Dua Tahun Mendatang Aceh Akan Surplus Listrik

Penulis: Darmansyah

Kamis, 14 Februari 2013 | 12:19 WIB

Dibaca: 4 kali

ACEH akan mendapat tambahan pasokan listrik di tahun 2016 sebesar 86, 4 megawatt  bersamaan dengan selesainya pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Peusangan. Tambahan pasokan ini akan bertambah lagi bila realisasi kerjasama pembangunan panas bumi di Seulawah dan Sabang bisa dilanjutkan dengan pembangunan infrastrukturnya.

Sebelumnya, Aceh juga telah mendapat suplai listrik dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Suaq Puntong, Nagan Raya, sebesar 2×60 megawatt. PLTU Suaq Puntong beberapa waktu lalu telah menyuplai ke jaringan interkoneksi Aceh  listriknya lewat gardu induk Meulaboh

Selain itu kelistrikan Aceh juga akan menerima  pasokan dari turbin Arun, dan dengan tambahan itu  kemandirian Aceh di bidang energi tidak akan lagi tergantung dari pembangkit di Sumatara Utara. Besarnya daya listrik terpasang dalam tiga tahun mendatang  memungkinkan ekonomi Aceh berkembang cepat dan  menjadi incaran investor yang selama ini terkendali dengan ketersediaan listrik

PT PLN yang dalam rilisnya kemarin mengatakan,  akan  segera membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di sungai Peusangan, Aceh Tengah, Propinsi Nangroe Aceh Darussalam dengan sumber dana pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Dengan PLTA Peusangan unit 1 dan unit 2 dengan kapasitas 2 x 22,1 Megawatt dan 2 x 21,1 MW ini, PLN akan mendapatkan energi listrik sekitar 323 GWh per tahun. PLTA Peusangan ini direncanakan beroperasi pada 2016 mendatang.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji menyatakan, meskipun proyek PLTA Peusangan ini memiliki kapasitas daya tergolong kecil dengan panjang jaringan transmisi yang relatif pendek bila dibanding dengan proyek lain yang sejenis di pulau Sumatera, Kalimantan atau Sulawesi, namun sangat besar artinya bagi Aceh dan penduduk Aceh.

“Proyek ini sebagai kepedulian PLN kepada Aceh. Juga menunjukan perhatian PLN terhadap pembangunan di Aceh,” kata Nur dalam rilis yang diterima Tempo, Rabu 13 Februari 2013.
Kerja sama pembangunan Jaringan Transmisi 150 kV dan Gardu Induk untuk PLTA Peusangan ini telah dilakukan Nur Pamudji bersama wakil Joint Venture of PT Balfour Beatty Sakti Indonesia – PT Karunia, Erick Purwanto, di kantor pusat PLN, Rabu 13 Februari 2013.

Energi listrik yang dihasilkan dari PLTA Peusangan ini akan dialirkan ke Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sumatera Utara dan Aceh melalui Gardu Induk (GI) Takengon dan GI Bireun. Dalam pelaksanaannya, proyek PLTA Peusangan ini akan dibagi dalam beberapa paket pekerjaan (Lot), yaitu Pekerjaan Civil, Pekerjaan Metal, Pekerjaan Elektromekanikal, Pekerjaan Jaringan Transmisi 150 kV dan Gardu Induk.

Selanjutnya, Nur menjelaskan PLN akan membangun jaringan transmisi di wilayah selatan, utara, dan timur Aceh termasuk bagian tengah Aceh. PLN akan mengelilingi kota-kota di Aceh dengan jaringan transmisi. Sehingga PLN dapat memasok listrik ke Aceh secara handal dan efisien. “Saya menaruh perhatian besar terhadap proyek ini karena ini proyek strategis untuk Aceh dan Sumatera Utara,” kata Nur Pamudji.

Pekerjaan jaringan transmisi dan Gardu Induk ini rencananya akan diselesaikan dalam waktu 30 bulan. Beberapa pekerjaan tersebut meliputi transmisi 150 kV Peusangan – Bireun sepanjang 64 km, transmisi 150 kV Peusangan – Takengon sepanjang 14 km, perluasan Gardu Induk Bireun, dan pembangunan baru Gardu Induk Takengon. “Semoga sebelum 30 bulan kita sudah bisa menyelesaikan proyek ini karena sangat penting bagi PLN. Dan supaya pembangkit listrik (PLTA) yang mungkin selesai dalam 2 tahun ini siap mengalirkan listriknya ke Banda Aceh,” ungkap Managing Director PT Balfour Beatyy Sakti Indonesia, Erick Purwanto.

Sebelumnya, PLN juga telah melakukan kesepakatan kontrak pekerjaan metal (metal work) PLTA Peusangan dengan Joint Operation Wika-Amarta pada 13 Februari 2012. Pekerjaan metal tersebut dibutuhkan untuk menyinkronkan pekerjaan metal dengan pekerjaan lainnya seperti pekerjaan civil dan elektromekanikal agar didapatkan kualitas yang lebih baik. Pekerjaan ini sendiri meliputi mengerjakan pintu air, penstock, serta beberapa pekerjaan lainnya.

Komentar