mengalami Penguatan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 11 Juni 2015 | 10:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Pergerakan emas berjangka naik lebih tinggi pada sesi ketiga berturut-turut pada Rabu waktu New York, , atau Kamis WIB, 11 Juni 2015, ketika investor melihat data ekonomi AS berikutnya akan menjadi petunjuk kapan waktu suku bunga AS dinaikkan oleh Federal Reserve.

Harga Emas melonjak lebih dari USD 10 pada, karena melemahnya dolar dan ketidakpastian terus-menerus atas Yunani yang membantu dan mendukung harga logam emas.

Kenaikan harga emas ini, didukung melemahnya dolar Amerika Serikat dan kekhawatiran atas krisis utang Yunani.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus menjadi US$ 1.186,60 per ounce.

“Ketidakpastian soal utang Yunani dan melemahnya dolar membantu harga emas hari ini, ada dukungan harga mencapai US$ 1.180,” ujar Bernard Sin, Wakil Presiden MKS SA, melansir laman Reuters.

Masalah utang Yunani dengan kreditor mempengaruhi harga emas dunia. Di mana, dikabarkan jika kreditor internasional telah gagal untuk menanggapi usulan terbaru tentang kesepakatan utang Yunani. Akibatnya, investor menumpuk taruhan mereka untuk pembelian emas.

“Kita bergerak lebih dekat dan lebih dekat, ketidakadanya kesepakatan untuk Yunani,” kata Kepala Analis AvaTrade Naeem Aslam.

PM Yunani, Tsipras terlibat dalam pembicaraan dengan Kanselir Jerman Merkel dan Presiden Prancis Hollande dengan harapan bahwa kesepakatan akan tercapai untuk mendapatkan dana bailout tambahan sebelum batas waktu 30 Juni.

Pembicaraan ketiga pemimpin Negara telah mendorong optimisme, tetapi yang menjadi pertanyaan apakah mereka dapat mencapai kesepakatan yang akan memuaskan pihak kreditor ?

Yakinlah meskipun kesepakatan akan tercapai dan dana bailout dilepaskan, hal tersebut hanya akan menjadi tendangan berikutnya karena Yunani hanya akan menggunakan dana talangan baru untuk melakukan pembayaran atas dana bailout sebelumnya.

Tragis memang dan orang-orang Yunani tidak menunggu untuk melihat bagaimana semuanya berakhir.
Dilaporkan, arus uang keluar dari bank Yunani melonjak pada Jumat yang merupakan batas waktu sebelumnya untuk kesepakatan Yunani.

ECB merespon dengan memberikan Yunani dana segar tambahan yang terbesar sejak Februari. Jelas itu merupakan krisis likuiditas yang buruk.

Unwinding lebih lanjut terjadi setelah Gubernur BoJ Kuroda mengatakan bahwa depresiasi lebih lanjut pada yen tidak mungkin terus terjadi.

Implikasinya adalah bahwa BoJ tidak akan memperluas program QQE. Kuroda mungkin hanya membantu sedikit untuk menenangkan Presiden Obama yang dikabarkan menyatakan keprihatinan tentang penguatan dolar pada KTT G-7.

Di sisi lain, pemberian imbal hasil US Treasury notes 10-tahun, bisa mendorong harga emas di bawah US$ 1.200.

Sebab emas yang tidak membayar bunga, sementara terjadi kenaikan pendapatan dari obligasi AS dan pasar lainnya dipandang sebagai hal negatif untuk logam mulia ini.

Rilis data ekonomi AS yang kuat, termasuk laporan peningkatan yang solid dalam pekerjaan, dan komentar terbaru dari para pejabat Federal Reserve menunjukkan kenaikan suku bunga kemungkinan berlangsung akhir tahun ini, telah mendorong emas ke level terendah sejak 19 Maret di posisi US$ 1.162,35 per ounce.

Suku bunga AS yang lebih tinggi akan meningkatkan biaya bagi pemegang emas dalam mata uang dolar.

Pedagang saat ini sedang menunggu rilis data penjualan ritel AS yang akan menjadi petunjuk lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi dan yang akan mempengaruhi kebijakan moneter The Fed

Di dalam negeri, emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini mengalami kenaikan Rp2.000. Harga emas produksi perusahaan Plat Merah ini berada di harga Rp555.000.

Untuk harga pembelian kembali atau dikenal dengan “buy back juga ) naik Rp1.000 menjadi Rp500.000.
Sementara itu harga emas 2 gram saat ini berada di harga Rp1.070.000 dengan harga Rp535.000 per gram, dan harga emas 2,5 gram banderol di Rp1.327.500 dengan harga per gram Rp531.000.

Harga emas 3 gram berada pada posisi Rp1.587.000 dengan harga per gram Rp529.000, emas 4 gram dijual Rp2.104.000 dengan harga per gram Rp526.000, emas 5 gram dijual Rp2.630.000 dengan harga per gram Rp526.000.

Harga emas 10 gram dipatok Rp5.210.000 dengan harga per gram Rp521.000, harga emas 25 gram dibanderol Rp12.950.000 dengan harga per gram Rp518.000, emas 50 gram dijual Rp25.850.000 dengan harga per gram Rp517.000.

Harga emas 100 gram dijual Rp51.650.000 dengan harga Rp516.500 per gram. Sedangkan emas 250 gram dijual pada harga Rp129.000.000 dengan harga penjualan per gram Rp516.000, dan harga emas 500 gram dijual Rp257.800.000 dengan harga jual per gram Rp515.600 namun sudah habis terjual.

logam mulia.com, reuter dan blooomberg

Komentar