Tren Digital Mobile Naik Melonjak

Penulis: Darmansyah

Minggu, 29 Mei 2016 | 10:44 WIB

Dibaca: 1 kali

Perkembangan tren digital makin mengarah ke mobile, pengguna semakin banyak mengakses aneka produk dan layanan melalui perangkat genggam yang didominasi oleh iOS dan Android.

Sementara itu, platform Windows Phone besutan Microsoft terus menurun hingga pangsa pasar globalnya menyusut seperti laporan terakhir dari lembaga riset Gartner.

Tapi Microsoft mengaku tak risau.

CEO Microsoft Satya Nadella menekankan pihaknya tak berfokus pada aspek perangkat keras dalam tren mobility yang tengah mengemuka.

“Kami berkonsentrasi pada mobilitas manusia, bukan perangkatnya.

Misalnya lewat teknologi platform cloud yang memungkinkan pengguna bekerja dari mana saja,” kata Nadella saat berbicara di panggung acara.

Direktur Developer Experience and Evangelism Group Microsoft Indoneia, Anthonius Henricus mengakui bahwa pihakya memang tak memfokuskan diri ke smartphone, lantaran melihat bahwa perangkat lunak bisa lebih memberdayakan untuk pengguna.

“Makanya Satya  tadi bilang bahwa sudah bukan zamannya bikin perangkat yang mobile, tapi device yang bikin orang bisa mobile,” ujar Anthonius.

Ditambahkan oleh Anthonius, ranah mobile yang dikuasai oleh iOS dan Android tetap menyediakan peluang untuk Microsoft karena layanan-layanan mobile raksasa software ini bersifat multiplatform alias bisa diakses semua pengguna gadget, baik yang berbasis Windows Phone, iOS, maupun Android.

Kebijakan multiplatform itu disebutnya juga menguntungkan bagi para developer Microsoft karena bisa menyalurkan produk atau layanannya ke tiga platform sekaligus.

Sebagai gambaran dari upaya multi-platform Microsoft, Anthonius  mencontohkan rencana akuisisi Xamarin, penyedia platform development yang disebutnya bakal mempermudah pengembang untuk membikin aplikasi untuk Windows Phone, Android, dan iOS sekaligus dalam satu kali coding.

“Jadi, bukan soal operating system, tapi aplikasi yang berjalan di atas OS-nya. Di situlah fokus kami. Bukan cuma memudahkan pengguna, namun juga developer,” pungkas Anthony\

Data terbaru dari firma riset Gartner yang dirilis minggu lalu menunjukkan bahwa angka penjualan ponsel secara global mengalami, dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Pangsa pasar global platform Android dan Apple ikut tercatat naik

Namun, sebagaimna dirangkum PC World, hal sebaliknya terjadi pada platform Windows Phone dan BlackBerry yang masing-masing menurun drastis.

Dengan kata lain, Windows Phone dan BlackBerry hampir “lenyap” dari pasaran smartphone dengan pangsa pasar gabungan keduanya kurang dari satu persen.

Keduanya mencatat penurunan pangsa pasar yang signifikan dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

Laporan IDC mengenai kondisi terakhir Windows Phone dan BlackBerry ini datang di tengah-tengah pemberitaan soal rencana Microsoft menjual bisnis feature phone ke anak perusahaan Foxconn minggu lalu.

Dari segi pabrikan smartphone, Samsung tercatat masih menguasai pasaran smartphone

Di bawahnya menyusul Apple

Tatanan lima besar pabrikan smartphone berubah dengan masuknya nama vendor China, Oppo, pada urutan keempat setelah Huawei. Oppo mencatat kenaikan

Persis di bawahnya ada Xiaomi yang juga berasal dari Negeri Tirai Bambu. Ketiga vendor China ini  menguasai pangsa pasar gabungan sebesar tujuh belas persen.

Vendor China lain, Lenovo, yang tahun lalu masih masuk urutan lima besar, tahun ini bahkan tidak termauk dalam daftar sepuluh besar menyusul penurunan penjualan sebesar tiga puluh tiga persen.

Komentar