Olahraga Hanya Turunkan Berat Badan?

Penulis: Darmansyah

Rabu, 20 September 2017 | 09:49 WIB

Dibaca: 0 kali

Olahraga untuk menurunkan berat badan?

So pasti di jawab dengan tuntas oleh banyak orang.

Dan banyak orang mengambil jalan pintas kala badannya menggelumbung

Dan ketika  melihat jarum pada alat timbang bergerak beberapa angka ke kanan daripada biasanya, so pasti  langsung merasa tak nyaman dan percaya diri.

Iya juga, ketika olahraga baru mau dilakukan ketika berat badan bertambah.

Singkatnya, orang baru terpaksa olahraga bila ada maunya saja.

Padahal ditengah padatnya aktivitas, olahraga memang mendatangkan banyak manfaat. Efek positif utamanya bukan hanya dapat menurunkan berat badan, melainkan bertujuan untuk hal-hal berikut:

Terlalu sibuk dan lelah kerap membuat jenuh, stres, dan depresi. Siapa sangka, olahraga dapat menangkalnya.

Aktivitas olahraga yang mendorong Anda lebih banyak bergerak dan berkeringat akan melepaskan hormon endorfin dalam tubuh.

Hormon “bahagia” tersebut bisa mengurangi level kecemasan dan stres seseorang.

Perempuan dan laki-laki yang olahraga secara rutin umumnya bisa mendapatkan massa tulang yang lebih tinggi kepadatan dan kekuatan tulang maksimum dibandingkan mereka yang tidak.

Melansir laman niams.nih.gov, massa tulang kebanyakan orang mencapai puncaknya di usia tiga puluh.

Setelah itu, kepadatan tulang akan berkurang.

Karenanya, ada pentingnya olahraga rutin sejak dini.

Selain itu, olahraga juga meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi yang bisa mencegah Anda dari fraktur.

Berolahraga secara teratur juga bisa meningkatkan sel pembunuh kuman alami dalam tubuh.

Karena daya imun meningkat, Anda tak akan gampang sakit.

Selain itu, berolahraga turut meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh.

Proses metabolisme melibatkan pembakaran kalori yang kemudian diolah menjadi energi, sehingga bisa menjadi kekuatan Anda beraktivitas sehari-hari.

Perlu diketahui, olahraga tak selalu mengharuskan ke gym dan memakan waktu berjam-jam.

Jogging selama setengah jam dalam sehari atau senam lantai selama lima belas menit pun cukup, selama itu dilakukan teratur.

Sayangnya masih banyak orang yang belum sadar akan hal itu. Karenanya, perlu pemicu olahraga agar lebih semangat.

Anda bisa melakukan banyak cara untuk itu.

Misalnya, memasang musik dari ponsel supaya semakin semangat waktu berolahraga.  Kalau bisa, bikin sendiri playlist olahraga Anda.

Selain itu, jika ingin tampil lebih fresh dan bersemangat saat olahraga, perhatikan juga penampilan. Pilih outfit yang tetap trendy dan stylish, termasuk pada barang bawaan.

Misalnya membawa ponsel yang bisa memutarkan musik untuk penyemangat Anda.

Jangan lupa juga optimalkan ponsel sebagai pengingat agar olahraga pun bisa dilakukan dengan rutin.

Jadi, tak ada alasan lagi untuk tak berolahraga, bukan?

Komentar