Tahu Kenapa Garam Itu Buruk Bagi Tubuh?

Penulis: Darmansyah

Senin, 1 Oktober 2018 | 11:54 WIB

Dibaca: 1 kali

Garam?

Kesannya memang buruk.

Orang terus mengaitkannya dengan darah tinggi dan sederet penyakit lainnya.

Sebut saja bagi merekayang sedang ingin menurunkan berat badan, garam dianggap sebagai penyebab gagalnya prose situ.

Sebab, banyak yang anggapan bahwa garam merupakan faktor utama timbulnya masalah kenaikan berat badan.

Oleh karenanya, Anda akan menghindari konsumsi garam walaupun makanan yang ditambahi garam akan terasa jauh lebih nikmat.

Selain itu, penderita hipertensi alias tekanan darah tinggi juga tidak disarankan mengonsumsi garam berlebih karena dapat memperburuk kondisi tubuh.

Akan tetapi, ternyata garam tidak selalu buruk bagi kesehatan. Sebab, ada sederet manfaat kencantikan yang bisa Anda dapatkan dari garam. Apa saja manfaat tersebut?

Siapa yang tidak sebal saat ada jerawat tumbuh di wajah? Jerawat biasanya akan tumbuh saat Anda sedang stres, kurang menjaga kebersihan wajah, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, dan lain sebagainya.

Umumnya, Anda akan mengobati jerawat dengan salep jerawat atau jenis obat lainnya. Akan tetapi, jerawat bisa Anda obati dengah bahan alami yakni air garam.

Caranya, campurkan segelas air dan satu sendok makan garam laut hingga garam larut dalam air.

Celupkan bola kapas ke dalamnya dan aplikasikan pada area berjerawat. Biarkan kering kemudian bilas menggunakan air biasa.

Bau mulut merupakan salah satu masalah yang kerap dialami oleh banyak orang. Bau mulut disebabkan oleh berkembangnya kuman dan bakteri di dalam mulut akibat kebiasaab malas menggosok gigi.

Bau mulut bisa Anda atasi dengan cara berkumur dengan air garam. Anda hanya cukup menambahkan beberapa sendok garam ke dalam segelas air hangat. Setelah itu, campurkan hingga garam larut.

Lalu, gunakan larutan garam tersebut untuk erkumur dengan selama beberapa detik.

Jika Anda memiliki luka di kulit, cobalah untuk mengobatinya dengan air garam.

Sebab, air garam memiliki kemampuan anti-inflamasi yang dapat menyembuhkan luka dengat cepat san mudah.

Caranya, Anda hanya perlu mencampurkan garan dengan air hangat. Kemudian rendam luka Anda selama beberapa menit.

Lantas bagaimana dengan tekanan darah tinggi?

Ya, salah satu penyakit yang sering menyerang masyarakat modern adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Yang menjadi masalah adalah, jika dibiarkan, tekanan darah tinggi bisa berlanjut menjadi stroke, penyakit jantung koroner, atau bahkan gagal ginjal.

Karena alasan inilah penderita hipertensi harus berhati-hati dalam menerapkan gaya hidupnya agar tidak sampai terkena penyakit berbahaya tersebut.

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh penderita tekanan darah tinggi adalah konsumsi garam sehari-hari.

Karena sangat khawatir dengan garam, banyak dari mereka yang bahkan sama sekali tidak mengonsumsinya sehingga tidak bisa menikmati makanan akibat rasanya yang cenderung hambar.

Sebenarnya, apakah mereka memang tidak boleh lagi makan garam?

Menurut pakar kesehatan, penderita hipertensi ternyata masih boleh mengonsumsi garam dan tidak perlu mengkhawatirkan dampak buruk garam bagi kondisi tekanan darahnya.

Hanya saja, konsumsi garam ini juga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.

Karena sudah mengalami tekanan darah tinggi, ada baiknya pemberian garam pada makanan diturunkan sehingga rasa makanan pun tidak benar-benar hambar.

Sebagai contoh, penderita hipertensi sebaiknya membatasi konsumsi garam hingga satu sendok teh atau sekitarseribu lima ratus miligram natrium saja setiap hari.

Tak hanya menurunkan pemberian garam pada masakan, penderita hipertensi juga harus cermat dalam mengecek camilan yang mereka konsumsi setiap hari karena banyak dari jajanan ini yang ternyata kaya akan natrium.

Selalu cek label komposisi bahan pembuatannya demi mengetahui porsi aman untuk mengonsumsinya.

Penderita hipertensi juga harus sering-sering mengecek kondisi tekanan darahnya sendiri demi memastikan bahwa mereka bisa menjaga tekanan darahnya tidak melebihi batas normal.

Dengan melakukan berbagai hal ini, maka risiko untuk terkena penyakit berbahaya pun bisa ditekan dengan signifikan.

Komentar