WhatsApp Tiru Fitur Video Snapchat

Penulis: Darmansyah

Jumat, 17 Februari 2017 | 15:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah Instagram diejek sebagai tukang jiplak Snapchat, kini giliran WhatsApp yang dicibirkan sebagai tukang tiru fitur di aplikasi yang sama.

Facebook sepertinya benar-benar mengidolakan kemampuan Snapchat yang memungkinkan pengguna membagi foto dan video pendek untuk kemudian lenyap setelah dua puluh empat jam,” itulah ejekan dari laman situs “betainfo,” Jumat, 17 Februari 2017.

Instagram dan WhatsApp adalah dua anak perusahaan Facebook.

Tak cukup satu, WhatsApp yang juga berada di bawah Facebook pun kabarnya akan dibenamkan fitur serupa.

“Anda sekarang bisa membagi foto dan video kepada kontak, yang akan hilang setelah dua puluh empat jam,” begitu tertera pada screenshot WhatsApp Status di platform iOS,

Menurut ‘betainfo”, penyematan fitur serupa Snapchat ada pada pembaruan aplikasi WhatsApp versi beta  untuk sistem operasi iOS.

Tak dijelaskan lebih lanjut apakah pengguna Android bakal kebagian pembaruan beta yang serupa atau tidak.

Yang jelas, dikarenakan versi itu masih berbentuk beta, maka hanya sebagian kecil pengguna iOS beruntung yang bisa menjajalnya.

Jika fitur ini benar-benar ada di WhatsApp, sepertinya Facebook benar-benar menyulut api perang pada Snapchat. Setidaknya tunangan bos Snapchat yang tak lain adalah supermodel Miranda Kerr bakal makin terusik.

Kerr beberapa saat lalu mencak-mencak kepada Facebook karena merilis fitur Instagram Stories yang identik dengan Snapchat.

Menurut dia, Facebook tak bisa berinovasi dan cuma mencontek ide sang kekasih, CEO Snapchat Evan Spiegel.

“Saya heran bagaimana mereka bisa tidur setiap malam,” kata Kerr.

Sebelumnya WhatsApp telah meluncurkan sebuah fitur hebat  untuk mencari tahu, siapa teman yang sedang berada di dekat mereka dalam radius tertentu.

Fitur radar teman di WhatsApp ini pertama kali terendus di WhatsApp beta untuk iOS. Menurut rumor, versi ini bakal dirilis untuk umum dalam waktu beberapa minggu atau satu bulan ke depan.

Bocoran yang ada menyebut fitur itu diberi nama Live Location. Fitur ini akan aktif di dalam grup percakapan WhatsApp, sehingga diharapkan mempermudah mencari teman bila sedang janjian di suatu tempat.

Nampaknya, fitur ini tidak akan dibuat sebagai fitur standar, mengingat sifat informasi lokasi ini adalah privat dan tidak semua orang boleh mengetahuinya.

Pengguna akan disuguhi pilihan apakah mereka ingin mengaktifkan Live Location ini atau tidak. Mereka bisa melakukannya di menu Settings.

Pengguna yang ingin memancarkan lokasinya juga bisa membuat mereka bisa terlihat dalam jangka waktu tertentu, seperti 1 menit, 2 menit, atau 5 menit.

Fitur ini disebut-sebut sepaket dengan kemampuan mengedit dan menarik pesan yang telah dikirim. Fitur ini sebelumnya sudah ramai diperbincangkan.

Belum diketahui secara pasti kapan WhatsApp bakal merilis fitur Live Locations ini untuk umum. Yang pasti, nampaknya pengguna iOS bakal menikmatinya lebih dahulu.

Fitur lain yang tak kalah mengasikkan dari WhatsApp adalah fitur anti keceplosan

Pernah salah mengirim pesan di WhatsApp dan berharap bisa menariknya kembali? WhatsApp kabarnya sedang menyiapkan fitur yang memungkinkan hal tersebut.

Keberadaan fitur “anti-keceplosan” bernama Recall itu diketahui lewat WhatsApp versi beta di platform Android. Belakangan beredar screenshot yang mengklaim menunjukkan cara kerjanya dalam aplikasi.

Untuk memakai fitur penarikan pesan, pengguna WhatsApp disebut cukup memilih pesan dimaksud dalam percakapan, lalu memilih opsi untuk menariknya.

Penarikan hanya bisa dilakukan terhadap pesan yang sudah terkirim, tetapi belum dibaca oleh penerima (ditandai dengan dua tanda centang berwarna biru).

Selain itu, ada juga fitur penyuntingan pesan yang memungkinkan pengguna menyunting (edit) pesan terkirim.

Seperti fitur penarikan, kemampuan menyunting pesan ini kabarnya hanya berlaku untuk pesan yang sudah terkirim, tetapi belum dibaca.

Fitur recall dan editing pesan,  disinyalir sudah terdapat dalam WhatsApp versi beta di Android.

Namun, keduanya dimatikan secara default sehingga harus dinyalakan secara manual oleh pengguna.

Belum jelas kapan WhatsApp akan meresmikan fitur recall dan editing pesan di aplikasinya. Layanan sejenis macam Telegram dan BBM diketahui sudah lebih dulu menerapkan fitur serupa.

Komentar