close
Nuga Sport

Rossi Akui Sulit Kejar Poin Marc Marquez

Valentino Rossi  secara terbuka mengakui semakin sulit mengejar posisi Marc Marquez di posisi puncak klasemen sementara MotoGP

Rossi yang kini berada di posisi kedua, berbeda empat puluh enam  poin dari pebalap Repsol Honda tersebut.

The Doctor belum satu pun meraih podium pertama pada putaran pertama MotoGP musim ini.

Berbeda dengan Rossi, The Baby Alien sudah meraih lima kali kemenangan dalam sembilan seri MotoGP yang sudah dilakoni musim ini.

“Situasinya jelas sekali bagi saya, Ducati dan Marquez sangat kuat dan kami masih memiliki sejumlah masalah,” tegas Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Kami masih sangat tergantung dengan grip dari masing-masing trek. Ada beberapa trek yang aspal atau iklimnya memungkinkan kami untuk lebih kompetitif demi meraih podium.”

Laga perdana putaran kedua MotoGP  bakal digelar di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada pecan pertama Agustus..

Rossi pun berharap sudah ada sejumlah perbaikan signifikan di motornya sebelum memulai balapan.

“Pada balapan berikutnya bakal dimulai dengan Marquez yang memiliki perbedaan 46 poin. Intinya, ia semakin kuat sehingga amat sulit untuk lebih realistis.”

“Kami memang selalu mencoba di setiap cara demi yang terbaik. Masih ada sepuluh balapan lagi dan kami akan mencoba mengatasi masalah-masalah kami,” terang The Doctor.

Kendati Rossi mengakui nyaris mustahil untuk bisa mengalahkan Marquez, ia tetap puas dengan kemajuan perbaikan motor Yamaha.

“Kondisi motor sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu. Saya katakan ini sejak kali pertama mengendarainya. Kami masih membutuhkan sesuatu untuk bisa bersaing, tapi alangkah baiknya jika tetap kompetitif,” ucap Rossi.

Sementara itu Marquez, seperti ditulis “marca,”sangat senang bisa mengakhiri paruh musim dengan keunggulan poin.

“Sangat ideal untuk melakukan liburan dengan keunggulan poin  atas  Rossi,” ujar Marquez.

Marquez pantas senang bisa unggul memasuki paruh musim.

Pebalap yang dijuluki The Baby Alien itu harus bekerja keras untuk merebut gelar juara dunia MotoGP  musim lalu setelah hanya unggul lima poin saat paruh musim.

Meski memiliki keunggulan yang cukup jauh Marquez tetap meyakini ancaman Rossi akan tetap besar di paruh kedua musim MotoGP musim ini.

“Masih ada sepuluh balapan, dan itu jumlah yang banyak. Saya harus pergi ke MotoGP Republik Ceko dengan pemikiran tidak memiliki keunggulan. Saya tidak bisa memikirkan keunggulan saya. Ketika situasinya sulit, saya akan berusaha finis kedua,” ucap Marquez dikutip dari AS.

Sementara itu, pengamat MotoGP dunia, Craig Doyle, mengimbau para fan setia Valentino Rossi agar mulai mengalihkan dukungan mereka kepada Marc Marquez.

Marquez masih menjadi favorit terkuat untuk menjuarai MotoGP

Marquez kini bercokol di peringkat teratas klasemen sementara

Pebalap asal Spanyol itu memiliki jarak yang sangat jauh yakni empat puluh enam poin dari Valentino Rossi yang berada di posisi kedua.

Dikutip dari BT Sport, Doyle menegaskan harus ada pebalap lain yang mampu merintangi laju Marquez meski tugas tersebut tidak mudah karena pebalap Repsol Honda itu tampil luar biasa hampir di setiap seri.

“Ini adalah akhir pekan di mana harus ada seseorang yang bisa menahan laju Marquez untuk meraih titel. Satu-satunya orang yang besar peluangnya melakukan itu adalah Marquez sendiri, yakni terlalu cepat masuk ke tikungan dan gagal menyelamatkan diri dari sana,” terang Doyle kepada BT Sport.

Kendati Marquez selalu tampil impresif dengan aksi-aksinya yang luar biasa, tetap saja ia masih kalah dari Rossi dalam hal dicintai begitu banyak fan di dunia.

The Doctor bahkan mampu mengubah MotoGP menjadi salah satu olahraga motor balapan dunia yang paling populer.

“Saya tidak mau membuat para fan Rossi kecewa, tapi rasanya kurang adil karena pebalap terhebat sepanjang sejarah itu masih membayangi Marquez.”

“ Pebalap Spanyol itu menjadi pebalap paling menghibur yang pernah saya lihat. Namun, popularitas Rossi seolah menutupi pandangan orang-orang terhadap Marquez. Banyak sekali teriakan cemoohan ketika ia naik podium.”

“Kita harus menikmati dan merayakan keberhasilannya karena Rossi bakal berlalu dan Marquez merupakan masa depan dari olahraga ini. Begitu muda, bertalenta dan gila,” ujar Doyle.

Sebelumnya, Marquez sempat berguyon terkait perbedaan poin dengan Rossi yakni 46 poin yang kebetulan sama dengan pebalap asal Italia tersebut.

Tags : slide