“Polemik” Terbaru Lamanya Waktu Tidur

Penulis: Darmansyah

Senin, 19 Desember 2016 | 10:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Selama ini, banyak yang sering bertanya, berapa lama waktu tidur yang kita butuhkan?

Atau mungkin berapa lama idealnya seseorang tidur?

Jawaban?

Tergantung pada beberapa faktor tertentu pada kondisi individu.

Tidak ada durasi tidur yang sempurna yang dapat dipenuhi setiap orang, semua tergantung pada berbagai faktor dan usia adalah salah satunya.

National Sleep Foundation telah memperbarui pedoman mengenai berapa jam orang perlu tidur yang sesuai dengan usia mereka.

Kebutuhan tidur menunjukan pada kebutuhan dasar tubuh untuk beristirahat, dengan tidur yang cukup setiap malam maka kebutuhan tubuh untuk beristirahat akan terpenuhi dan dapat dipastikan bahwa orang tersebut bisa beristirahat dengan baik.

Durasi kisaran waktu tidur agak sedikit berbeda pada setiap kelompok usia karena hal ini disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang.

Durasi tidur yang dilakukan setiap harinya sangat penting dan berpengaruh pada kesehatan karena ketika tubuh kurang tidur meskipun hanya satu malam

Maka hormon dalam tubuh akan terganggu diantaranya hormon yang mengatur fungsi nafsu makan yang akan terganggu.

Selain itu, efek negatif kurang tidur juga salahsatunya bisa membut seseorang menjadi lebih gemuk.

Penelitian yang dilakukan di European Heart Journal pada lima  tahun lalu juga menunjukan bahwa orang yang kurang tidurnya memiliki resiko sekitar empat puluh delapan persen terserang penyakit jantung koroner dalam rentang waktu tujuh  sampai dua puluh limatahun.

Meskipun begitu, tak hanya kurang tidur yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan namun penelitian tersebut juga menunjukan terlalu banyak tidur juga beresiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dan  serangan stroke.

Oleh karena itulah panduan dasar waktu tidur denga durasi ideal ini dikeluarkan oleh National Sleep Foundation  Amerika, panduan ini dibuat dan dikaji oleh berbagai lintas bidang ilmu diantaranya dari ahli anatomi, neurologi, dokter anak, dokter kandunga, psikiatri hingga dokter ahli lansia.

Kisaran jam tidur ini digunakan untuk memperkirakan kebutuhan dasar tidur atau basal sleep needs masing-masing umur.

Jika kebutuhan tidur malam Anda kurang dari kisaran tersebut maka Anda memiliki utang tidur. Namun, meskipun utang tidur bisa dibayar pada malam-malam berikutnya namun efek dari kurangnya tidur ini tidak dapat diperbaiki.

Bahkan menurut spesialis kesehatan tidur dari University of Arkansas for Medial Sciences, Raghu Reddy mengungkapkan bahwa utang tidur bisa dibayar namun utang untuk melakukam perbaikan yang disebabkan kurang tidur tidaklah sama.

Utang tidur dalam durasi yang sedikit mungkin bisa diperbaiki namun jika telalu banyak maka tidak bisa dipulihkan dengan maksimal.

Sedangkan untuk orang dewasa kisaran tidur yang dibutuhkan mencapai tujuh hingga sembilan jam.

Sekelompok neuron spesifik yang berhubungan dengan mengatur pola tidur, yang disebut ventrolateral nukleus preoptic, mungkin perlahan-lahan mati saat usia bertambah.

Sayangnya, banyak orang dewasa yang lebih tua kekurangan jam  tidur dari yang mereka butuhkan.

