Cara Mengaktifkan Fitur Android Lollipop

Penulis: Darmansyah

Jumat, 13 Februari 2015 | 11:35 WIB

Dibaca: 1 kali

Wabah Android Lollipop sudah menjalar menjadi perbincangan setiap saat antar pengguna. Para pengguna Android ini terus menunggu update sistem operasi Android versi terbaru tersebut.

Sejak diluncurkan, sistem operasi terbaru Android, Lollipop, telah dapat dirasakan di berbagai perangkat saat ini.

Walau begitu, banyak pemilik handset yang merasa kebingungan saat menggunakan berbagai fitur di OS terbaru itu.

Seperti dikutip dari laman “PocketLint,” Jumat, 13 Februari 2015, menggunakan fitur-fitur baru pada Android Lollipop memerlukan langkah agar bisa mendapatkan hasil sempurna.

Jika Anda seorang penggila game dan ingin merasakan sensasi permainan fenomenal Flappy Bird dengan tampilan ala Android Lollipop, pengguna cukup mengakses menu Settings > About phone / tablet > versi Android.

Lalu klik versi Android berulang kali sampai layar berubah ke tampilan Lollipop.
Pengguna pun langsung dapat menikmati permainan Flappy Android.

Jika terganggu dengan berbagai notifikasi yang masuk, pengguna dapat untuk mematikan pemberitahuan pada sebuah aplikasi dengan cara mengakses menu Settings > Sound & notification > App notifications.

Setelah itu pengguna dapat memblokir semua pemberitahuan dari berbagai aplikasi yang tidak diinginkan.
Jika ingin mengetahui aplikasi pemakan daya baterai cukup akses menu Quick Settings, lalu tekan ikon baterai.

Setelah itu, pengguna akan masuk ke halaman status baterai dan melihat berapa lama daya baterai akan bertahan dan tak ketinggalan melihat aplikasi apa saja membuat baterai habis.

Ingin membuka kunci di smartphone dengan cara berbeda?

Fitur baru di Android Lollipop ini mampu secara otomatis membuka kunci ponsel pintar dengan deteksi wajah.
Caranya
, pengguna cukup menuju menu Settings > Security > Smart Lock. Jika gagal mengidentifikasi wajah pemiliknya, pengguna harus memasukkan password.

Tidak perlu mengakses aplikasi terpisah untuk menyalakan lampu senter pada smartphone, hanya cukup tekan tombol Quick Settings untuk mengaktifkan flash pada kamera sebagai senter.

Kendati demikian sudah menjadi wabah dan dibicarakan setiap saat, pengguna Android tidak perlu khawatir jika belum mendapatkan update Android versi terbaru tersebut karena firmware Android 4.4Kitkat pada perangkat Anda masih terbilang baik.

Meskipun tidak ada masalah besar dengan Android Lollipop, bukan alasan untuk mengupdate sistem operasi pengguna secara terburu-buru.

Seperti dikutip dari “PhoneArena’ Anda memerlukan sedikit kesabaran dalam meng Update-nya.
Misalnya, mode priority memang terkesan mengesankan. Akan tetapi, banyak pengguna menginginkan mode silent dengan model yang lama pada perangkat mereka.

Sayangnya, bagi pengguna yang menginginkan mode silent sebelumnya, pengguna bisa beralih ke widgets pada home screens ponsel pengguna.

Alasan lain, pengguna harus berpikir meng-update sistem Android ke Lollipop ialah task switcher pada Lollipop terlihat sangat padat.

Lockscreen terbaru dari Google tidak mendukung widgets yang diperlukan. Pada lockscreen Lollipop hanya menampilkan pemandangan, padahal beberapa orang menginginkan fungsi-fungsi yang terlihat.

Meskipun sebagian orang menyukai desain material yang diusung Lollipop. Namun sebagian pengguna lainnya merasa tidak menyukainya, karena Lollipop menawarkan material desain dengan warna yang cerah.

Pada Android KitKat, memungkinkan pengguna untuk mengakses mode airplane melalui tombol power perangkat pengguna.

Selain itu, tombol power juga memungkinkan untuk mengganti sound mode. Sayangnya, pada Android Lollipop, pengguna tidak akan menemukan hal tersebut, karena pengguna hanya dapat mematikan perangkat pengguna atau melakukan reboot.

Jika pengguna mengaktifkan mode priority pada update Lollipop, LED indicator tidak akan menyala dan berkedip saat pengguna memiliki pendahuluan yang tertunda.

Apabila pengguna berjalan pada Android KitKat dan tidak dapat meninggalkan modul Xposed yang dikembangkan, sebaiknya pengguna tetap menggunakan KitKat. Hal ini dikarenakan modul Xposed tidak berjalan pada Lollipop.

Komentar