Vitamin C Sama Dengan Panjang Umur?

Penulis: Darmansyah

Minggu, 12 Juli 2015 | 15:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda ingin sehat? Panjang umur?

Kalau jawaban iya, maka, mulai sekarang jangan alpa untuk mengasup vitamin C.
Lantasa hubunganya?

Anda harus tahu makin tinggi konsentrasi vitamin C dalam darah, makin rendah kemungkinannya menderita penyakit jantung atau mati muda.

Penyebabnya, efek antioksidan dari vitamin C dapat melindungi sel-sel dari kerusakan yang akan memicu berbagai penyakit.

Selain itu vitamin C juga mampu menjaga jaringan yang mendukung dan terhubung dengan organ dalam tubuh.

“Vitamin C memang bisa membantu kita panjang umur karena vitamin ini melindungi kita dari kerusakan oksidatif dan meregenerasi antioksidan lain dalam tubuh, seperti vitamin E,” kata ahli nutrisi Beth Warren.

Ia menjelaskan beberapa “pekerjaan” vitamin C dalam tubuh, misalnya saja menyembuhkan luka, memproduksi kolagen, memelihara pembuluh darah, bahkan berpengaruh pada mood kita.

Studi yang dimuat dalam jurnal Science Transitional Medicine juga menemukan bahwa vitamin C meningkatkan efek kemoterapi untuk kanker dan juga mengurangi efek sampingnya.

Vitamin C juga sebaiknya dikonsumsi dari sumber yang alami dan segar karena kadar vitamin C bisa hilang lewat proses pemasakan dan penyimpanan yang lama.

Selain keluarga jeruk, sebenarnya masih banyak sumber vitamin C lainnya. Kiwi, brokoli, stroberi, tomat, paprika merah dan hijau, juga sebenarnya kaya akan vitamin C.

Walau demikian, vitamin C juga memiliki batasan. Sebaiknya konsumsi dua porsi buah dan sayuran yang kaya vitamin setiap hari.

Orang yang mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran diketahui risikonya terkena penyakit jantung berkurang lima belas hingga dua puluh persen risiko kematian dini.

Tubuh manusia tidak bisa membuat dan menyimpan vitamin C.

Oleh sebab itu, tubuh harus mendapat pasokan vitamin dari buah dan sayuran. Tubuh hanya membutuhkan empat puluh mg vitamin C sehari untuk menjaga sel-sel tubuh tetap sehat dan untuk mempercepat proses penyembuhan jaringan yang rusak.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan kelangsungan hidup manusia dapat diperpanjang dengan memberikan vitamin.

Komentar