Antam Lebihi Target Penjualan Emasnya

Penulis: Darmansyah

Rabu, 9 Oktober 2013 | 16:32 WIB

Dibaca: 0 kali

PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengakui, hingga saat ini, penjualan emasnya sudah mencapai sekitar 7,6 ton. Penjualannya tersebut sudah melebihi dari angka target penjualannya yang sebesar 6 ton.

“Sampai hari ini kita sudah jual sekitar 7,6 ton, itu sudah melampaui target dari target awal, itu kitakan sebelumnya 5 ton, terus kita naikkan jadi 6 ton, terus naikkan lagi 6,5 ton, ini sudah dari hasil evaluasi,” ujar General Manager Logam Mulia Bisnis Unit Head Dody Martimbang di Kantor Pusat Antam.

Dia menjelaskan, peningkatan penjualan emas ini seiring dengan kapasitas pabrik yang belakangan ini terus meningkat dalam produksinya. Sehingga melihat itu penjualan emas sampai saat ini melebihi target penjualan yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kapasitas pabrik masih bisa kita tingkatkan lagi, dari animo masyarakat untuk pembelian emas, untuk prediksi penjualan tahun ini, sampai bulan juli kemarin saja itu sudah menyamai level penjualan akhir tahun lalu yang sebesar 6 ton,” tukasnya.

Sementara itu dia berharap, sampai akhir tahun penjualan emasnya bisa diatas angka penjualan yang sampai saat ini sebesar 7,6 ton. “Melihat kondisi sekarang, saya yakinlah penjualan kami bisa sampai di atas itu, karena produksi kita masih bisa ditingkat lebih lagi,” tutup dia

Harga emas kembali mengalami kenaikan setelah mengalami peningkatan sebesar 1 persen pada sesi sebelumnya. Hal ini muncul sebagai imbas dari shutdown pemerintah AS yang telah memasuki minggu kedua.

Saat ini pun, pemerintah kembali melakukan negoisasi dengan kongres untuk menaikkan plafon utang nasional dan mengirim dolar mendekati posisi terendah selama delapan bulan terakhir.

Seperti yang dilansir Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD1.323,34 per ons setelah sebelumnya naik 0,8 persen pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, platinum sendiri melonjak untuk hari ketiga di tengah kekhawatiran serangan ranjau tengah berlangsung di Afrika Selatan bisa menghambat pasokan.

Di sisi lain, secercah harapan muncul dalam kebuntuan anggaran AS. Senin lalu, Presiden Barack Obama mengatakan ia akan menerima peningkatan pinjaman jangka pendek dalam otoritas bangsa untuk menghindari default.

Saat ni, AS sendiri memiliki batas waktu hingga 17 Oktober untuk menaikkan pinjaman sebesar USD16,7 triliun. Kegagalan untuk mencapai kesepakatan akan mendorongnya menuju standar belum pernah terjadi sebelumnya dan mengacaukan dunia pasar.

Hari ini, Rabu, penjualan emas PT Aneka Tambang Tbk mengalami penurunan harga Rp1.000 per gram. Untuk satu gramnya Antam menjual dengan harga Rp535.000 per gram dibandingkan kemarin Rp536.000 per gram.

Melansir situs Logammulia, harga beli kembali emas produksi perusahaan milik negara ini dipatok di harga Rp476.000 per gram atau turun Rp1.000 dibandingkan sebelumnya sebesar Rp476.000.

Sementara untuk emas 2 gram dibanderol Rp1.030.000 atau Rp515.000 per gram. Emas ukuran 2,5 gram dijual Rp1.277.500 per bar, dengan harga per gram Rp511.000. Emas 3 gram dihargai Rp1.527.000 per bar, dengan harga per gram Rp509.000.

Emas ukuran 4 gram dijual Rp2.024.000 per bar, dengan harga per gram Rp506.000. Emas 5 gram dibanderol Rp2.530.000 per bar atau Rp507.000 per gram. Emas 10 gram dijual Rp5.010.000 juta per bar atau Rp501.000 per gram.

Emas 25 gram dijual Rp12.450.000 atau Rp498.000 per gram. Emas 50 gram Rp24.850.000 per bar atau Rp497.000 per gram. Sementara emas ukuran 100 gram dibanderol Rp49.650.000 per bar atau Rp496.500 per gram.

Komentar