Langkah “Mainkan” Video Call WhatsApp

Penulis: Darmansyah

Rabu, 16 November 2016 | 10:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Video Call di aplikasi WhatsApp memang sudah datang.

Sudah terpasang di Android dan iOs.

Tapi, belum semua pengguna bisa menjajalnya karena dibutuhkan beberapa langkah untuk meraih fitur mengasikkan itu.

Di Indonesia , fitur itu juga sudah bisa dinikmati mulai Rabu pagi WIB, 16 November 2016.

Dan untuk melakukan panggilan video, kedua kontak harus memperbarui aplikasi ke versi terbaru lebih dahulu.

Jika tidak?

WhatsApp akan menampilkan pesan error yang menyatakan kontak belum memperbarui aplikasi.

Bagi  pengguna iOS sudah ada pembaruan  dari WhatsApp  khusus mereka yang memiliki fitur baru video call tersebut.

Sementara itu, pengguna Android bakal menemukan fitur panggilan video melalui WhatsApp versi lainnya.

Untuk memulai panggilan video, pilih kontak yang diinginkan dari daftar kontak yang dimiliki.

Setelah itu, di layar percakapan dengan kontak, akan ditampilkan menu untuk melakukan video call atau voice call di pojok kanan atas.

Ada sedikit perbedaan desain panggilan video antara WhatsApp versi Android dan iOS. Yang pasti, desain keduanya sama-sama sederhana.

Sementara, untuk versi iOS, ada dua ikon yang tersedia di pojok kanan atas nama kontak. Ikon pertama menampilkan gambar video, sedangkan ikon kedua merupakan gambar gagang telepon.

Untuk melakukan panggilan video, tekan saja ikon video tersebut. Dan gagang telepon dipakai untuk melakukan voice call.

Menurut laman situs “techno net,”  langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memulai video call adalah  dengan meng “update WhatsApp ke versi terbaru di Android dan iOS.

Kemudiannya pilih kontak yang diinginkan dari daftar dan selanjutnya tekan tombol video call/voice call di pojok kanan atas

Bagi pengguna Android, menu baru akan muncul untuk memilih voice call atau video call

Panggilan video tidak bisa dilakukan di percakapan grup.

Selain itu, video call WhatsApp juga tidak mendukung percakapan dengan lebih dari dua orang, atau conference call layaknya Skype.

Pengalaman KompasTekno, gambar dan suara dari panggilan video call WhatsApp cukup baik. Tentu saja kualitas koneksi data berperan untuk urusan kualitas ini.

Panggilan video sendiri merupakan fitur yang paling ditunggu-tunggu oleh pengguna WhatsApp.

Panggilan suara sudah tumbuh secara cepat, dan panggilan video merupakan permintaan teratas dari komunitas kami.

Kehadiran video call di WhatsApp sendiri akan bersaing dengan aplikasi dengan kemampuan serupa, seperti Google Duo dan Skype.

Aplikasi chatting lain, misalnya Line dan WeChat, juga sudah dilengkapi fitur seperti ini.

Sebelumnya video call ini hanyadirilis secara terbatas sebagai beta

Dan akhirnya  WhatsApp resmi menghadirkannya di aplikasi chatting WhatsApp secara luas.

Di Indonesia  kehadiran WhatsApp dengan panggilan suara  tampaknya masih bertahap di perangkat berbasis Android.

Sebagian pengguna melaporkan sudah kedatangan fitur video call di perangkatnya, sebagian lagi belum di perangkat yang berbeda.

Namun, mengingat sudah banyak perangkat yang kebagian, seharusnya tidak butuh waktu terlalu lama sebelum versi baru itu hadir di semua perangkat.

Kehadiran resmi fitur video call diumumkan oleh pihak WhatsApp lewat blog resminya.

Fitur tersebut sengaja dihadirkan sebagai pelengkap panggilan suara (voice call) dan pengiriman teks yang sudah hadir terlebih dahulu.

“Kami memperkenalkan fitur ini karena kami tahu bahwa terkadang suara dan teks saja tidak cukup,” tulis pihak WhatsApp.

“Selama beberapa tahun belakangan, kami menerima banyak permintaan dari pengguna untuk fitur panggilan video, dan kami dengan senang akhirnya merilis fitur tersebut ke dunia,” lanjutnya.

Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook, perusahaan induk pemilik WhatsApp, juga turut mengumumkan kehadiran fitur video call WhatsApp melalui posting di laman Facebook pribadinya.

“Hari ini kami membawa panggilan video ke WhatsApp. Panggilan suara sudah tumbuh secara cepat, dan panggilan video merupakan permintaan teratas dari komunitas kami,” tulis Zuckerberg.

Komentar