YouTube Bersih-bersih Konten Paedofil

Penulis: Darmansyah

Kamis, 23 November 2017 | 10:26 WIB

Dibaca: 0 kali

YouTube janji makin serius memerangi konten yang mengeksploitasi anak pada mediumnya.

Media sosial berbasis video milik Google itu mengumumkan akan lebih tegas menyikapi konten paedofil dan lain-lainnya yang mengganggu publik.

Pengumuman YouTube memerangi konten yang membahayakan anak itu muncul kemarin setelah selalu dikritik buta atas merebaknya konten paedofil.

Dalam pengumuman yang dikutip Crimeonline, Kamis 23 November, Wakil Presiden Manajemen YouTube, Johanna Wright, mengatakan pihaknya selalu bersikap keras atas konten penganiayaan dan pelecehan anak.

Wright menuturkan, kini YouTube sudah menghapusi konten yang mengancam anak, tak peduli latar belakang atau niatan unggahan konten tersebut.

Untuk memperkuat penindakan konten yang menyerang anak, YouTube mengungkapkan sudah mengubah ketentuan pedoman.

“Dalam beberapa pekan terakhir ini, kami memperluas penegakan pedoman konten kami, dengan menghapus konten yang berisi anak di bawah umur yang bisa membahayakan anak,” ujar Wright dalam postingan di blog YouTube.

Penguatan pedoman konten yang melindungi anak pada YouTube yakni penerapan pedoman yang lebih ketat dan penegakan lebih cepat melalui teknologi, menghapus iklan dari video tak pantas yang menargetkan keluarga maupun anak-anak, memblokir komentar yang tak pantas pada video yang berisi anak di bawah umur.

Selain itu, memberikan panduan bagi pembuat konten keluarga, kemudian melibatkan pakar maupun ahli dalam upaya pengawasan konten anak.

“Dalam sepekan terakhir, Wright mengatakan YouTube telah menghentikan lebih dari 50 saluran dan menghapus ribuan video sesuai dengan pedoman konten kami, dan kami akan terus bekerja cepat menghapus tiap hari,” jelasnya.

Salah satu saluran YouTube yang dihapus yakni saluran Toy Freaks. Saluran ini mengunggah berbagai video yang menunjukkan seorang ayah menyiksa anak perempuannya.

Selain itu, YouTube juga mengatakan mereka telah memperkuat algoritma mereka untuk mencabut monetisasi lima ratus ribu video yang berisi karakter ramah keluarga tapi menunjukkan perilaku kekerasan, seksual dan tindakan ofensif lainnya

Selain itu kanal YouTube juga telah  menghapus iklan pulau wisata yang dibuat oleh sebuah perusahaan Kolombia. Iklan yang menjual pulau seks itu dianggap terlalu vulgar.

Pulau yang dirujuk sebagai pulau seks itu berada di wilayah pantai Kartagena.

Iklan tersebut menawarkan prostitusi dengan nama Good Girl Company berjumlah enam puluh wanita untuk paket tiga puluh orang pria.

Paket itu ditawarkan untuk dua puluh empat jam dengan tajuk “pengalaman liburan pulau seks”.

Dilansir dari laman Independent, iklan dimulai dengan video para pria di penerbangan mereka kemudian menuju pulau.

Diterakan harga-harga paket sejak di bandara hingga di kapal pesiar. Sementara para perempuan berjumlah enam puluh  orang sudah bersiap menyambut mereka dengan bikini.

Iklan ini dianggap tak pantas karena mempromosikan prostitusi dan juga obat terlarang. Dalam video dituliskan kutipan “drug friendly”. Apalagi semboyan iklan itu, “Liburan dengan seks dan narkoba tanpa batas.”

Meskipun Kolombia melegalkan prostitusi, namun iklan itu dianggap YouTube tidak seharusnya diedarkan secara luas.

Selain paket perjalanan, diterakan pula harga paket layanan seks seperti threesomes dan paket olahraga seperti golf.

Selain itu pula YouTube Go kini bisa diunduh melalui play store secara gratis

Aplikasi ini benar-benar dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang bermasalah dengan kuota internet.

Untuk itulah, YouTube Go menyediakan fitur Kontrol Data di dalamnya.Itu fitur paling utamanya. Jadi, saat kita klik dan menonton video pilihan kita, maka muncul pilihan jumlah byte yang ingin dipakai.

Ketika mengklik sebuah video, nanti muncul pilihan mau nonton  dengan kualitas standar.

Kemudian, ada pilihan ‘putar’ atau ‘download’. “So, the control is yours. Kalau dulu kita nggak tau video ini akan menghabiskan berapa MB.

YouTube Go juga bisa digunakan dalam offline mode first. Artinya, pengguna bisa mengunduh dan menyimpan video terlebih dahulu sebelum diputar secara online.

Selain itu, pada aplikasi ini juga tersedia fitur preview yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui konten apa saja yang disajikan dari video pilihannya, sebelum menonton.

Dengan adanya fitur pelengkap ini, Fibri berharap, pengguna bisa lebih efektif dalam menggunakan kuota.

Terkadang kita lihat isi dan judul video nggak nyambung. Padahal, selama itu pula sudah menghabiskan banyak kuota.

Dengan ‘preview’ kita bisa intip apa saja yang akan ditampilkan dari video itu

Komentar