Foto-foto di Instagram Bisa ‘Digembok’

Penulis: Darmansyah

Rabu, 24 Mei 2017 | 09:04 WIB

Dibaca: 0 kali

Instagram datang fitur baru yang disebut “archive” sebagai jawaban terhadapa foto-foto yang diposting kurang “laku” alias kurang banyak mendulang like,tampak membosankan dan seringkali langsung menghapusnya.

Namun tak jarang, perbuatan ini disesali kemudian.

Tak cuma merugikan pengguna, namun juga merugikan Instagram dari potensi memonetisasi konten dan rekam jejak gambar yang bisa mengikat pengguna pada layanannya.

Fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan postingan tertentu dari mata pengguna lainnya.

Alih-alih hilang selamanya, postingan ini akan disimpan agar bisa dilihat secara pribadi. Konten yang di archive juga bisa diposting kembali jika perlu.

Pengguna bisa menyembunyikan postingan yang performanya kurang oke, merombak ulang tampilan profil tanpa kehilangan foto lama, menghilangkan foto-foto mantan, atau menyembunyikan foto untuk berbagai alasan lain bisa dengan mudah dilakukan.

Ini juga bisa jadi solusi bagi para selebritis yang ingin rehat dari media sosial namun ingin kembali di kemudian hari.

Fitur ini masih dalam tahap pengetesan. Juru bicara Instagram menyebutkan bahwa, “Kami selalu mengetes cara baru untuk meningkatkan pengalaman ber-Instagram.”

Fitur ini memberikan pengguna sebuah ruang pribadi untuk melihat koleksi-koleksi lama foto mereka.

Nantinya, fitur ini akan tersedia secara bertahap bagi pengguna dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini dilakukan sembari Instagram terus memperbaiki kenyamanan penggunaan fitur tersebut.

Untuk menggunakan fitur Archive, buka laman profil Anda. Pilih foto dan temukan titik tiga “…” dibagian kanan atas foto.

Ketuk untuk membuka pilihan menu. Pilih Archive dan foto pun hilang dari pandangan publik.

Agar bisa mengakses foto yang di-archive, buka laman profil dan temukan logo Archieve yang seperti bentuk jam di pojok kanan atas. Foto yang tersimpan di laman ini bisa diposting ke publik kembali.

Cukup pilih foto yang diinginkan, buka menu pada opsi titik tiga di kanan atas foto. Pilih opsi Show on Profile.

Fitur ini membantu masalah pengguna Instagram yang disadari tahun lalu. Pengguna Instagram berpikir layanan ini hanya untuk memamerkan hal-hal baik dalam hidup seseorang.

Awalnya, hal ini coba ditangani Instagram dengan pilihan Instagram Stories yang meniru Snapchat.

Namun, hal ini tak jadi solusi untuk konten-konten yang tak ingin dilihat publik. Sekali foto dihapus, ia tak bisa kembali.

Sayangnya, Anda masih belum bisa langsung mengepos foto dan menyimpannya secara pribadi seperti yang bisa kita lakukan di Path. Fitur ini juga bisa ditemukan di Memories Snapchat.

Selain itu, Instagram kembali mengeluarkan cara untuk mendongkrak jumlah pengguna aktif di seluruh dunia.

Kali ini bukan kemunculan fitur plagiat terbaru, melainkan kemudahan untuk memposting foto.

Pengguna Instagram kini tak perlu repot mengunggah aplikasi Instagram untuk memposting foto terbaru. Instagram mengumumkan kini pengguna bisa mengunggah foto via browser di perangkat mobile .

“Instagram.com yang bisa diakses dari browser mobile adalah pengalaman memakai Instagram yang dioptimalkan lewat smartphone. Pembaruan fitur ini dirancang khusus bagi mereka yang menggunakan Instagram, tak peduli perangkat atau jaringan apa yang mereka gunakan,” tulis Instagram dalam keterangan resminya.

Mengutip TechCrunch, peluncuran versi web mobile ini terkait dengan strategi mendorong pertumbuhan pengguna global yang 80 persen lebih berada di negara-negara berkembang.

Seperti diketahui kecepatan akses internet dan masalah keterbatasan memori ponsel merupakan salah satu kendala yang ditemui di negara berkembang.

Ketimbang menghabiskan waktu dan kuota internet untuk mengunduh aplikasi, tak jarang pengguna memilih mengaksesnya melalui browser ponsel.

Meski dikatakan bisa diakses melalui browser ponsel, namun saat tim CNNIndonesia.com coba menggunakan browser Chrome melalui perangkat desktop situs Instagram tetap bisa digunakan untuk mengunggah foto.

Sebenarnya pengguna sudah bisa mengakses Instagram melalui browser di perangkat desktop. Hanya saja aksesnya dibatasi sekedar untuk mengikuti, menelusuri, melihat notifikasi, dan menyukai postingan teman.

Pembaruan ini tentu menjadi langkah perdana Instagram tanpa meniru Spanchat.

Bahkan Instagram bisa dikatakan selangkah lebih maju dari kompetitornya yang belum menyediakan akses selain melalui aplikasi.

Instagram terusi menambahkan fitur baru ke dalam layanannya. Sama seperti fitur sebelumnya, kali ini Instagram kembali mencontek kompetitornya Snapchat.

Filter wajah–sama halnya dengan Snapchat– berbasis teknologi augmented reality yang bisa digunakan pada foto atau video.

Dalam keterangan resmi, Instagram menambahkan delapan filter wajah berbeda-beda yang sudah bisa digunakan sejak hari ini.

Untuk menjajal filter wajah, pengguna bisa menggunakan kamera depan dan belakang untuk mengambil foto atau merekam video. Kemudian ketuk ikon wajah di pojok kanan bawah untuk menampilkan filter.

Menariknya, selain bisa digunakan sendiri filter wajah juga bisa digunakan ketika dengan orang lain dalam satu frame. Fiter ini juga bisa digunakan di Boomerang.

Hasil foto atau video bisa dibagikan melalui Instagram Direct atau Stories.

Seperti diketahui, fitur serupa merupakan andalan Snapchat. Hanya bedanya, Snapchat menyediakan filter tematik yang akan berbeda setiap harinya.

Selain filter wajah, anak perusahaan Facebook ini juga meluncurkan tiga alat baru yakni ‘Rewind’, stiker tagar, dan alat kuas penghapus.

Sesuai namanya, Rewind bisa membantu pengguna memainkan video yang sudah direkam secara terbalik. Fitur ini tersedia di antara Boomerang dan Hands-Free

Komentar