MotoGP Seri Dua Bisa lebih Sengit Lagi

Penulis: Darmansyah

Selasa, 3 April 2018 | 08:43 WIB

Dibaca: 0 kali

MotoGP seri kedua yang berlangsung di Argentina akhir pekan ini akan menempatkan kembali persaingan trio pebalapnya, Dovizioso, Marc Marquez dan Valentino Rossi dalam perebutan posisi satu-dua dan tiga .

Laman “crash,” hari ini, selasa, 03 April, menulis, ketiganya masih menjadi unggulan untuk menaiki podium dan kemungkinan mengubah posisi angka di antara mereka.

Menurut “crash,” MotoGP Argentina yang akan berlangsung Minggu, 08 April,  di Autodromo Termas de Rio Hondo,  akan jadi panggung lewat pertempuran Andrea Dovizioso, Marc Marquez, dan Valentino Rossi.

MotoGP  musim ini langsung menyajikan duel tensi tinggi di GP Qatar.

Pertarungan sengit terjadi antar para pebalap. Dovizioso, Marquez, dan Rossi memperebutkan posisi terdepan.

Pertempuran tersebut akhirnya dimenangkan oleh Dovizioso yang diwarnai duel dramatis lawan Marquez di tikungan terakhir.

Menilik kekuatan tim-tim musim ini, maka persaingan ketat bakal kembali terjadi di MotoGP Argentina.

Motor Yamaha dan Honda punya catatan bagus di sirkuit tersebut dalam beberapa musim terakhir.

Penampilan Ducati yang makin sempurna juga bisa membuat mereka tampil sebagai kontestan perebut gelar di seri kedua tersebut.

Selain trio Dovizioso-Marquez-Rossi, pertarungan di Argentina bakal lebih menarik karena pebalap lainnya yang tak mendapatkan podium di seri pertama seperti Maverick Vinales, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Johann Zarco tidak akan tinggal diam.

Vinales mengaku sudah menemukan ritme yang bagus di beberapa lap terakhir GP Qatar, Lorenzo juga mengaku sejatinya punya irama yang bagus di Qatar meski bermasalah dengan rem.

Zarco juga tak bisa diremehkan begitu saja karena ia sempat bertahan lama di posisi terdepan sebelum akhirnya kehilangan posisinya dan malah melorot ke papan tengah.

Persaingan di MotoGP Argentina sudah akan berlangsung panas sejak hari pertama latihan bebas dan bakal terus berlanjut hingga balapan berakhir.

Pecinta MotoGP bisa menyaksikan sengitnya MotoGP Argentina lewat live streaming

Sementara itu, kepala Mekanik Jorge Lorenzo, Christian Gabarrini mengakui bahwa Marc Marquez adalah pebalap dengan kemampuan luar biasa dan mungkin saja bisa melaju lebih cepat bila menggunakan motor Ducati.

Ducati selama ini dikenal sebagai pabrikan dengan karakter motor yang sulit untuk dijinakkan.

Valentino Rossi pernah coba membela Ducati namun gagal. Jorge Lorenzo juga belum berhasil di musim perdananya bersama Ducati.

Hanya Casey Stoner yang mampu menjadi juara dunia bersama Ducati yaitu di musim lalu.

Kini, Andrea Dovizioso juga jadi pebalap yang mampu menarik keluar potensi maksimal dari Ducati.

Gabarrini sendiri tak menampik bahwa Marquez bisa tampil cepat di atas motor Ducati meskipun untuk dua musim ke depan hal itu tak bisa diwujudkan lantaran Marquez sudah memperpanjang kontrak dengan Honda.

“Saya tak tahu pasti namun yang jelas Marc Marquez adalah pebalap yang luar biasa. Saya rasa dia bisa tampil sangat cepat dengan motor apapun.”

“Saya tak tahu pasti apakah ia bisa lebih cepat saat menunggangi Ducati dibandingkan Honda. Mustahil untuk memperkirakan hal itu. Namun saat ini Marc Marquez adalah pebalap terkuat di dunia. Jadi, mengapa hal itu tak mungkin?” kata Gabarrini dalam wawancara dengan Speedweek seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Gabarrini lalu menjabarkan kelemahan Lorenzo bersama Ducati di sepanjang musim lalu. Gabarrini mengakui bahwa Lorenzo belum bisa tampil konsisten sepanjang lomba berlangsung.

“Di musim lalu, kami fokus pada upaya mempertahankan ritme bagus di sepanjang lomba.

Itulah yang terpenting.

Pasalnya, kami bisa dengan mudah mencatat lap tercepat di kualifikasi, namun tergambar jelas bahwa kami tidak konsisten di paruh awal musim  lalu.”

“Sebuah motor memiliki karakteristik yang punya poin plus dan minus. Saya pun harus bisa beradaptasi dengan gaya Ducati,” ucap Gabarrini.

Ducati selama ini dikenal sebagai motor dengan kecepatan hebat di trek lurus namun masih kesulitan mengimbangi kemampuan Honda dan Yamaha dalam akselerasi di tikungan.

Komentar