Mayweather Pamer Cek 100 Juta Dollar

Penulis: Darmansyah

Selasa, 5 Mei 2015 | 08:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai memenangkan pagelaran tinju bertajuk “Duel Abad Ini,” Floyd “Money” Mayweather, dengan kesombongan yang memuncak, dan tanpa ada rasa sungkan, memamerkan cek seharga 100 juta dollar yang didapatnya dari laga melawan Manny Pacquiao, dihadapan wartawan.

Mayweather dengan kepala mendongak ke atas dan wajah mencerminkan keangkuhan mencibir kea rah wartawan dan mengeluarkan cek dari amplopnya untuk dipamerkannya kepada para wartawan yang mengerumuninya usai laga.

“Jangan difoto. Saya tak mau ada foto cek ini,” kata petinju terkaya di dunia itu seperti dikutip dari CBN News.

Jumlah tersebut hanyalah uang muka dari total uang yang akan diterima petinju asal Amerika Serikat itu.
Mayweather diperkirakan akan menerima uang lebih dari dua ratus juta dolar Amerika Serikat.

Pencapaian hingga lebih dari dua ratus juta dolar itu diperoleh dari pengumpulan pay per view pertandingan tersebut.

Ia pun mengaku akan langsung menguangkan cek tersebut dan menyimpannya ke dalam rekening.

Meski pertandingan tersebut disebut-sebut tidak menunjukkan dirinya sebagai petinju terbaik dunia, namun penilaian akan sebaliknya jika melihat jumlah perputaran uang yang ada.

Menurut berita yang dituliskan CBS Sports, penyelenggara diperkirakan memperoleh pendapatan sekitar lima ratus juta dolar.

Jumlah tersebut diperoleh dari penjualan tiket, pay per view, dan suvenir.

Dengan jumlah kekayaannya yang menakjubkan, Mayweather mengaku hanya akan melakoni satu laga lagi tahun ini sebelum akhirnya menggantungkan sarung tangannya.

Mayweather mengaku ingin menikmati jerih payahnya selama bertarung di atas ring.

“Sepertinya saya takkan merindukan tinju lagi setelah itu. Saya sudah mulai kehilangan rasa cinta pada olahraga ini.”

Dengan kekayaan berlimpah yang sudah dimilikinya, ditambah bayaran atas kemenangan melawan Manny Pacquiao, pundi-pundi uang Mayweather bertambah hingga seratus enam belas juta poundsterling.

Dengan anggapan seluruh uang tersebut masuk ke saku Mayweather, sang petinju itu boleh dibilang saat ini mampu memiliki segalanya

Dengan uangnya itu, menurut Daily Mail, 05 Mei 2015, Mayweather mampu membeli Cristiano Ronaldo saat ini boleh dibilang merupakan salah satu pemain terbaik di dunia.

“Jika Mayweather mau, ia bisa saja merekrut Ronaldo untuk sepanjang hidupnya,” tulis Mail .

Mengapa? dengan melihat gaji Ronaldo Mayweather dapat merekrut

Selain itu, dengan tambahan kekayaan itu, Mayweather akan membeli sebuah Lamborghini dengan harga sekitar tiga juta poundsterling,. Mobil termahal di dunia keluaran pabrikan Italia tersebut boleh jadi segera menambah koleksi mobil-mobil mahal Mayweather.

Setelah memiliki deretan mobil mahal seperti Buggati Veyron hingga Porsche 911 Turbo, Mayweather bisa menambah koleksinya dengan tiga puluh delapan Lamborghini Veneno Roadster, jika ia sedang bosan.

Laga antara Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao bukan hanya layak dijuluki sebagai laga termahal di dunia, namun juga laga yang menyedot perhatian netizen.

Menurut data resmi yang dikeluarkan oleh Twitter, cuitan tentang pertarungan PacMan dan Money Man itu dilihat atau mendapatkan impresi dua koma tujuh miliar kali.

Selain impresi, tagar #PacquiaoMayweather dan #Mayweather sendiri sempat mendapatkan posisi puncak di daftar topik cuitan yang sedang tren di seluruh dunia.

Namun fakta-fakta ini tak selamanya berarti baik. Selain melambungkan nama kedua petinju, media sosial Twitter menjadi saluran kebencian dengan ejekan rasis, terutama untuk Mayweather Jr.

Selain bangga dengan uangnya yang melimpah, Mayweather juga mendapatkan banyak sekali mention yang mencantumkan kata-kata rasis seperti “nigger” atau “chimp” yang berarti monyet. Bahkan beberapa pengguna Twitter berketurunan Spanyol pun menggunakan kata “Mayate” atau kotoran kumbang yang berwarna hitam untuk mengejek Money Man.

Sebagaian warga Filipina juga menggunakan kata “nognog” yang jika diartikan secara bebas berarti “Nigger”, atau kata “Sunog”, yang secara harafiah bermakna ‘terbakar’ dan sering digunakan untuk menghina orang berkulit gelap, untuk melampiaskan kekecewaan mereka atas kekalahan Pacquiao.

Menurut Melanoid Nation, kata “Nigger” sendiri dicuitkan oleh ribuan pengguna Twitter ketika pertarungan Mayweather Jr. vs Pacquiao. Penggunaan kata tersebut pun mencapai puncaknya setelah Mayweather diumumkan sebagai pemenang.

Selain itu, dalam duel malam itu entah apa yang berkelebat di benak Floyd Mayweather Jr. Gelar dan sabuk juara memang sudah dalam genggaman, namun telinganya tak mungkin salah menangkap suara yang menggema dalam ruangan hotel MGM Grand Arena, Las Vegas.

Ia yang baru saja mengokohkan status tak terkalahkan dihadiahi cemoohan oleh ribuan orang.

Tak mau menundukkan kepala, Mayweather Jr. berjalan ke sudut ring. Kepalanya ditegakkan dan tangannya direntangkan, menantang suara-suara ejekan.

“I told you so. I told you so.”

“Bukankah aku pernah memberitahumu bahwa aku akan menang?”

Tapi suara-suara itu tak mau bungkam. “Booo,” ujar mereka yang setengah jam sebelumnya menggaungkan rapal “Manny! Manny! Manny!”

daily mail, cbs sports dan the guardian

Komentar