Yamaha Bawa Mesin Motor Rossi ke Jepang

Penulis: Darmansyah

Rabu, 25 Mei 2016 | 10:22 WIB

Dibaca: 1 kali

Yamaha Movistar mengambil jalan pinta untuk menenangkan kegalauan Valentino Rossi dengan membawa mesin motornya yang rusak ketika gagal finis di MotoGP Italia di Sirkuit Mueg]ello pada Minggi pekan lalu.

Rossi memang pantas galau karena kejadian di “kampung”nya itu merupakan pengulangan kejadian sembilan tahun sebelumnya, yang juga kala itu Rossi gagal finis karena kerusakan mesin.

“Movistar Yamaha membawa  mesin sepeda motor YZR-M1 milik Valentino Rossi yang rusak di GP Italia, untuk  penelitian dan pengembangan Yamaha di Jepang,” tulis “speedweek,” Rabu 25 Mei 2016.

Mesin motor M1 yang ditunggangi Rossi  mengalami kerusakan hanya dalam hitungan jam.

Mesin M1 itu mengeluarkan asap ketika pebalap asal Italia  itu menjalani balapan di Mugello

Kegagalan mesin membuat Rossi mengakhiri balapan lebih awal di lap kedelapan.

Yamaha pun gagal finis satu-dua, meski akhirnya Lorenzo berhasil memenangi GP Italia dengan mengalahkan Marc Marquez.

Direktur pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan kegagalan mesin di GP Italia sangat mengejutkan pihaknya.

Pasalnya, kali terakhir Yamaha mengalami kegagalan mesin di MotoGP pada 2007, ketika Rossi gagal finis di GP San Marino.

“Tidak biasa ada satu kegagalan mesin, dan ini sangat tidak biasa ada dua kegagalan mesin dalam satu hari. Jelas ini sesuatu yang harus kami selidiki,” ujar Jarvis seperti dikutip dari MCN.

“Mesin dibawa ke Jepang untuk dianalisa, dan tentunya sebelum GP Katalonia kami akan mendapatkan hasil analisa. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” sambungnya.

Jarvis menganggap pihaknya beruntung setelah Lorenzo mengalami kegagalan mesin di sesi pemanasan.

Jika tidak, maka Lorenzo dan Rossi akan mengalami kegagalan mesin saat balapan berlangsung, Yamaha pun akan gagal meraih kemenangan di Sirkuit Mugello.

“Kami tidak beruntung sekaligus beruntung, karena kami bisa saja mengalami dua kegagalan mesin saat balapan.”

“Untungnya Lorenzo terjadi saat pemanasan. Ini hari yang tidak biasa, dan kami minta maaf kepada Rossi, karena potensinya untuk menang dibatalkan kegagalan mesin,” ucap Jarvis.

Movistar Yamaha punya pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan menyusul misteri rusaknya dua mesin motor YZR-M1 milik  Valentino
Rossi juga mengaku tidak tahu apa yang terjadi dengan motor M1 yang ditungganginya.

The Doctor mengatakan pihak Yamaha tidak punya cukup waktu untuk menginvestigasi apa yang terjadi dengan motornya saat balapan GP Italia berlangsung.

“Kami sedikit khawatir, karena ini tidak pernah terjadi. Mesin motor saya punya kilometer yang lebih sedikit daripada punya Lorenzo. “

“Waktunya terlalu mepet untuk membuka mesin dan mengerti apa yang terjadi, jadi kami terus menggunakan mesin kami dan tidak beruntung,” ucap Rossi.

Rossi yang harus berhenti balapan di lap kedelapan mengaku sudah merasakan masalah di motor M1 yang ditungganginya pada lap keenam.

Jika tidak mengalami kegagalan mesin, Rossi yakin bisa mengalahkan Lorenzo di GP Italia.

“Pada lap keenam motor saya sudah mengalami masalah, dan kopling tidak terbuka,” ujar Rossi yang kali terakhir gagal finis di MotoGP karena kegagalan mesin di GP San Marino sembilan tahun lalu.

Direktur tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, mengatakan pihaknya akan menggunakan waktu kurang dari dua pekan untuk mengatasi rusaknya dua mesin motor di GP Italia.

“Kami akan melihat apa yang terjadi hari ini untuk bisa kembali dengan persiapan terbaik di seri berikutnya di Barcelona,” ucap Meregalli.

Kemenangan Lorenzo di GP Italia merupakan kemenangan ke-100 Yamaha di ajang MotoGP.

Seperti dikutip dari Crash.net, ini adalah kali pertama sejak sembilan tahun silam pebalap asal Italia itu gagal menyelesaikan balapan MotoGP karena masalah mesin motor.
Ketika itu Rossi yang start dari posisi kedua di Sirkuit Misano, mengalami masalah mesin motor pada lap kelima.

“Kegagalan kali ini terasa berat, karena kali terakhir terjadi di Misano 2007 ketika motor saya rusak. Sembilan tahun. Sayangnya pada lap keenam motor saya sudah mengalami masalah, dan kopling tidak terbuka,” ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.net.

Komentar