Dua Hari, Emas Lompat Rp 12.000 Per Gram

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Januari 2015 | 14:50 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah ditandai dengan pengurasan nilai jual sepanjang tahun 2014, hari Selasa dan Rabu, pekan ini, harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, melakukan lompatan dengan mencatatkan kenaikan sebesar rp 12.000 per gram.

Kenaikan ini berurutan selama Selasa, 06 Januari dan Rabu, 07 Januari 2015, masing-masing Rp 5.000 per gram dan Rp 7.000 per gram. Dengan kenaikan beruntun ini maka harga emas sudah bertengger pada angka Rp 537.000 per gram. Berarti sudah melewati batas harga psikologisnya, Rp 530.000 per gram.

Kenaikan ini sangat signifikan.

Suluh Wicaksono, Analis Millenium Penata Futures, mengatakan harga emas dunia memang ‘melompat’ dari sebelumnya di kisaran US$ 1.170 per troy ons menjadi US$ 1.222 per troy ons.

“Harga naik cukup tajam dalam dua hari ini,” ujarnya, Rabu, 07 Januari 2015, tentang lompatan besar harga emas di dalam negeri.

Menurut Suluh, kenaikan harga emas disebabkan oleh efek awal tahun. Jelang akhir tahun lalu, harga emas sudah terkoreksi cukup tajam sehingga investor mengambil posisi beli.

Selain itu, lanjut Suluh, lonjakan harga emas juga tidak lepas dari penurunan harga minyak. “Investor pindah ke instrumen safe haven, yaitu emas. Kenaikan permintaan membuat harga emas naik,” tuturnya.

Harga emas juga terdongkrak karena belum jelasnya keputusan kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserves.

“Keputusannya masih mengambang, dan sepertinya investor sudah tidak sabar kemudian ambil posisi terlebih dulu,” katanya.

Dari faktor fundamental, itu kenaikan harga emas juga didukung oleh permintaan yang tinggi di Tingkok jelang hari raya Imlek. Tiongkok sendiri merupakan salah satu konsumen emas terbesar di dunia, sehingga peningkatan permintaan di Negeri Tirai Bambu bisa mempengaruhi pergerakan harga.

Oleh karena itu, harga emas masih akan kinclong setidaknya sampai Imlek pada Februari mendatang.

“Harga di US$ 1.200 per troy ons mungkin bisa menjadi level support sampai Imlek. Mudahan-mudahan bisa bertahan,” ucapnya.

Hari ini, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu pagi tercatat Rp 537.000 per gram. Naik dibandingkan perdagangan sebelumnya yaitu Rp 530.000 per gram.

Sedangkan harga buyback emas Logam Mulia Antam juga naik dari Rp 480.000 per gram menjadi Rp 487.000 per gram.

Untuk penjuaaqlan emas ukuran 5 gram Antam melepasnya dengan harga Rp 2.540.000, ukuran 10 gram Rp5.030.000, ukuran 25 gram Rp12.500.000, ukuran 50 gram Rp24.950.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.850.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp124.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp248.800.000.

Adapun harga beli kembali emas Antam hari ini juga dipatok pada level Rp 487.000 per gram, atau naik Rp7.000 dibandingkan dengan level transaksi sebelumnya

Di pasar global, harga emas menguat untuk ketiga kalinya pada penutupan perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB, di Bursa New York, Amerika Serikat. Kenaikan harga emas didukung oleh lonjakan permintaan logam mulia untuk investasi safe haven di tahun baru, seiring peningkatan risiko saham dan aset lainnya.

Seperti diberitakan Marketwatch, Rabu 7 Januari 2015, harga kontrak emas untuk pengiriman Februari ditutup naik US$15,40 ke level US$1.219 per ounce pada sesi Selasa di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Pasar saham AS melemah dengan mencatat indeks S&P 500 turun hampir 3 persen sepanjang transaksi awal tahun baru 2015. Kejatuhan saham-saham AS dikarenakan investor khawatir mengenai penurunan harga minyak yang terus menerus berlangsung serta isu kemungkinan Yunani keluar dari zona euro.

Analis menyebutkan bahwa bersamaan atas situasi yang menggelisahkan di pasar saham itu, emas telah mencetak kenaikan 3 persen pada tahun baru ini.

“Modal terus beralih ke investasi safe haven untuk pertahanan, meninggalkan pasar saham yang berisiko,” ujar Collin Cieszynski, analis dari CMC Markets.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. Reli harga emas di tahun baru berlanjut menjelang rilis pada pekan ini mengenai data ekonomi terkait rekrutmen tenaga kerja AS bulan Desember.

Pada sesi sebelumnya, harga emas rebound dalam perdagangan yang fluktuatif. Namun, kinerja emas yang cukup positif untuk mengawali transaksi di tahun baru ini tidak cukup untuk menutup kerugian minggunya pada pekan lalu. Pada Jumat akhir pekan lalu tercatat emas menutup tahun dengan kerugian mingguan sebesar satu setengah persen.

Komentar