Serangan Jantung Usai Seks Sangat Kecil

Penulis: Darmansyah

Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:35 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda penggemar serial Downton Abbey, Mad Men, atau Rescue Me?

Jika jawabannya iya, Anda pasti pernah melihat salah satu adegan aktor pria yang meninggal mendadak akibat serangan jantung karena seks.

Memangnya, apakah mungkin seks menyebabkan serangan jantung? Kita cari tahu faktanya melalui artikel ini.

Faktanya, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Medical Association, aktivitas seksual memang dapat memicu serangan jantung, namun dengan kemungkinan yang sangat rendah.

Hanya ada kurang dari satu persen serangan jantung yang disebabkan oleh aktivitas seksual.

Bandingkan dengan aktivitas yang menggunakan tenaga fisik berat, yang menjadi penyebab lima persen total serangan jantung, atau kemarahan yang menyebabkan sebanyak tiga persen serangan.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa risiko serangan jantung setelah seks akan meningkat pada orang yang tidak pernah melakukan olahraga teratur.

Serangan jantung setelah aktivitas seksual pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung adalah dua banding sejuta, sedangkan untuk orang yang sebelumnya pernah mengalami serangan jantung adalah  dua puluh  banding sejuta, dengan rata-rata umur 50 tahun.

Jika dihitung dengan METs atau metabolic equivalents, yaitu standar satuan yang digunakan untuk memperkirakan jumlah oksigen yang digunakan oleh tubuh selama aktivitas, seks hanya membutuhkandua  sampai tiga METs.

Angka ini sama dengan angka yang akan didapat jika Anda berjalan pelan. Angkanya akan meningkat menjadi tiga  sampai empat METs saat Anda mencapai orgasme, sama halnya seperti Anda sedang menaiki tangga.

Jadi sangat kecil kemungkinan Anda terkena serangan jantung karena seks.

Penelitian yang dilakukan oleh Karolinka Institut di Stockholm, Swedia, menyebutkan bahwa serangan jantung setelah melakukan aktivitas seksual relatif sangat kecil meskipun kemungkinannya memang meningkat pada orang yang tidak pernah melakukan olahraga teratur.

Hasil ini ditemukan setelah mewawancarai enam ratusan orang pria dengan umur rata-rata 45 dan 60 tahun yang mendapatkan serangan jantung untuk pertama kali.

Jangan sungkan untuk mengkonsultasikannya dengan dokter Anda apabila Anda adalah pasien penyakit jantung.

Biasanya setelah mendapatkan serangan jantung, Anda akan diminta untuk mengingat kegiatan apa saja yang Anda lakukan di jam-jam sebelum serangan jantung terjadi, atau mengingat kegiatan yang dilakukan di hari kemarin sebelum Anda mendapatkan serangan jantung.

Dari sana Anda akan mengetahui risiko fatal yang meningkatkan serangan jantung Anda.

Lakukan pengobatan secara teratur untuk rehabilitasi jantung Anda. Latihan fisik ringan teratur juga dapat mengurangi risiko serangan jantung yang disebabkan oleh aktivitas seksual.

Jangan biarkan kehidupan seks Anda mati karena serangan jantung. Anda masih berhak bahagia, begitu juga dengan pasangan Anda.

Untuk meminimalisir risiko serangan, ada baiknya ikuti petunjuk dokter untuk Anda yang rentan serangan.

Ingat, kemungkinan serangan jantung pada saat atau setelah aktivitas seksual relatif sangat kecil. Anda yang masih memiliki semangat tentu tidak sulit untuk olahraga teratur, bukan?

Hal sederhana ini sangat bermanfaat untuk Anda.

Komentar