Emas Antam Naik Rp 7.000 Per Gram

Penulis: Darmansyah

Kamis, 5 Desember 2013 | 11:40 WIB

Dibaca: 0 kali

Kilau harga emas di pasar domestik, terutama, yang diperadangkan PT Aneka Tambang atau Antam, Kamis, 05 Desember 2013, merangkak naik bersamaan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, dan bertengger pada angka Rp 532.000 per gram. Ini, berarti, harga jual emas batangan di Antam mengalami kenaikan Rp 7.000 untuk setiap gramnya, dibanding dengan harga sehari sebelumnya Rp 525.000 per gram.

Kenaikan harga emas batangan Anta mini tidak ada hubungannya dengan pergerakan harga emas di pasar global. Harga emas di pasar global mengalami penurunan terus karena dihambat oleh kebijakan The Federal, atau Bank Sentral AS, yang akan memangkas stimulus ekonomi pada awal tahun depan.

Nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp 12.000 per dollarnya, membuat harga emas terdongkrak. Sebelumnya selama dua hari Selasa dan Rabu, pekan ini, harga emas batangan Antam telah merosot secara akumulasi Rp 6.000 per gram.

Selasa, harga emas terpuruk Rp 5.000 per gram. Sedangkan Rabu turun lagi sebesar Rp 1.000 untuk setiap gramnya. Penurunan disebabkan harga di pasar global, terutama New York, sangat lemah dan para analis mengingat para investor untuk menjauhi pembelian emas karena tidak kompetitif dan tidak mendatang marjin.

Situs resmi Antam, “Logammulia.com,” , Kamis 05 Desember 2013, seperti dikutip “nuga.co,” menuliskan, untuk pem,belian kembali atau “buy back” emas milik Antam juga mengalami kenaikan menjadi Rp 470.000 per gram dari sebelumnya Rp 460.000.

Emas global kembali mengalami pelemahan, setelah reli short-covering di sesi sebelumnya. Emas terbebani kekhawatiran pemangkasan stimulus yang akan dilakukan oleh the Federal Reserve Amerika Serikat (AS), akibat data-data ekonomi yang menguat.

Seperti dikutip “nuga.co” dari kantor berita “Reuters,” Kamis siang, emas jenis Spot turun USD4,91 atau 0,4 persen menjadi USD1.238,30 per troys ons, setelah naik 1,6 persen pada sesi sebelumnya.

Data-data pekerjaan di sektor swasta AS, mencatat kenaikan pada November, dan menjadi kenaikan tercepat dalam satu tahun, industri pelayanan berkembang dengan kecepatan yang baik dan ekspor mencapai rekor tertinggi pada Oktober.

Investor khawatir data yang kuat bisa mendorong The Fed untuk mulai tapering dalam stimulus pembelian obligasi USD85 miliar per bulan awal bulan ini. Data pertumbuhan domestik bruto, dan data nonfarm payrolls akan menjadi kunci stimulus.

SPDR Gold Trust, emas terbesar di dunia dana yang diperdagangkan di bursa, mengatakan kepemilikan sahamnya jatuh 2,70 ton menjadi 838,71 ton.

Inilah daftar harga emas yang dirilis oleh Antam untuk pasar domestik, untuk harga jual emas ukuran satu gram: Rp 532.000, dua gram: Rp 2.515.000, sepuluh gram Rp 4.980.000, dua puluh lima gram Rp 12.375.000, lima puluh gram Rp 24.700.000, 100 gram: Rp 49.350.000, 250 gram: Rp 123.250.000 dan 500 gram: Rp 246.300.000.

Komentar