Tubuh Jangan Pernah Kekurangan Mineral

Penulis: Darmansyah

Rabu, 17 September 2014 | 09:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda kekurangan mineral? Kalau iya itu pertanda alaram sudah berbunyi. Sebab tubuh yang sehat harus memiliki mineral untuk menyeimbangkan fungsi sehat yang diperolehnya.

Tubuh yang sehat, menurut para ahli nutrisi, harus memiliki asupan antara vitamin, mineral, juga karbohidrat, lemak, dan protein. Namun, tekanan pekerjaan dan gaya hidup, membuat asupan nutrisi harian sering tidak seimbang.

Tahu akibat ketidak seimbangan ini? Anda akan lemas dan tidak memiliki gairah. Lesu.
Misalnya, tubuh Anda kekurangan mineral esensial. Pasti bisa mengakibatkan berbagai keluhan. Mulai pusing, kelelahan, bahkan daya tahan tubuh yang lemah.

“Jika kekurangan vitamin dan mineral esensial, tubuh akan dikuasai rasa lelah serta perasaan tidak enak badan, meskipun sudah beristirahat maksimal,” ujar ahli naturopati Nigma Talib, dilansir “Daily Mail”.

Bahkan, Talib mengatakan, olahraga tidak akan membantu tubuh lebih bugar jika terjadi kekurangan mineral.

“Jika Anda berolahraga, yang terjadi, tubuh akan semakin kekurangan mineral. Karena, olahraga membutuhkan banyak nutrisi, sehingga Anda akan merasa kaku otot, nyeri persendian, sesak napas, bahkan pusing dan mual,” jelas Talib.

Solusinya, tentu saja memperbaiki asupan nutrisi. Namun, selain itu, Talib mengatakan, kebiasaan masyarakat urban minum dari botol plastik berkontribusi pada demineralisasi tubuh.

Talib juga menambahkan, demineralisasi lebih berbahaya bagi kaum hawa. Faktanya, tujuh dari sepuluh wanita urban menderita kekurangan mineral esensial, terutama magnesium.

Magnesium, di sisi lain, merupakan mineral yang sangat penting bagi metabolisme tubuh. Magnesium bermanfaat mempertahankan ritme jantung, menjaga tekanan darah, serta memperkuat tulang.

Gejala yang terjadi saat tubuh kekurangan magnesium adalah rasa cemas berlebih, gelisah, sulit tidur, mual, nyeri otot, denyut jantung tidak normal, serta terkadang kejang.

“Sayangnya, menu makanan masyarakat urban saat ini sangat minim magnesium,” tambah Talib.

Padahal, rekomendasi asupan magnesium harian bagi pria dewasa adalah 420 mg dan 320 mg untuk wanita. Magnesium bisa didapatkan dari gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta daging merah.

Di sisi lain, kebiasaan dan gaya hidup urban, seperti minum kopi dan alkohol, serta makan camilan dengan gula tinggi bisa menekan penyerapan magnesium.

“Stres juga menjadi penyebab lain dari penurunan penyerapan magnesium,” papar Talib.

Komentar