GP Inggris Nyaris Dihentikan

Penulis: Darmansyah

Senin, 1 Juli 2013 | 21:04 WIB

Dibaca: 0 kali

Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu malam WIB, sudah disepakati untuk dihentikan karena berjalan kacau balau atau “chaos,” lantaran banyak sekali insiden ban pecah sepanjang lomba.

Direktur balapan Formula One, Charlie Whiting, mengakui sudah memutuskan untuk menghentikan perlombaan Formula One seri kedelapan itu akibat insiden pecah ban yang dialami Lewis Hamilton, Felipe Massa, Sergio Perez dan Jean-Eric Vergne.

Whiting mengaku sudah memberitahu kepada para tim untuk member masukan sebelum ia memutuskan sesuatu. “Memang cukup dekat untuk menghentikan perlombaan.Sempat terlintas dalam pikiran saya untuk melakukan hal tersebut setelah mendapat masukan sebagai pertimbangan dari pimpinan tim,” jelas Whiting setelah perlombaan, seperti diberitakan oleh portal Autosport, Senin.

Apa satu kegagalan sudah cukup membuatnya untuk menghentikan perlombaan? “Saya tidak mau memberikan spesifikasi nomornya. Jelas untuk membersihkan semua puing-puing itu berisiko untuk petugas dan hal ini sangat tidak memuaskan,” lanjutnya.

“Kami belum pernah melihat kegagalan sebanyak ini sebelumnya; kami sudah melihat kegagalan tipe lain. Jadi kami harus menganalisanya dengan hati-hati untuk melihat jika kami bisa mencari tahu penyebabnya,” tambahnya.

Whiting, ternyata tidak memutuskan untuk menghentikan lomba karena tidak terjadi kecelakaan yang fatal. “Memang kacau. Tapi tidak ada yang kecelakaan. Sehingga saya memutuskan silakan berlomba. Dan kepada pimpinan tim saya minta untuk member perhatian terhadap kondisi pebalapnya, tutur Whiting.

Situasi kacau balau ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Nico Rosberg dari tim Mercedes untuk memenangi balapan. Rosberg yang start dari posisi pertama kedua, mengambil alih kepemimpinan dari Lewis Hamilton dan terus berada di depan sampai finis. Mark Webber dan Fernando Alonso, menyusul di posisi dua dan tiga.
Felipe Massa mengatakan, para pebalap Formula One beruntung bisa lolos dari kecelakaan yang lebih parah. Hal ini terjadi setelah banyaknya ban pecah selama balapan Grand Prix Inggris.

Massa merupakan pebalap Ferrari yang mengalami pecah ban dari lima pebalapp yang mengalami ban pecah saat perlombaan. Bahkan, Lewis Hamilton dan Sergio Perez tidak terima dengan situasi tersebut.

Atas semua insiden ban pecah yang terjadi dalam kecepatan tinggi, Massa menilai ada kejadian yang lebih parah bisa terjadi saat lomba. “Saya rasa kami beruntung semua insiden yang dialami pembalap lolos tanpa tabrakan,” kata Massa.

“Tapi ketika insiden ini terjadi di tikungan anda bisa mengalami sebuah kecelakaan yang besar dan hal ini tentu sangat tidak menyenangkan,” lanjut pembalap asal Brasil itu, diberitakan Autosport, Senin.

Massa sangat setuju dengan pendapat Hamilton situasi seperti ini tidak bisa diterima. Menurutnya FIA harus mengambil tindakan. “Saya rasa apa yang terjadi dalam perlombaan tidak bisa diterima karena kami tidak membicarakan mengenai keamanan,” jelasnya.

“Apa yang terjadi sangat membahayakan untuk kami, saya dan semua pembalap yang ada,” tambah pembalap 32 tahun itu.

Komentar