Sembelit dan Bau Mulut? Ya, Yogurt

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 Juni 2014 | 20:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda sembelit? Bau mulut? Dan diabetes? Ya, yogurt makanannya. Yogurt bahkan tidak hanya itu, tapi juga bisa mengurangi masalah infeksi pada organ kewanitaan.

Kita mulai dari perannya sebagai pengusir bau mulut. Masalah bau mulut atau napas yang kurang sedap adalah problem sarat aib dalam pergaulan. Parahnya, terkadang penderita bau mulut sering tak menyadari masalahnya tersebut.

Salah satu cara untuk menangkis bau mulut adalah dengan rajin menggosok gigi dan menggunakan cairan penyegar mulut, secara rutin dan berkala. Namun, apa sih sebenarnya pangkal dari gangguan aroma tak sedap ini?

Yang pasti salah satu penyebab bau mulut itu adalah bakteri yang ada di dalam mulut.

Ada banyak cara untuk mencegah dan mengatasi bau mulut, misalnya dengan makan permen ataupun minum air putih. Selain itu, yogurt mampu menangkal bau mulut.

Mulut “didesain” untuk mengelola karbohidrat, sehingga menghasilkan enzim ptialin utuk mencerna karbohidrat. Sisa-sisa karbohidrat inilah yang menyebabkan reaksi bakteri mulut.

Rongga mulut sendiri memiliki pH 5 yang sangat mendukung pertumbuhan bakteri. Untuk menghambat pertumbuhan bakteri, rongga mulut harus memiliki pH yang lebih rendah. Dalam hal ini, yogurt merupakan salah satu katalis untuk menurunkan pH mulut.

Yogurt memiliki pH 4, dan dalam kondisi asam ini, bakteri bau mulut yang bersifat basa tidak akan bisa hidup. Karena tak ada reaksi bakteri maka bau mulut bisa teratasi.

Sebuah penelitian di Taiwan berhasil menemukan manfaat yogurt juga bisa mengatasi Miss V akibat bakteri candida.

Ini bisa menurunkan infeksi Miss V karena bakteri candida. Infeksi tersebut lebih banyak terjadi pada wanita yang mengidap diabetes. Sebab, tingkat keasaman di area kewanitaan berada di atas normal sehingga bakteri lebih mudah berkembang.

Ini berhubungan dengan pH. Jadi, kalau pH-nya tinggi atau di atas 4, maka bakteri bisa lebih mudah berkembang.

Lebih lanjut, bakteri candida biasanya menyebabkan keputihan, rasa gatal, dan terbakar pada area kewanitaan. Karenanya, sangat dianjurkan jika yoghurt dikonsumsi secara teratur oleh wanita.

Sangat dianjurkan untuk wanita mengonsumsi yoghurt. Setiap hari usahakan untuk mengonsumsi satu atau dua gelas.

Komentar