Ketiak Gatal dan Ini Dia Cara Mengatasinya

Penulis: Darmansyah

Rabu, 6 Desember 2017 | 14:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Umumnya ketiak gatal dapat reda dengan sendirinya. Tetapi ketiak gatal yang diakibatkan penyebab tertentu seperti infeksi jamur atau bakteri, jika dibiarkan dapat menjadi sulit untuk diatasi.

Untuk menangani kondisi ini, diperlukan deteksi yang tepat tentang penyebab yang melatarbelakanginya.

Ketiak adalah bagian tubuh yang mudah mengalami iritasi. Antara lain karena ketiak adalah salah satu area tubuh yang paling hangat dan lembap.

Pada bagian ini terdapat kelenjar getah bening, banyak kelenjar keringat, dan folikel rambut.

Ketiak gatal dapat disertai ruam yang membuat kulit tampak putih dan bersisik atau bergelombang dan kemerahan.

Ruam yang menjadi salah satu penyebab ketiak gatal ini dapat bertahan hingga beberapa bulan atau hanya beberapa jam. Ruam yang lama hilang biasanya disebabkan kondisi kulit atau gaya hidup Sedangkan yang disebabkan oleh cuaca panas, dapat hilang dengan cepat.

Agar mendapat penanganan yang tepat, penting untuk mengetahui penyebab ketiak gatal dengan memeriksakannya ke dokter kulit. Simak beberapa kemungkinan penyebab ketiak gatal di bawah ini.

Eksim paling mudah muncul pada lipatan kulit, seperti ketiak, dan menyebabkan gatal serta kemerahan.

Ketiak gatal akibat eksim yang sering digaruk dengan keras dapat menyebabkan kulit berdarah dan terkadang muncul cairan bening.

Ini adalah iritasi kulit akibat produksi minyak kulit atau sebum yang berlebihan. Kelebihan minyak ini membuat serpihan kulit menjadi berwarna putih atau kuning.

Dermatitis seboroik dapat diakibatkan oleh kombinasi berbagai faktor, seperti udara kering dan dingin, gangguan kesehatan, penggunaan obat tertentu, serta stres.

Salah satu jenis eksim ini muncul karena dipicu kontak dengan bahan tertentu sehingga menyebabkan kulit kemerahan, melepuh, kering, dan pecah-pecah.

Reaksi tersebut dapat terjadi segera, beberapa jam kemudian, atau bisa juga beberapa hari setelah kulit terpapar zat yang memicu alergi atau iritasi.

Dermatitis kontak di ketiak dapat disebabkan oleh penggunaan losion, deodoran, minyak wangi, bahan tertentu dari pakaian yang dikenakan, hingga penggunaan deterjen yang dipakai untuk mencuci baju.

Ketiak gatal dapat disebabkan oleh candidiasis yang memunculkan ruam kemerahan dan pembengkakan.

Kurap pada ketiak juga bisa menyebabkan gatal. Keduanya merupakan penyakit infeksi jamur, yang dapat dengan mudah tumbuh pada daerah tubuh yang lembap, termasuk ketiak.

Risiko terjadinya infeksi jamur meningkat pada orang dengan kebersihan diri yang buruk, sering mengenakan pakaian ketat, atau beraktivitas dalam cuaca panas.

Hindari penggunaan kortikosteroid dalam penanganannya, karena justru akan membuat jamur bertambah parah.

Ketiak gatal bisa juga disebabkan oleh psoriasis. Penyakit autoimun ini ditandai dengan kemerahan dan mengkilap yang muncul di kulit.

Iritasi dan infeksi pada kulit ketiak yang mengakibatkan gatal, kemerahan, hingga kulit terasa perih.

Jika ketiak gatal disebabkan oleh alergi atau iritasi dengan bahan tertentu, maka keluhan ini bisa diatasi dengan menghindari bahan tersebut. Jika disebabkan oleh infeksi jamur, Anda perlu menggunakan krim antijamur.

Sementara itu, rasa gatalnya dapat diredakan dengan beberapa cara, seperti kompres dingin menggunakan es batu, mandi air hangat, mengoleskan pelembap yang tidak mengandung pewangi, atau pun mengoleskan krim antigatal yang dijual bebas.

Minyak kelapa atau lavender juga dapat dioleskan untuk mengurangi gatal dan iritasi. Selain itu, sebisa mungkin hindari menggaruk ketiak gatal untuk menghindari infeksi.

Untuk menghindari ketiak gatal, hindari penggunaan pakaian ketat yang terbuat dari materi sintetis dan pemakaian deodoran serta produk kulit lain yang berisiko menyebabkan ruam.

Menjaga kebersihan tubuh juga penting untuk mencegah ketiak gatal.

Jika keluhan ketiak gatal sering kambuh atau tidak membaik setelah pemakaian obat yang dijual bebas, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis kulit.

Komentar