Ketika Cloud Hadir Lebih Aman

Penulis: Darmansyah

Senin, 21 November 2016 | 15:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Cloud Exchange dan Performance Hub telah hadir untuk mengimplementasikan aplikasi-aplikasi penting sebagai  sebuah hasil kerjasama F5 Networks dengan Equinixaru

Seperti ditulis laman situs “tcchno,” Senin, 21 November 2016, solusi ini mampu mengimplementasikan aplikasi-aplikasi penting dalam berbagai infrastruktur publik dengan keamanan, ketersediaan, dan performa terdepan.

Migrasi beban kerja implementasi teknologi informasi ke cloud menjanjikan keuntungan yang signifikan, tetapi dapat menimbulkan tekanan yang tidak diinginkan oleh fungsi manajemen, keamanan, dan operasional.

Dan inilah yang melatarbelakangi kolaborasi F5 dengan Equinix.

Kemitraan komprehensif antara F5 dengan Equinix dengan memanfaatkan Equinix Cloud Exchange dan Performance Hub memberikan dukungan akses yang lebih baik untuk layanan penyediaan aplikasi dan keamanan.

Melalui Equinix Cloud Exchange, F5 menyediakan akses langsung bagi layanan-layanan cloud-nya, dengan memotong jalur Internet publik, sehingga menghasilkan performa dan keamanan yang lebih baik.

Dengan kombinasi F5 cloud gateway dan Equinix Performance Hub, pelanggan dapat memanfaatkan model interkoneksi hibrid yang menghasilkan konektivitas kecepatan tinggi dan latensi rendah antara berbagai penyedia cloud dan jaringan perusahaan.

Hasil akhir dari upaya F5 dan Equinix adalah model penyediaan aplikasi yang optimal dan aman yang menghadirkan performa aplikasi dan pengalaman pengguna terbaik.

“Solusi kami lebih memangkas biaya implementasi melalui integrasi yang sangat membantu, kemampuan adaptasi secara natif dan solusi-solusi kemitraan yang menarik seperti penawaran colocation (penitipan server) kami bersama Equinix,” kata Ryan Kearny, EVP Product Development dan CTO, F5

Tahun ini diprediksi akan menjadi tahun tumbuh pesatnya implementasi solusi cloud computing, khususnya di Indonesia.

Hal itu disebabkan perusahaan semakin percaya terhadap keuntungan penggunaan solusi cloud tersebut. Bahkan, lembaga riset Frost & Sullivan memproyeksi cloud akan menjadi teknologi mainstream.

Perkiraannya, tiga puluh persen dari perusahaan di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, akan mulai menerapkan cloud computing .

CEO dan Founder MorphLabs Winston Damarillo menjelaskan, penggunaan cloud computing di negara berkembang akan semakin marak, terutama bagi enterprise.

Selain di kalangan perusahaan, ke depannya Winston memprediksi pihak universitas atau dunia pendidikan juga akan mengadopsi teknologi tersebut.

Teknologi cloud computing akan mulai marak di tahun ini. Apalagi harga cloud computing juga akan semakin murah

Dengan adanya peluang tersebut, MorphLabs memperkenalkan DynaLabs Cloud kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Beberapa tahun lalu mereka sudah meluncurkan solusi virtual private cloud yang sama di Filipina.

DynaLabs Cloud merupakan solusi dynamic infrastructure services (DIS) yang memberi penawaran solusi private cloud yang aman.

Apalagi layanan tersebut dikemas menjadi cloud in a box dengan peranti keras bisa ditempatkan di pusat data pelanggan).

DynaLabs Cloud menggunakan basis teknologi MorphLabs mCloud DCU yang didukung oleh Dell PowerEdge C dan R Series untuk peranti kerasnya, Arista Network untuk switching, dan Nexenta Enterprise untuk media penyimpanannya.

MorphLabs menggandeng Pratesis sebagai mitra strategisnya. “Cloud akan menjadi landasan masa depan industri IT dunia.

Layanan DynaLabs Cloud ini akan dipasarkan kepada perusahaan-perusahaan di industri keuangan, telekomunikasi, penyedia pusat data, manufaktur, dan sebagainya.

 

Komentar