Marquez: “Saya Tidak Selamanya Menang”

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 16 Agustus 2014 | 19:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Tidak konsisten dalam sesi kualifikasi MotoGP Ceska di Sirkuit Brno, Sabtu sore, 16 Agustus 2014, Marc Marquez yang berdiri di ambang rekor sebagai pebalap dengan kemenangan awal musim terpanjang di kelas paling bergengsi itu, menegaskan siap menerima apa pun hasil lomba di akhir pekan nanti.

“Saya tidak ngotot untuk terus memenangkan lomba. Saya tahu apa pun bisa terjadi. Saya siap menerima kekalahan,” katanya.

Jika bisa menang di MotoGP Republik Ceko, Minggu malam WIB, 17 Agustus 2014, mendatang, Marquez akan mematahkan rekor Giancomo Agostini sebagai pemilik awal musim terbaik dengan sebelas kemenangan beruntun.

Marquez, di akhir pekan lalu, pada balapan MotoGP Amerika Serikat di Indianapolis juga sudah menyamai rekor milik Mick Doohan yakni sepuluh kemenangan berturut-turut.

Sudah sangat lama tidak merasakan kekalahan, Marquez menyebut dirinya tetap siap menerima kapapun hal itu datang. Rider Repsol Honda itu menyebut dirinya sama sekali tidak takut kalah, dan kekalahan akan ditanggapinya dengan biasa saja.

“Saya tidak takut kalah dalam balapan karena saya tahu itu nantinya tetapa akan terjadi. Tapi saya merasakan tekanannya, karena sepertinya jika saya sampai mengalaminya itu akan menjadi seperti bencana. Padahal tidak seperti itu,” sahut Marquez seperti diberitakan Crash.

“Saya tahu, suatu saat nanti di hari Minggu itu (kekalahan) akan terjadi. Di saat itu akan penting jika kubu saya bertindak dengan cerdas dan memahami kalau saya tidak bisa menang dan saya butuh untuk finis kedua atau ketiga, untuk mendapat poin dalam kejuaraan ini,” lanjutnya.

Menjalani sepuluh balapan dan meraih sepuluh kemenangan, Marquez butuh perjuangan ekstra keras untuk meraihnya. Soal lawan yang terberat, dia menyebut Valentino Rossi, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo memberikan tantangan yang berbeda di masing-masing seri.

“Rival terberat? Itu tergantung balapannya. Misalnya di Qatar yang terberat adalah Valentino, di Mugello ada Jorge, di Montmelo Dani. Sekarang sepertinya Jorge, Valentino dan Dani berada di level yang sama. Mereka lawan yang tangguh, tapi kami akan mencoba menjadi lebih kuat lagi,” tuntasnya.

Dalam sesi latihan bebas MotoGP Ceko yang berlangsung Sabtu sore WIB, memunculkan nama berbeda sebagai pebalap tercepat di sesi tiga lomba. P{ada sesi pertama Marquez yang tercepat. Sesi kedua milik Ionenone dan sesi ketiga giliran Dani Pedrosa yang berada di puncak untuk kemudian disusul Marc Marquez dan Bradley Smith.

Pada sesi yang dihelat di sirkuit Brno, Pedrosa di akhir-akhir latihan bebas ketiga menyalip raihan waktu Marquez. Pedrosa unggul k dari Marquez yang harus puas di posisi kedua. Di posisi ketiga ada pebalap Tech 3 Yamaha Bradley Smith.

Melengkapi posisi lima besar adalah duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Sedangkan pada sesi latihan bebas kedua, pebalap tim Pramac, Andrea Iannone, menjadi pebalap tercepat., Marc Marquez, yang jadi pebalap tercepat di sesi pertama, kini berada di urutan ketiga.

Sesi yang dihelat di Sirkuit Brno,, berlangsung di bawah guyuran hujan. Posisi kedua ditempati oleh Hector Barbera. Sama seperti Iannone, dia juga menorehkan catatan waktu tersebut sebelum hujan mengguyur lintasan.

Sedangkan d Dalam sesi pertama, Marquez tampil dominan. Kendati demikian, Lorenzo juga sempat memimpin. Tapi Marquez pada akhirnya bisa memperbaiki catatan waktunya. Dia mengakhiri sesi latihan bebas pertama dengan menjadi yang tercepat.

Di posisi ketiga, Pedrosa juga menempel ketat. Aleix Espargaro menduduki posisi keempat mengungguli Valentino Rossi yang ada di peringkat kelima. Stefan Bradl dari LCR Honda ada di urutan keenam diikuti oleh Andrea Dovizioso

Komentar