Marquez Diberitakan Kecelakaan di Mugello

Penulis: Darmansyah

Senin, 14 Mei 2018 | 07:42 WIB

Dibaca: 1 kali

Marc Marquez mengalami kecelakaan di Mugello dan hingga kini kondisinya masih menjadi misteri

Belum ada berita pasti mengenai Marquez jelang balapan MotoGP Prancis setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Mugello pada tes tertutup, Kamis lalu, itu.

Dalam tes tertutup yang diganggu hujan dan minim informasi tersebut, Marquez menjadi yang tercepat dengan mengalahkan pebalap LCR Honda Cal Crutchlow.

Sementara pebalap tercepat ketiga adalah Andrea Dovizioso.

Dikutip dari Motorsport Magazin, Marquez mengalami kecelakaan hebat di sela menjalani tes di Sirkuit Mugello.

Pebalap asal Spanyol itu terjatuh di tikungan delapan Sirkuit Mugello.

Sebuah video amatir kecelakaan Marquez beredar di media sosial. Dalam video berdurasi satu menit lima puluh  detik itu,

Marquez terlihat berjalan dengan lemas dan memegang tangan kanan setelah mengalami kecelakaan.

Pihak Repsol Honda tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi Marquez usai kecelakaan di Sirkuit Mugello.

Marquez juga tidak memberikan pernyataan mengenai insiden kecelakaan tersebut. Melalui akun media sosial Twitter dan Instagram, Marquez hanya menyatakan puas dengan jalannya tes di Sirkuit Mugello.

Kondisi itu membuat sebagian penggemar Marquez bertanya-tanya mengenai kondisi juara dunia MotoGP empat kali tersebut. Sebagian penggemar Marquez bertanya langsung melalui media sosial The Baby Alien.

“Marquez apakah kamu kecelakaan? Saya melihat video kamu kecelakaan dan kamu memegang bagian pundak,” tulis akun Instagram .

Hingga kini kondisi Marquez jelang balapan MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, 20 Mei mendatang, belum diketahui.

Sejumlah rumor pun beredar di media sosial yang menyebut Marquez mengalami cedera serius di bahu, tangan, hingga mengalami gegar otak ringan.

Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Repsol Honda.

Sebelum kecelakaan Marc Marquez, pebalap Repsol Honda, melecehkan dan meminggirkan Valentino Rossi sebagai musuh utamanya dalam “perang” perebutan” gelas MotoGP musim ini.

“Valentino Rossi sudah tidak jadi musuh utama saya lagi,” kata Marquez seperti dikutip “marca,” hari ini, Jumat, pekan lalu

Selain “marca,” media Spanyol, Spanyol lainnya, Diario Gol, memberitakan Marquez sedang menghadapi perang baru dengan pebalap LCR Honda Cal Crutchlow.

Hubungan kedua pebalap sedang memanas karena masalah sepeda motor Honda.

Usai gagal finis meski start terdepan di MotoGP Spanyol,  Crutchlow mengeluarkan pernyataan miring untuk Marquez.

Pebalap asal Inggris itu mengatakan Marquez tidak mungkin bisa meraih kemenangan jika menggunakan sepeda motor Honda RC213V milik LCR.

“Saya pikir Marquez tidak akan menang mudah jika menunggangi sepeda motor saya. Saya memiliki kecepatan yang sama sepanjang akhir pekan, tapi ketika level cengkeraman ban berkurang, saya tidak bisa tampil cepat. Itu karena saya tidak punya motor yang sama dengan Marquez,” ujar Crutchlow.

Marquez kemudian membantah pernyataan Crutchlow. Meski LCR tim satelit Honda, Marquez memastikan Crutchlow juga menggunakan sepeda motor Honda RC213V 2018 seperti yang digunakan dua pebalap Repsol Honda.

“Crutchlow punya sepeda motor yang sama dengan saya. Bahkan dia menerima perangkat baru lebih dulu daripada saya, karena dia mencobanya lebih dulu. Dia punya sepeda motor tim pabrikan,” ujar Marquez.

Hubungan Crutchlow dan Marquez sebelumnya sudah dikabarkan tidak bagus.

Hal itu dikarenakan Marquez mencegah Crutchlow untuk promosi ke tim Repsol Honda sebagai pengganti Pedrosa.

“Perang baru untuk Marquez kini sudah datang. Marquez tidak mau rekan setim yang bisa menyulitkan dia, dan Crutchlow adalah salah satunya. Seperti  Zarco dan Lorenzo, Crutchlow tidak akan memaafkan Marquez. Marquez menambah daftar musuh di MotoGP. Crutchlow bukan pebalap yang menahan ucapannya,” tulis Diario Gol.

Crutchlow belakangan dikabarkan lebih memilih hengkang ke Ducati sebagai pengganti Lorenzo jika gagal promosi ke Repsol Honda.

Marquez juga menuding  Yamaha melakukan blunder dengan melepas pebalap asal Perancis Johann Zarco dari genggaman mereka.

Zarco memutuskan untuk bergabung dengan KTM setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga MotoGP dua tahun mendatang

Keputusan bergabung dengan KTM diambil Zarco setelah  gagal menjadi pebalap pabrikan Yamaha.

Semula Zarco membidik salah satu tempat di tim Movistar Yamaha. Namun, keputusan Yamaha untuk memperpanjang kontrak Valentino Rossi dan Maverick Vinales menutup peluang Zarco.

Peluang Zarco untuk bergabung dengan Yamaha semakin sulit setelah Tech3 mengakhiri kerja sama dengan pabrikan asal Jepang itu dan menjadi tim satelit KTM mulai musim depan.

Keputusan Yamaha tidak mempertahankan Zarco dianggap Marquez sebagai kesalahan. Pebalap asal Spanyol itu menganggap Zarco layak mendapat kepercayaan sebagai pebalap tim pabrikan Yamaha.

“Kondisi dengan Yamaha cukup aneh karena Zarco kini memimpin pebalap Yamaha. Sebagai pengamatan yang netral, Yamaha menurut saya sudah kehilangan pebalap bagus,” ujar Marquez dikutip dari Crash.

“Maksud saya dia pergi ke KTM. Saat ini dia yang tercepat. Tentunya pengalaman Rossi sangat bagus dan Vinales punya kecepatan. Tapi, saat ini Zarco tampil luar biasa,” sambung pebalap  itu.

Hingga seri keempat MotoGP musim ini, Zarco menempati posisi dua klasemen sementara dengan lima puluh delapan poin dan tertinggal dua belas poin dari Marquez.

Zarco unggul delapan poin atas Vinales di posisi ketiga, sedangkan Rossi berada di posisi keenam dengan empat puluh poin.

Lebih lanjut Marquez mengomentari kesulitan yang dialami Yamaha musim ini. Baik Rossi dan Vinales kesulitan dengan sepeda motor yang mengalami masalah dengan perangkat elektronik.

“Zarco menjadi yang tercepat di Yamaha adalah sesuatu yang aneh. Saya tidak bisa menjawab kenapa, karena bahkan mereka sendiri tidak bisa menjawabnya dan mereka punya datanya,” ucap Marquez.

Komentar