Alasannya adalah bahwa mereka sering mengalami kesulitan  tertidur. Orang tua membutuhkan minimal lima jam tidur meskipun idealnya, kisaran tidur harus tujuh hingga delapan jam.

ubuh, Sekarang ini banyak orang, baik itu Pria maupun Wanita yang memiliki banyak aktivitas yang cukup menyibukan setiap harinya, dan terkadang harus menyelesaikannya hingga larut malam. Sehingga dengan sibuknya aktivitas tersebut mungkin ada banyak orang yang akhirnya mengabaikan pentingnya istirahat untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Selain kurang tidur akan menggangu aktivitas ternyata efek nya juga bisa memicu datanya berbagai macam masalah kesehatan pada tubuh, apalagi jika kekebalan tubuh rendah.

Kurang tidur atau terlalu lama tidur juga tidak baik bagi kesehatan jadi sebaiknya Anda cukup tidur dengan kualitas yang baik setiap harinya.

Anda juga perlu hati-hati, karena kurang tidur akan berdampak negatif bagi wajah dan bisa menyebabkan kantung mata bahkan mata panda.

Maka dari itu Anda harus tetap waspada dan juga perlu tahu apa saja bahaya kurang tidur yang bisa menyebabkan berbagai masalah

Menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan, pada saat tubuh kurang tidur maka salahsatu hormon yang bernama hormon koristol dalam tubuh akan meningkat.

Selain itu ketika hormon koristol tinggi akan mengakibatkan detak jantung yang semakin cepat sehingga bisa memperbesar resiko seseorang terkena stroke bahkan serangan jantung.

Seperti yang dikutip dari medscape hormon stress yang menignkat pada orang yang memiliki kesulitan tidur uga bisa mengingkatkan resiko diabetes tipe 2.

Apabila tubuh kurang tidur biasanya akan membuat seseorang menjadi kesulitan untuk berkonsentrasi atau fokus bahkan sering lupa.

Namun efek dalam jangka panjang, efek kurang tidur akan semakin besar dan menggangu kemampuan kognitif. Penelitian yang dilakukan di University of Oxford juga memberitahukan bahwa orang yang kurang tidur memiliki otak yang lebih kecil apabila dibandungakan dengan tidurnya orang yang normal.

Kurang tidur biasanya dikarenakan alasan beberapa orang untuk begadang.

Ketika begadang seseorang biasanya selalu ingin mengkonsumsi makanan, padahal aktivitas pada malam hari tidak membuang bayang energi sehingga makanan yang dikonsumsi kemudan disimpan oleh tubuh dan menjadi bentuk lemak.

Apabila hal ini dilakukan terus menerus secara berkepanjangan maka seseorang beresiko mengalami obesitas yang diketahui bahwa obesitas dapat menjadi pintu dari berbagai serangan penyakit lainnya.

Ketika tidur ada beberpa sel tubuh yang mati dan akan tergantikan sehingga apabila tubuh kurang tidur maka regenerasi sel tubuh akan menjadi lebih lambat.

Sehingga tubuh dapat mengalami penuaan yang lebih cepat.

Bahkan penelitian yang dilakukan di Skotlaindia memberikan bukti bahwa kurang tidur berefek pada kulit wanita yang berhubungan dengan berkurangnya kesehatan kulit dan terjadinya penuaan kulit yang lebih dini.

Selain itu ada juga penelitian yang dilakukan oleh Dr. Juno Lo dari Duke-NUS Graduate Medical School di Singapore bahwa orang tua yang tidurnya kurang akan mempercepat terjadinya penuaan pada otak dan juga menurunnya fungsi kognitif

Pada saat tubuh tidur dan beristirahat maka tubuh akan memproduksi hormon melatonin yang merupakan salahsatu hormon yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sel darah yang cukup bagi tubuh untuk bisa menangkal berbagai bakteri dan virus.

Selain itu penangka kanker yang dikenal dengan nama TNF atau Tumour Necrosis Factor juga dihasikan dari pembuluh darah ketika tidur.

Sehingga apabila tubuh kurang ttidur maka imunitas tubuh akan menjadi semakin melemah dan membuat pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit menjadi lebih terbuka dan sangat rawan terserang oleh berbagai penyakit.

Komentar