Telur Asin? Hindari Saat Anda Berpuasa

Penulis: Darmansyah

Jumat, 26 Juni 2015 | 12:23 WIB

Dibaca: 2 kali

Telur asin sebagai asupan puasa? Ya, nggaklah. Jenis makanan ini, telur asin, sebaiknya dihindari saat Anda menjalani ibadah puasa.

Telur asin, menurut para ahli kesehatan, dapat memicu dehidrasi. Artinya, Anda akan kekurangan zat cair tubuh dan bisa menyebabkan kehausan atau kegerahan.

Banyak yang berpendapat, menahan rasa haus saat berpuasa lebih sulit dibanding menahan rasa lapar.

Terlebih lagi ketika harus tetap beraktivitas di bawah terik matahari. Untuk itu, saat sahur sebaiknya hindari makanan yang dapat membuat Anda tambah mudah merasa haus.

Lantas kenapa telur asin termasuk salah satu yang memicu dehidrasi?

Jawabannya sederhanan “saltz.” Kandungan garamnya yang tinggi.

Makanan yang bisa membuat orang mudah merasa haus, yaitu makanan yang kadar garamnya tinggi.

Kandungan garam tinggi bisa menarik cairan banyak sekali, sehingga sel-sel kita akan kekurangan cairan karena ditarik oleh garam tadi. Akhirnya menjadi dehidrasi, sehingga kita mudah merasa haus.
.
Rasa haus adalah salah satu mekanisme tubuh yang memberi tahu bahwa tubuh sedang kekurangan cairan.

Agar puasa lancar, disarankan untuk mengurangi makanan tinggi garam atau makanan asin saat sahur, seperti ikan asin dan telur asin.

Untuk menjaga keseimbangan cairan alam tubuh, minumlah sedikitnya dua gelas air putih saat sahur.
Saat sahur sebaiknya juga tak perlu minum teh dan kopi karena kedua minuman tersebut memiliki efek diuretik.

Jadi kalau diuretik, kita jadi selalu pengin pipis, pengeluaran jadi lebih banyak. Jadi kemungkinan untuk dehidrasi juga.

Apa yang kita makan saat sahur memang memengaruhi stamina tubuh saat berpuasa. Jika asal menyantap makanan saat sahur, tubuh bisa saja menjadi lemas, mudah lapar, dan mudah merasa haus.

Untuk makanannya pilihlah yang berprotein, sayur, dan buah-buahan.

Bisa juga dengan karbohidrat kompleks yang tinggi serat seperti nasi merah dan umbi-umbian. Makanan tersebut dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga tak membuat Anda merasa cepat lapar.

Santap sahur yang bergizi seimbang pastinya akan membantu Anda menjalankan aktivitas sehari-hari meski sedang berpuasa.

Bahkan, tak jadi masalah jika Anda tetap ingin melakukan olahraga di saat berpuasa.

Selain telur asin, makanan yang menyebabkan dehidrasi bisa juga datang dari oeatmeal. Makanan ini sarapan yang mengandung silica, diuretik alami.

Oetmeal akan membantu menyerap air kemudian mengeluarkannya melalui urine, sebabnya Anda jadi mudah haus.
Selain itu makanan yang yang mengandung MSG. Seperti dipahami, MSG akan membuat Anda jadi mudah haus dan bahkan terkadang bikin tenggorokan menjadi tidak nyaman.

MSG yang terkandung di dalam makanan ringan biasanya menyebabkan dehidrasi. Jika Anda mengkonsumsi MSG harus diimbangi dengan minum air putih yang banyak.

Juga minuman yang mengandung kafein. Kafein adalah zat yang menyebabkan diuretik dan mudah sekali ditemukan pada minuman seperti kopi, soda dan teh.

Seperti juga di kutip dari LiveStrong, makanan atau minuman yang mengandung kafein akan membuat Anda sering buang air kecil. Kafein sendiri akan berkurang efeknya karena dikeluarkan melalui air urine.

Selain itu hindari juga buah-buahan yang segar.

Kenapa buah segar harus dihindari?

Buah-buahan seperti diyakini banyak orang memang sangat baik untuk tubuh apalagi yang mengandung air.

Tapi, ternyata buah yang mengandung air akan membuat Anda haus.

Jika Anda teliti, apabila Anda mengonsumsi buah yang mengandung air maka Anda akan mudah sekali buang air kecil. Dengan Anda buang air kecil, kandungan air di dalam tubuh jadi terbuang dan akan menyebabkan Anda haus.

Juga jangan asup makanan yang mengandung cuka apel.Cuka apel dikenal sebagai obat herbal yang bermanfaat membantu mengatasi diabetes, kolesterol tinggi, masalah berat badan dll.

Cuka apel sangat bermanfaat tetapi dapat menyebabkan dehidrasi. Jika Anda mengonsumsi cuka apel, sebaiknya dibarengi dengan minum air putih yang banyak.

Komentar