Bahasa Swift Kini Jadi “Open Source”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 15 April 2016 | 09:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Swift, yang lahir dari  induk Apple, kini sudah punya bahasa pemrograman secara  open source dan tiga  perusahaan teknologi Google, Facebook, dan Uber. berusaha untuk menggunakannya

Laman The Next Web menyebutkan, dari sebuah sumber, raksasa mesin pencari Google sedang mempertimbangkan untuk membuat Swift sebagai bahasa pemrograman utama bagi Androidnya.

Sementara,Facebook dan Uber juga dikabarkan sedang memutar otak untuk menjadikan Swift menjadi inti operasionalnya.

Sistem operasi milik Google, Android, saat ini menggunakan Java sebagai bahasa pemrograman utamanya.

Sumber tersebut mengatakan, kehadiran Swift di Android bukan untuk menggantikan Java.

Dengan open source yang dimiliki Swift, Google bisa mengadopsinya di Android tanpa harus mengubah struktur mobile open source-nya.

Swift sendiri merupakan sebuah bahasa pemrograman favorit di kalangan pengembang, sebab memiliki pengoperasian yang cukup mudah dan tidak bertele-tele seperti yang lainnya

Swift  yang diperkenalkan  pada dua tahun silam kini telah mendukung IBM serta aplikasi Lyft, Pixelmator, hingga Vimeo.

Jika Google benar-benar mewujudkan rencana tersebut, perusahaan akan harus menyiapkan seluruh standard library bagi Swift serta mendukung bahasa API dan SDK.

Saat ini, API bagi Android masih ada pada C++ yang belum bisa dijembatani oleh Swift.

Karenanya, Google harus menulis ulang bahasa tersebut dengan baik agar dapat menjembatani API.

Karenanya, sumber tersebut mengatakan bahwa penggunaan Swift untuk Android bukanlah yang tak mungkin dilakukan.

Tahun lalu misalnya, pengembang Romain Goyet menggunakan Swift dan bisa dibilang cukup berhasil.

Beberapa analis menyebut keputusan Google ini cukup beralasa.

Jika benar, pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan hasil pencarian berbasis lokasi dengan menggunakan Google Goggles.

Semua yang kita butuhkan kini mudah dicari di Google.

Namun ada kalanya ketika kita mencari kata kunci tertentu, justru menemukan hal-hal yang mengerikan dan mungkin dapat membuat Anda merinding.

Meski penasaran, berikut ada beberapa daftar kata kunci yang tak semestinya tidak Anda cari, seperti dikutip dari Boldsky

Clock Spider Jika Anda adalah orang yang memiliki phobia kepada laba-laba sebaiknya Anda menghindari mencari istilah ini.

Bila Anda tetap ingin lihat, kata kunci ini menunjukkan semua laba-laba menyeramkan yang ada di dunia.

Trypophobia Istilah ini paling menjengkelkan. Isinya mungkin hanya berupa gambar-gambar lubang kecil, tapi lubang tersebut ada di bagian tubuh manusia. Mengerikan!

Bearby Marian Engel Ini adalah novel terlaris yang dirilis pada 1976. Dalam novel ini, ia menjelaskan seorang gadis bercinta dengan beruang. Membayangkannya saja sudah mengerikan, apalagi melihat foto-fotonya.

Gejala Medis  Serius, bila Anda tidak ingin tertekan, mungkin lebih baik mencari dokter. Karena semua gejala cenderung mengarah kepada kanker.

 Wet Koala Jangan pikir gambar ini lucu, seperti bungkus gula-gula dalam kemasan. Karena bila Anda menekan kata kunci ini, akan keluar makhluk yang menyeramkan.

Peanut, Anjing terjelek di dunia Anjing ini memang cukup menakutkan dan jelek untuk dicari.

Bedbugs  Siapa pun punya nyali, boleh saja mencari kata kunci ini di Google. Tapi tolong, jangan sebarkan gambar-gambarnya.

Komentar