Hamilton Tak Jadi Pindah dari Mercedes

Penulis: Darmansyah

Kamis, 21 Mei 2015 | 10:35 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah berbulan-bulan menjadi rumor tentang kontraknya di Mercedes, akhirnya Lewis Hamilton, juara dunia Formula One, atau F1, musim 2014, memastikan tetap berada di tim Jerman itu hingga 2018.

Mercedes sukses meyakini pembalap andalannya itu bertahan di Brackley, markas Mercedes, setelah muncul spekulasi terbaru bahwa “Si Boss,” [anggilan akrab Lewis, akan hengkang ke Ferrari menggantikan Kimi Raikkonen.

“Lwis Hamilton memperpanjang kontraknya selama tiga tahun ke depan bersama Mercedes,” tulis Daily Mail, Kamis, 21 Mei 2015.

Sebelumnya, kontrak Hamilton bakal berakhir pada akhir 2015. Dengan penambahan tiga tahun masa bakti, maka mantan kekasih Nicole Scherzinger itu akan bersama Mercedes hingga 2018.

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Mercedes sendiri dan disambut dengan komentar dari Hamilton. Baginya, tak ada yang lebih bahagia selain bertahan bersama klub berjuluk The Silver Arrows tersebut.

“Mercedes adalah rumah saya dan saya tidak bisa lebih bahagia untuk menjadi tinggal di sini selama tiga tahun,” ucap Hamilton seperti dilansir Crash, Kamis, 21 Mei 2015

“Ini adalah sebuah perusahaan yang penuh dengan gairah membalap yang nyata, dari ruang dewan ke lantai pabrik, mereka memiliki ‘kelaparan’ yang luar biasa untuk menang. Bahkan setelah keberhasilan tahun lalu, rasa lapar yang lebih besar muncul dari sebelumnya,” sambungnya.

Menanggapi perpanjangan kontrak Lewis Hamilton tersebut, rekan sati timnya di Mercedes, Nico Rosberg, menyatakan senang berada dalam satu tim dengan Lewis Hamilton di Mercedes.

Dia juga tidak ambil pusing karena kerap kalah dengan pembalap berkebangsaan Inggris tersebut.

Kontrak Hamilton di Mercedes akan berlangsung sel;ama tiga tahun. Sebelumnya, negosiasinya sempat berlarut-larut dan menimbulkan spekulasi bahwa masa depan The Boss belum tentu bersama tim yang bermarkas di Brackley, Inggris.

Hamilton sendiri belum lama ini membeberkan kesepakatan kontrak yang baru dengan Mercedes akan diumumkan saat GP Monaco. Jika benar sang juara bertahan tetap bersama Silver Arrow, Rosberg dengan senang hati menerima kenyataan tersebut.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya menikmati balapan bersama dia, pertarungan internal yang bagus dan kami memiliki atmosfer yang baik dalam tim,” kata Rosberg, seperti diberitakan Crash.

“Tentu akan menjadi pertempuran yang sulit melawannya, tapi itu adalah yang membuat olahraga ini menyenangkan,” lanjutnya.

Sama halnya seperti musim lalu, kini Rosberg-Hamilton bersaing sengit demi posisi teratas klasemen sementara. Rosberg menghuni tempat kedua dengan koleksi sembilan puluh satu poin atau tertinggal dua puluh angka dari Hamilton.

Sementara itu, mantan pembalap Formula One, Damon Hill, mengkritik perilaku pilot Mercedes, Lewis Hamilton.

Menurutnya, selama ini Hamilton kerap memandang remeh rekan setimnya, Nico Rosberg.

Meski memiliki kualitas dan talenta yang luar biasa, Hamilton dinilai cenderung tidak mempunyai rasa hormat yang sepantasnya pada kompetitor, terutama Rosberg. Padahal Hill menilai, sikap seperti itu akan berdampak buruk bagi pembalap 30 tahun itu.

“Dengan talenta seperti Lewis, tidak seharusnya menghilangkan sesuatu yang dimiliki oleh orang seperti Nico . Anda tidak seharusnya meremehkan kompetitor,” kata Hill, seperti dimuat In Auto News.

Pria 54 tahun itu menyorot pada keberhasilan Rosberg menjadi yang tercepat di Grand Prix Spanyol, dua pekan lalu. Ia menuturkan, itu adalah buah dari kerja keras driver asal Jerman itu. Rosberg selalu berusaha memberikan yang terbaik pada setiap balapan.

“Nico pulang ke rumah setelah GP Bahrain dan fokus pada pekerjaan selanjutnya. Tapi, coba lihat jadwal yang dimiliki Lewis, antara saat berakhirnya GP Bahrain hingga balapan (di Spanyol),” papar mantan pembalap Inggris itu.

Dibanding latihan, Hamilton dilaporkan memang lebih banyak menghabiskan waktu bersama jet pribadinya.

Juara dunia dua kali itu dilaporkan berpergian ke Monaco, London, Mallorca, Monza, Los Angeles, dan New York, sebelumnya akhirnya kembali ke Inggris dan membalap di Spanyol.

daily mail, crash dan in auto sports

Komentar