Kacau Posisi Pebalap di MotoGP Argentina

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 18 April 2015 | 19:38 WIB

Dibaca: 1 kali

Latihan bebas pertama dan kedua MotoGP seri ketiga di Termas Circuit, GP Argentina, Sabtu dinihari WIB, 18 April 2015, diwarnai “kekacauan” posisi para pebalap dengan jungkir-baliknya urutan yang dialami tim Yamaha, Repsol Honda dan Ducati.

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, misalnya, sempat berada di posisi empat belas dan sembilan saat Free Practice atau latihan bebas hari pertama. Posisi Rossi ini mengejutkan untuk seorang pemuncak klasemen sementara MotoGP 2015.

Valentino Rossi pun mengaku dibuat kesulitan oleh performa ban.

Trek sedikit kotor dan memaksa penggunaan ban ditekan setinggi mungkin, Rossi tampil buruk dalam latihan bebas pertama dan hanya berada di posisi empat belas . Sedangkan dalam latihan bebas kedua ia hanya berada diurutan sembilan, lima peringkat lebih baik dari FP1.

“Di FP2 kondisi trek jauh lebih bagus. Waktu putaran sudah sangat kompetitif. Isu besar ada pada ban, karena kami masih harus memastikan penggunaan ban depan dan belakang,” kata Rossi seperti dilansir Crash, Sabtu, 18 April 2015.

“Feeling dengan motor sudah sangat positif, meski kami masih harus meningkatkan balance dan setting. Posisi ini tidak fantastis, tapi kami tak jauh dengan pembalap di depan. Jadi, nanti kami akan meningkatkan feeling terhadap motor dan catatan waktu putaran,” lanjutnya.

Kelas Factory Honda dan Yamaha memiliki tambahan ban belakang extra-hard untuk race nanti. Nasib berbeda diterima Suzuki dan Ducati yang harus memilih antara compound hard atau medium.

Berlainan dengan Rossi, pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tetap puas meski gagal menjadi yang tercepat dalam gelaran seri latihan bebas MotoGP Argentina.

Pembalap asal Spanyol itu juga menilai performa mesin motornya telah mengalami peningkatan.
Seperti diketahui, Marquez tak mampu berbicara banyak kala melakoni sesi latihan bebas di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Sabtu dini hari WIB, dengan hanya berada di posisi ketiga.

Raihan tersebut masih kalah dari rider Suzuki, Aleix Espegaro di posisi pertama dan pembalap tim Ducati, Andrea Iannone pada urutan dua.

Meski begitu, tak lantas membuat Marquez larut dalam kekecewaan.

Ia mengaku cukup puas dengan raihannya di sesi latihan bebas tersebut. Terlebih, kondisi lintasan yang tak mendukung serta mesin motor yang ditungganginya juga sempat mengalami masalah saat latihan bebas pertama.

“Saya cukup puas dengan raihan hari ini pada FP2 MotoGP Argentina. Kondisi lintasan di sini sangat kurang baik, ditambah permasalahan pada mesin motor saya di sesi sebelumnya. Secara keseluruhan ini hasil yang cukup positif untuk kami,” jelas Marquez, seperti disadur Crash.

Selain itu, Marquez juga mengatakan tim Honda masih memiliki peluang untuk mengakhiri balapan MotoGP Argentina pada akhir pekan ini dengan raihan positif.

“Saya rasa kuncinya terletak pada bagaimana kami mampu beradaptasi dengan kondisi lintasan. Jika semua berjalan baik, saya rasa peluang kami sukses di sini sangat besar,” kata pembalap asal Spanyol itu.

Pembalap tim Ducati, Andrea Iannone, yang mengalami kejadian yang tak menyenangkan saat melakoni Free Practice hari pertama di Argentina, ketika motornya mengeluarkan asap secara mengejutkan masih bisa tampil memukau dengan menjadi yang tercepat kedua saat FP2,

Kendati sempat mengalami insiden, dia cukup puas dengan penampilannya di Autódromo Termas de Río Hondo.

“Saat latihan kedua saya memiliki dua setting. Setting yang berbeda sedikit meningkatkan rasa, grip, dan stabilitas dari motor. Saya senang performa motor meningkat, tapi saya pikir kami belum bisa bertarung 100 persen dengan para pembalap top,” kata Iannone, seperti dilansir Crash, Sabtu .

“Tapi, saya memiliki lebih banyak waktu untuk berdiskusi dengan para mekanik dan memikirkan beberapa ide,” lanjut pembalap berjuluk Crazy Joe ini.

Iannone -yang meraih podium MotoGP pertamanya saat di Qatar- juga sempat bersaing sengit dengan Cal Crutchlow. Dia pun membeberkan sedikit insiden yang menimpanya saat awal-awal FP. “Saya melihat lambang oli menyala kemudian menghentikan motor,” jelas rider berkebangsaan Italia.

Rekan Andrea Iannone di tim Ducati, Andrea Dovizioso, puas dan optimis dapat mencatat hasil yang lebih baik pada babak kualifikasi dan balapan resmi.

Dovi -panggilan Dovizioso- harus mengakui keunggulan rekan setimnya, Andrea Iannone, pada latihan bebas pertama dan kedua.

Namun, ia mengaku tidak kecewa dan siap menampilkan yang jauh lebih baik pada hingga hari Minggu nanti.

“Kami tidak terlalu jauh. Kami membuat catatan waktu yang cukup baik. Saya sudah puas dan senang dengan kecepatan Ducati. Yang penting saat ini adalah meningkatkan konsistensi performa untuk balapan selanjutnya,” tutur rider 29 tahun itu, seperti dimuat Crash, Sabtu.

Menurut Dovi, ia kerap mengalami beberapa kesulitan di lintasan Sirkuit Termas de Rio Hondo saat dua latihan bebas tersebut. Kondisi sirkuit yang sangat licin membuatnya tidak bisa tampil dengan maksimal.

Mantan pembalap Repsol Honda itu berharap kondisi lintasan akan jauh lebih baik pada saat babak kualifikasi dan balapan resmi. Dengan beberapa perbaikan dan peningkatan pada motor, ia percaya pencapaian GP Qatar dan GP Austin bukan hal yang mustahil untuk terjadi lagi.

Seperti diketahui, Dovi mampu mengakhiri dua GP sebelumnya dengan konsisten berada di posisi kedua. Saat ini, ia bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan 40 poin, hanya tertinggal satu poin dari Valentino Rossi di posisi puncak.

crash, motogp.com dan mcn

Komentar